Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » 8 Komoditas Pangan, Produksi Lampaui Kebutuhan Nasional  yang Disebut Presiden Prabowo,Apa Saja?

8 Komoditas Pangan, Produksi Lampaui Kebutuhan Nasional  yang Disebut Presiden Prabowo,Apa Saja?

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis pada 2026.

Menurut Presiden, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pangan yang dijalankan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan mulai menghasilkan peningkatan kapasitas produksi nasional.

Diketahui, dalam Pidatonya,  pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa swasembada pangan yang sebelumnya ditargetkan tercapai dalam empat tahun, justru berhasil dicapai dalam waktu satu tahun.

“Karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita, swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun,” kata Presiden Prabowo.

Adapun komoditas yang dimaksudtelah mencapai swasembada tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Capaian ini menunjukkan bahwa produksi dalam negeri telah mampu melampaui kebutuhan nasional pada masing-masing komoditas.

Diuraikan, berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026, produksi beras diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton. Dengan demikian terdapat surplus sekitar 3,67 juta ton.

Lanjutnya, Selisih produksi yang cukup besar ini menjadi fondasi utama ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi tekanan pangan global dan ketidakpastian cuaca.

Pada komoditas jagung, produksi diproyeksikan mencapai 18 juta ton, sedangkan kebutuhan berada di angka 16,44 juta ton, sehingga terdapat surplus sekitar 1,56 juta ton. Kondisi ini menunjukkan kapasitas produksi jagung nasional telah mampu memenuhi kebutuhan domestik sekaligus menyediakan ruang pasokan untuk menjaga stabilitas industri pangan dan pakan.

Sedangkan,  produksi gula konsumsi diproyeksikan mencapai 3,04 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 2,84 juta ton. Dengan surplus sekitar 207 ribu ton, neraca gula konsumsi menunjukkan produksi nasional telah berada di atas kebutuhan domestik.

Selain itu, kinerja positif juga terlihat pada sektor peternakan. Produksi daging ayam ras diproyeksikan mencapai 4,90 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 4,02 juta ton. Artinya, terdapat surplus sekitar 876 ribu ton. Pada telur ayam ras, produksi mencapai sekitar 6,99 juta ton, sementara kebutuhan sebesar 6,47 juta ton, menghasilkan surplus sekitar 516 ribu ton.

Tak hanya itu, komoditas hortikultura juga menunjukkan neraca positif. Produksi cabai besar diproyeksikan mencapai 1,52 juta ton, dibandingkan kebutuhan 929 ribu ton, sehingga surplus mencapai sekitar 588 ribu ton. Cabai rawit bahkan mencatat produksi sekitar 1,51 juta ton dengan kebutuhan 914 ribu ton, atau surplus sekitar 595 ribu ton.

Sementara itu,produksi bawang merah diproyeksikan mencapai 1,32 juta ton, sementara kebutuhan nasional sekitar 1,25 juta ton. Dengan surplus sekitar 63 ribu ton, komoditas tersebut juga telah berada dalam posisi produksi yang mencukupi kebutuhan nasional.

Apabila dilihat secara keseluruhan, delapan komoditas tersebut memiliki produksi sekitar 72,91 juta ton, dengan kebutuhan nasional sekitar 68,22 juta ton.

Artinya, terdapat surplus agregat sekitar 4,69 juta ton. Angka ini memperlihatkan bahwa swasembada bukan sekadar peningkatan produksi, tetapi tercermin dari kemampuan produksi nasional yang telah melampaui kebutuhan domestik.

Nah,capaian tersebut menjadi semakin penting karena Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim dan potensi El Nino. Presiden menegaskan bahwa kondisi pangan nasional saat ini berada dalam keadaan aman dan pemerintah telah mempersiapkan kemampuan produksi untuk menghadapi tantangan tersebut.

“Kita, Alhamdulillah dapat saya laporkan di majelis ini soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tantangan El Nino,” kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, capaian swasembada tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, Polri, serta para petani dan pelaku usaha pangan.

Kebijakan yang ditempuh pemerintah, termasuk perbaikan tata kelola pupuk dan peningkatan ketersediaannya, turut diarahkan untuk memperkuat produktivitas dan mempercepat pencapaian swasembada.

Ditegaskan, capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi momentum untuk bekerja lebih keras dalam memastikan ketahanan pangan semakin kuat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Sekali lagi ini bukan alasan untuk kita berpuas diri. Ini adalah rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi,” tegas Presiden Prabowo.**

Editor : tim redaksi/ds.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemnaker

    Kemnaker Ancam Sanksi Tegas PT ITSS Akibat Tak Patuhi K3

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Indonesia, di bawah kepemimpinan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) apabila terbukti tidak mematuhi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pernyataan ini disampaikan Menaker Ida Fauziyah dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Senin. Menaker Fauziyah menegaskan bahwa Kemnaker […]

  • Kontroversi Soal Hak Imunitas DPR: Hidayat Nurwahid Bela Mardani Ali Sera

    Kontroversi Soal Hak Imunitas DPR: Hidayat Nurwahid Bela Mardani Ali Sera

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com-Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), menegaskan bahwa anggota DPR memiliki hak imunitas dalam menyampaikan pendapat. Pernyataan ini disampaikan nya pada Jumat pekan lalu dalam  tanggapan atas pelaporan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Dalam […]

  • Ketua Yayasan MSI,Rivano Osmar : Pemerintah Harus Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Pendidikan Layak

    Ketua Yayasan MSI,Rivano Osmar : Pemerintah Harus Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Pendidikan Layak

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Permasalahan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 menuai sorotan publik termasuk Ketua Yayasan Mitra Sejahtera Indonesia (MSI), Rivano Osman. Lulusan ekonomi Universitas Indonesia ini meminta agar permasalahan yang terjadi di semua daerah itu diselesaikan dengan baik-baik. Pernyataan Rivano merespon masalah yang terjadi di lembaga penyelenggara pendidikan pasca penerapan sistim PPDB tahun 2023 mencuat di publik. […]

  • Komisi III DPR RI Kunker Ke Polda Lampung, Habib Aboe Bakar Soroti Dugaan Permainan Barbuk Narkoba

    Komisi III DPR RI Kunker Ke Polda Lampung, Habib Aboe Bakar Soroti Dugaan Permainan Barbuk Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Komisi III DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Lampung untuk meninjau berbagai hal terkait pelaksanaan reformasi kultur dan transformasi layanan publik di wilayah ini. Habib Aboe Bakar yang turut dalam rombongan tersebut mengapresiasi upaya Polres Lampung Selatan dalam membuat maklumat yang menyatakan kesanggupan mereka untuk memberikan layanan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. […]

  • Komisi I DPR Sesalkan Serangan Ratusan Pesawat Nir-Awak Iran dan Kecam Penjajahan Brutal Israel

    Komisi I DPR Sesalkan Serangan Ratusan Pesawat Nir-Awak Iran dan Kecam Penjajahan Brutal Israel

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menyesalkan eskalasi konflik Timur Tengah yang memanas akibat serangan ratusan pesawat nir-awak (drone) dan rudal balistik Iran ke wilayah Israel. Ia mengatakan, serangan tersebut berpotensi meningkat tensi konflik dan instabilitas politik Timur Tengah dan dunia. Meski demikian, Jazuli menegaskan bahwa biang kerok itu semua adalah Israel. “Penjajahan dan […]

  • Khofifah Terseret Pusaran Korupsi Dana Hibah Rp2 Triliun, KPK Ungkap Modus Fiktif

    Khofifah Terseret Pusaran Korupsi Dana Hibah Rp2 Triliun, KPK Ungkap Modus Fiktif

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi pemeriksaan terhadap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait dugaan korupsi dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) senilai estimasi Rp1 hingga Rp2 triliun. Langkah KPK, menandai peningkatan fokus investigasi pada level eksekutif tertinggi di provinsi, Pemeriksaan Khofifah dilakukan di Surabaya, bukan di kantor KPK Jakarta. Ketua KPK Setyo […]

expand_less