Dukung Transisi Energi, FOSS Group Hadirkan Truk Listrik 10 Ton dengan Jarak Tempuh 250 KM
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 21 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,MSINEWS.COM-FOSS Group resmi meluncurkan EV Truck 10 Ton, kendaraan angkut bertenaga listrik 100 persen yang dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional lintas sektor industri di Indonesia. Peluncuran ini diperkenalkan langsung oleh Founder FOSS Group, Afo Lim.
Berbeda dengan kendaraan niaga listrik pada umumnya, EV Truck FOSS Group mengusung konsep universal dan multi-purpose. Kendaraan ini tidak terbatas pada satu jenis muatan maupun satu sektor industri, melainkan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pengangkutan barang dan material sesuai dengan kapasitas serta spesifikasi teknisnya.
Dengan daya angkut hingga 10 ton, EV Truck ini dirancang untuk menjangkau berbagai sektor, mulai dari konstruksi, pertambangan, logistik dan pergudangan, pertanian, peternakan, perikanan dan akuakultur, kehutanan, hingga proyek-proyek infrastruktur nasional.
Dari sisi performa, EV Truck 10 Ton dibekali motor listrik AC 30 kW dengan sistem penggerak 4WD (Four-Wheel Drive), baterai LiFePO₄ (Lithium Iron Phosphate), dan mampu menempuh jarak hingga 250 kilometer. Jarak tempuh tersebut dapat bervariasi tergantung pada beban, medan, kecepatan, dan konfigurasi baterai.
Untuk menunjang operasional di lapangan, kendaraan ini dilengkapi bak angkut berkapasitas 8 m³, hydraulic power steering, full air brake system, ban off-road, dan electric winch, serta komponen heavy-duty lainnya yang tangguh di berbagai kondisi medan.
Founder FOSS Group, Afo Lim, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi transportasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga fungsional dan bernilai ekonomi bagi pelaku usaha.
“EV Truck 10 Ton ini kami hadirkan sebagai kendaraan listrik yang serbaguna dan universal. Tidak dibatasi untuk satu sektor tertentu. Selama sesuai dengan kapasitas dan spesifikasinya, berbagai jenis barang dan material dapat diangkut. Kami ingin kendaraan listrik bisa bekerja lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi industri di Indonesia,” ujar Afo Lim.
FOSS Group menilai transformasi menuju kendaraan listrik bukan sekadar peralihan teknologi dari mesin konvensional ke listrik, melainkan bagian dari upaya membangun sistem transportasi operasional yang lebih efisien, rendah emisi, hemat biaya operasional, dan berkelanjutan.
Melalui EV Truck 10 Ton ini, FOSS Group berharap dapat menjadi alternatif baru bagi perusahaan yang membutuhkan kendaraan angkut berkapasitas besar, tangguh di berbagai medan, sekaligus mendukung agenda transisi energi bersih di Indonesia.**
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar