Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » 8 Komoditas Pangan, Produksi Lampaui Kebutuhan Nasional  yang Disebut Presiden Prabowo,Apa Saja?

8 Komoditas Pangan, Produksi Lampaui Kebutuhan Nasional  yang Disebut Presiden Prabowo,Apa Saja?

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis pada 2026.

Menurut Presiden, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pangan yang dijalankan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan mulai menghasilkan peningkatan kapasitas produksi nasional.

Diketahui, dalam Pidatonya,  pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa swasembada pangan yang sebelumnya ditargetkan tercapai dalam empat tahun, justru berhasil dicapai dalam waktu satu tahun.

“Karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun,” kata Presiden Prabowo.

Adapun komoditas yang dimaksudtelah mencapai swasembada tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Capaian ini menunjukkan bahwa produksi dalam negeri telah mampu melampaui kebutuhan nasional pada masing-masing komoditas.

Diuraikan, berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026, produksi beras diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton. Dengan demikian terdapat surplus sekitar 3,67 juta ton.

Lanjutnya, Selisih produksi yang cukup besar ini menjadi fondasi utama ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi tekanan pangan global dan ketidakpastian cuaca.

Pada komoditas jagung, produksi diproyeksikan mencapai 18 juta ton, sedangkan kebutuhan berada di angka 16,44 juta ton, sehingga terdapat surplus sekitar 1,56 juta ton. Kondisi ini menunjukkan kapasitas produksi jagung nasional telah mampu memenuhi kebutuhan domestik sekaligus menyediakan ruang pasokan untuk menjaga stabilitas industri pangan dan pakan.

Sedangkan,  produksi gula konsumsi diproyeksikan mencapai 3,04 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 2,84 juta ton. Dengan surplus sekitar 207 ribu ton, neraca gula konsumsi menunjukkan produksi nasional telah berada di atas kebutuhan domestik.

Selain itu, kinerja positif juga terlihat pada sektor peternakan. Produksi daging ayam ras diproyeksikan mencapai 4,90 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 4,02 juta ton. Artinya, terdapat surplus sekitar 876 ribu ton. Pada telur ayam ras, produksi mencapai sekitar 6,99 juta ton, sementara kebutuhan sebesar 6,47 juta ton, menghasilkan surplus sekitar 516 ribu ton.

Tak hanya itu, komoditas hortikultura juga menunjukkan neraca positif. Produksi cabai besar diproyeksikan mencapai 1,52 juta ton, dibandingkan kebutuhan 929 ribu ton, sehingga surplus mencapai sekitar 588 ribu ton. Cabai rawit bahkan mencatat produksi sekitar 1,51 juta ton dengan kebutuhan 914 ribu ton, atau surplus sekitar 595 ribu ton.

Sementara itu,produksi bawang merah diproyeksikan mencapai 1,32 juta ton, sementara kebutuhan nasional sekitar 1,25 juta ton. Dengan surplus sekitar 63 ribu ton, komoditas tersebut juga telah berada dalam posisi produksi yang mencukupi kebutuhan nasional.

Apabila dilihat secara keseluruhan, delapan komoditas tersebut memiliki produksi sekitar 72,91 juta ton, dengan kebutuhan nasional sekitar 68,22 juta ton.

Artinya, terdapat surplus agregat sekitar 4,69 juta ton. Angka ini memperlihatkan bahwa swasembada bukan sekadar peningkatan produksi, tetapi tercermin dari kemampuan produksi nasional yang telah melampaui kebutuhan domestik.

Nah,capaian tersebut menjadi semakin penting karena Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim dan potensi El Nino. Presiden menegaskan bahwa kondisi pangan nasional saat ini berada dalam keadaan aman dan pemerintah telah mempersiapkan kemampuan produksi untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Kita, Alhamdulillah dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino,” kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, capaian swasembada tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, Polri, serta para petani dan pelaku usaha pangan.

Kebijakan yang ditempuh pemerintah, termasuk perbaikan tata kelola pupuk dan peningkatan ketersediaannya, turut diarahkan untuk memperkuat produktivitas dan mempercepat pencapaian swasembada.

Ditegaskan, capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi momentum untuk bekerja lebih keras dalam memastikan ketahanan pangan semakin kuat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Sekali lagi ini bukan alasan untuk kita berpuas diri. Ini adalah rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi,” tegas Presiden Prabowo.**

Editor : tim redaksi/ds.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia buka-bukaan reaksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pasca mengetahui bahwa Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Oktober 2022 lalu. Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa di WTO perihal larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkankan pada tahun 2019. Menteri Bahlil menyatakan bahwa, pasca […]

  • ICW

    ICW Ungkap Caleg DPR Mantan Narapidana Korupsi, Berikut Namanya :

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) baru-baru ini merilis daftar yang mencengangkan terkait para mantan narapidana kasus korupsi yang kini tengah mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024. Mereka yang sebelumnya terlibat dalam kasus korupsi, kini berupaya kembali ke panggung politik dengan berkompetisi di kancah pemilihan legislatif. Berdasarkan data yang dihimpun dari […]

  • Sinergi Dapur SPPG Cibingbin dan Petani Lokal Dorong Kemandirian Pangan Desa

    Sinergi Dapur SPPG Cibingbin dan Petani Lokal Dorong Kemandirian Pangan Desa

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    msinews.com – Kolaborasi antara mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPS) Cibingbin, Kecamatan Bojong, Purwakarta. Dan petani lokal dukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cibingbin, Kecamatan Bojong dan sekitarnya. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa. Ketua Gabungan Kelompok Tani Desa Cibingbin, […]

  • Penyidik KPK

    Polisi Memeriksa 72 Saksi, Kasus Dugaan Pemerasan Firli ke SYL

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Polisi memeriksa 72 saksi dalam penyelidikan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) eks Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), semakin memanas. Polisi Memeriksa 72 saksi, sejak surat perintah penyidikan dikeluarkan pada 9 Oktober hingga Jumat (3/11), penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah mengumpulkan keterangan dari puluhan saksi […]

  • Mahfud MD Yakin Hasil Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Meleset

    Mahfud MD Yakin Hasil Survei Elektabilitas Pilpres 2024 Meleset

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jawa Timur, MSINews.com – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, menyatakan keyakinannya bahwa hasil survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga akan meleset. Pernyataan ini disampaikannya setelah kampanye akbar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024). Baca juga: Ganjar: Kondisi Demokrasi Kekurangan Etika, […]

  • MSI TV – Mitra Sejahtera Indonesia Siap Dukung Pariwisata Jalan Jaksa

    MSI TV – Mitra Sejahtera Indonesia Siap Dukung Pariwisata Jalan Jaksa

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MSI TV – Mitra Sejahtera Indonesia Siap Dukung Pariwisata Jalan Jaksa.

expand_less