Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Soroti Industri AMDK, Air Harus Jadi Aset Negara Bukan Ladang Bisnis

DPR Soroti Industri AMDK, Air Harus Jadi Aset Negara Bukan Ladang Bisnis

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM – Komisi VII DPR RI menyoroti tata kelola industri Air Minum Dalam Kemasan atau AMDK yang dinilai belum mencerminkan amanat konstitusi tentang pengelolaan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.

Ketua Komisi VII Saleh Partaonan Daulay dari Fraksi Partai PAN, menegaskan pentingnya meninjau ulang arah kebijakan dan manfaat ekonomi dari industri air kemasan nasional.

Saleh mengingatkan dasar konstitusional pengelolaan sumber daya air sebagaimana dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Prabowo dengan lantang dalam pidatonya, bahwa pasal 33 UUD 1945 adalah sumber kekuatan ekonomi bangsa. Salah satunya adalah air,” ujar Saleh dlam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perindustrian dan sejumlah perusahaan AMDK, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin 10 November 2025

“Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 sudah mengatur bagaimana air dikelola, digunakan, hingga dikonservasi. Tapi pelaksanaannya masih normatif, belum memperkuat ekonomi masyarakat di bawah,” sambung Ketua Komisi VII DPR RI itu.

Menurut Saleh, skema bisnis AMDK yang berkembang saat ini justru berpotensi lebih menguntungkan perusahaan korporasi besar dibanding masyarakat sekitar sumber air.

Ia menilai perusahaan-perusahaan industri air dalam kemasan, telah mempekerjakan ribuan tenaga kerja belum tentu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat luas atau masyarakat sekitar perusahaan.

“Kita lihat ada perusahaan dengan 100 hingga 10 ribu pegawai, tapi kita belum tahu apakah pola kerja dan manfaat ekonominya sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah, ” kata Saleh.

“Jangan-jangan tenaga kerja itu hanya dimanfaatkan untuk kepentingan perusahaan, bukan untuk kepentingan bangsa,” tandas Saleh Daulay.

Dalam RDP tersebut Komisi VII DPR RI berencana akan melakukan pembentukan Panitia Kerja (Panja) Standarisasi AMDK sebagaimana diusulkan oleh Wakil Ketua Komisi VII dari Fraksi PDIP Evita Nursanty.

Usulam pembentukan Panja ini, langsung mendapat dukungan dari PLT Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenprin) Putu Juli Ardika.

Putu mengatakan pemerintah melalui Kemenprin mendukung langkah Komisi VI DPR RI, memperkuat tata kelola dan mitigasi dampak industri AMDK, baik terhadap lingkungan maupun untuk masyarakat luas.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung. Industri AMDK memang harus melayani kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan dampak lingkungan, seperti plastik dan pengeboran air tanah,” kata Putu.

“Kami juga sudah ada Water Forum yang melibatkan berbagai pihak agar pengelolaan sumber air lebih profesional dan berkelanjutan.” tambahnya.

Langkah pembentukan Panja oleh Komisi VII DPR RI ini, untuk menyinkronkan regulasi dan memperkuat pengawasan sumber bahan baku, dan memastikan dampak lingkungan industri AMDK dapat diminimalkan.

Hal ini penting untuk memastikan air sebagai sumber kehidupan, kekayaan alam strategis, menjadi komoditas industri, tetapi tetap menjadi hak publik yang dijaga negara untuk kemakmuran kesejahteraan bangsa tanah air dimasa depan yang akan datang. *

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puan Maharani Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR RI 2024-2029

    Puan Maharani Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR RI 2024-2029

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta.msinews.com-Puan Maharani kembali dipercaya menjabat Ketua DPR RI periode 2024-2029. Penetapan tersebut setelah pengambilan sumpah dan janji para Anggota DPR dan DPD RI Selasa 1 Oktober 2024. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, dan DPD (MD3), pimpinan DPR terdiri dari satu orang ketua dan empat orang wakil ketua. UU itu mengatur Ketua […]

  • Presiden Prabowo Reshufflie Kabinet Merah Putih ,Dudung Abdurachman  Jadi Kepala KSP

    Presiden Prabowo Reshufflie Kabinet Merah Putih ,Dudung Abdurachman Jadi Kepala KSP

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    msinews.com-Presiden Prabowo Subianto hari ini,Senin 27 April 2026  resmi melakukan pergantian menteri kabinet Merah Putih sekaligus melantiknya di Istana Kepresidenan,Jakarta. Jendral TNI [Purn) Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional,kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Ia menggantikam posisi Muhammad Qodari. Adapun mayoritas dari mereka adalah orang lama, atau yang sebelumnya juga […]

  • Aksi Unjuk Rasa

    Aksi Unjuk Rasa Massal Warga Iran Dukung Serangan Balasan ke Israel

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Teheran, MSINews.com – Warga Iran membanjiri jalanan dalam sejumlah aksi unjuk rasa nasional pada Jumat (19/4) untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap serangan balasan yang dilakukan negara mereka terhadap sejumlah target di Israel pekan lalu. Hal ini dilaporkan oleh kantor berita resmi Iran, IRNA. Baca Juga : MK Panggil Kembali Anies-Muhamin dan Ganjar-Mahfud MD, Sidang Putusan […]

  • Mensos Ajak Pemda se Jawa Barat Perkuat Sinergi Tindak Lanjuti DTSEN

    Mensos Ajak Pemda se Jawa Barat Perkuat Sinergi Tindak Lanjuti DTSEN

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berdialog dengan perwakilan dari kabupaten/kota se Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Pembangunan Jawa Barat guna mewujudkan data yang akurat melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Saya datang ke sini menindaklanjuti arahan Presiden agar bersinergi dan berkolaborasi, tidak hanya dengan kementerian/lembaga di tingkat […]

  • Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

    Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Bandung, SINews.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus intimidasi oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Saat kampanye di Lapangan Tegalega, Bandung, Megawati menyoroti perlunya pemimpin yang mengayomi rakyat, bukan menurunkan aparat penegak hukum secara diam-diam. Megawati menyatakan seorang pemimpin seharusnya membela dan melindungi rakyat, bukan malah mengintimidasi. […]

  • Politisi PKS Ini Sebut, Maluku Tak Bisa Disamakan dengan Jawa dan Sulawesi

    Politisi PKS Ini Sebut, Maluku Tak Bisa Disamakan dengan Jawa dan Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota DPR RI Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, menekankan pentingnya keberpihakan anggaran negara terhadap rakyat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR bersama KemenPKP, Kementerian Transmigrasi, dan BMKG, Rabu (10/9). Dalam rapat yang membahas RKA-K/L RAPBN 2026 itu, legislator asal Maluku menegaskan APBN tidak boleh sebatas hitungan angka di atas kertas. Menurutnya, setiap program […]

expand_less