Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Skandal eFishery: Jangan Biarkan Indonesia Dipersepsikan Sebagai Surga Kejahatan Korporasi

Skandal eFishery: Jangan Biarkan Indonesia Dipersepsikan Sebagai Surga Kejahatan Korporasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA,MSINEWS-Anggota Komisi XIII DPR RI (Bidang Hukum dan HAM), Dr. Rieke Diah Pitaloka,menegaskan bahwa Kasus PT Multidaya Teknologi Nusantara (eFishery) bukan lagi sekadar perkara pidana korporasi.

”Ini adalah ujian nyata bagi kredibilitas negara hukum Indonesia, perlindungan hak ekonomi masyarakat, dan kepercayaan dunia terhadap sistem hukum nasional,” kata Rieke dalam keterangan pers tertulis diterima awak media Sabtu,18 Juli 2026.

Dijelaskan bahwa, perkara ini telah menjadi perhatian internasional karena melibatkan investor dari berbagai negara, termasuk Kumpulan Wang Persaraan (Diperbadankan) (KWAP) Malaysia.

Pernyataan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, yang menyebut perkara ini sebagai well-planned fraud menunjukkan bahwa penyelesaiannya telah memasuki ranah kepercayaan antarnegara dan persepsi global terhadap kepastian hukum Indonesia.

Proses hukum telah berjalan terhadap Gibran Huzaifah, Angga Hadrian Raditya, dan Andri Yadi sesuai status hukum masing-masing. Namun, penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah tetap wajib diberikan kepada setiap pihak yang belum diputus bersalah oleh pengadilan.

Dugaan manipulasi laporan keuangan hampir US$600 juta atau sekitar Rp9,7 triliun, yang berdampak pada investasi KWAP sekitar RM200 juta atau Rp880 miliar, menunjukkan bahwa kejahatan korporasi modern tidak lagi mengenal batas negara.

Menurutnya, sebagai negara hukum, Indonesia wajib membuktikan bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada penghukuman pelaku, tetapi juga mampu mengungkap perkara secara menyeluruh, memulihkan kerugian korban, mengembalikan aset hasil kejahatan, dan memperbaiki tata kelola korporasi.

”Indonesia telah meratifikasi UNCAC 2003 melalui UU Nomor 7 Tahun 2006 yang mewajibkan penguatan kerja sama internasional, Mutual Legal Assistance (MLA), pelacakan aset, dan asset recovery,” ujarnya.

Rieke mengingatkan, Pemerintah Indonesia perlu memperkuat koordinasi lintas negara dan komunikasi bilateral dengan Pemerintah Malaysia untuk memastikan proses penegakan hukum, pemulihan aset, serta perlindungan hubungan diplomatik berjalan secara transparan dan saling menghormati kedaulatan hukum masing-masing negara.

”Apabila ditemukan alat bukti yang sah, aparat penegak hukum juga perlu mendalami dugaan keterlibatan pihak eksternal perusahaan, termasuk Akuntan Publik, Kantor Akuntan Publik (KAP), konsultan, maupun profesi penunjang lainnya, tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah.”tegas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Rekomendasi:

1. Polri, Kejaksaan Agung, dan PPATK mengoptimalkan penyidikan, pelacakan aset, MLA, serta pendalaman terhadap seluruh pihak yang diduga terkait berdasarkan alat bukti yang sah.

2. Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung memastikan proses banding dan kasasi berlangsung independen, transparan, dan memberikan kepastian hukum.

3. Komisi Yudisial mengawal integritas hakim selama proses pemeriksaan perkara.

4. OJK memperkuat pengawasan terhadap startup, audit, dan profesi penunjang jasa keuangan.

5. Pemerintah RI memperkuat komunikasi bilateral dengan Malaysia dan kerja sama penegakan hukum lintas negara sesuai UNCAC.

6. Presiden RI dan DPR RI mempercepat pembahasan RUU KUHPerdata sebagai pengganti BW 1847 agar Indonesia memiliki hukum perdata yang mampu menjawab tantangan ekonomi digital, investasi global, pertanggungjawaban korporasi modern, dan pemulihan kerugian korban.

”Kasus eFishery harus menjadi titik balik reformasi hukum Indonesia. Negara tidak boleh hanya mampu menghukum, tetapi juga wajib memulihkan keadilan, mengembalikan kepercayaan dunia, dan memastikan Indonesia tidak dipersepsikan sebagai tempat yang memberi ruang bagi kejahatan korporasi berlindung di balik lemahnya tata kelola dan regulasi yang tertinggal.” tutup nya.

Editor ; tim redaksi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran

    Gibran Skema Makan Siang Gratis dari India untuk Diterapkan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan bahwa ia sedang mempelajari skema makan siang gratis dari India, yang telah terbukti efektif dalam mengatasi masalah gizi dan kebutuhan nutrisi masyarakat. Pembelajaran ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintahannya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk dengan memperkenalkan program yang tepat dan efisien. Wali Kota Surakarta, Gibran […]

  • DPR Mukhlis Basri

    DPR, Desak Kominfo Kerjasana Luar Negeri Berantas Judi Online

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Jakarta, Anggota Komisi I DPR RI Mukhlis Basri, berpendapat Fenomena judi online semakin tumbuh dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Lampung. Selain itu, korbannya semakin meluas hingga level grass roots, serta daya rusaknya sangat nyata, cukup masif serta berdimensi multi sektor kehidupan rumah tangga. “Saya sampaikan pak menteri masalah judi Online sudah merambah di kampung-kampung. Ya alhamdulilah pak menteri langsung […]

  • Mensos Rismaharini Beri Bantuan ke Orang Tua ODGJ, Sempat Viral

    Mensos Rismaharini Beri Bantuan ke Orang Tua ODGJ, Sempat Viral

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 244
    • 0Komentar

      Jakarta, MSINews.com – Mensos  Rismaharini mengunjungi Entis (15) seorang remaja di Tarogong Kaler Garut yang rela putus sekolah lantaran harus mengurus ibunya. Ia mengalami disabilitas mental, pada Senin (30/10/2023). Mensos Rismaharini mengukapkan, viral di media sosial, Entis (15) dan kakaknya Mahdar (25) bersama sama merawat ibunya, Siti Salamah (49) yang mengidap gangguan jiwa. “Tadi […]

  • Anggaran Disetujui Sri Mulyani, Komisi X Akan Kawal Pencairan Tukin Dosen ASN

    Anggaran Disetujui Sri Mulyani, Komisi X Akan Kawal Pencairan Tukin Dosen ASN

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKB DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyambut baik disetujuinya anggaran tunjangan kinerja (Tukin) dosen ASN oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Pihaknya berkomitmen akan mengawal pencairan tunjangan yang menjadi hak para dosen itu. Lalu Ari, sapaan akrab Lalu Hadrian Irfani mengatakan, sebelumnya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi […]

  • Sejarah Baru! Timnas Indonesia

    Sejarah Baru! Timnas Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Sukses memastikan satu tiket ke babak 16 besar Piala Asia 2023, Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dalam dunia sepakbola. Pasukan Shin Tae-yong ini meraih prestasi tersebut berkat bantuan Kirgistan yang berhasil menahan imbang Oman 1-1 pada laga terakhir Grup F. Pertandingan yang berlangsung dramatis ini menyaksikan Kirgistan tertinggal terlebih dahulu melalui gol […]

  • Selamat Jalan Melitha Sidabutar

    Selamat Jalan Melitha Sidabutar

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Penyanyi Melitha Patricia Sidabutar  meninggal dunia Senin (8/4/2024). Kabar tersebut disampaikan oleh pihak label musiknya, Impact Music Indonesia, melalui unggahan di Instagram. “In loving memory of Melitha Patricia Sidabutar. 08.01.2001-08.04.2024. You will be missed forever,” tulis Impact Music Indonesia. Jenazah almarhuma disemayamkan di Rumah Duka Carolus,Jalan Salemba Jakarta Pusat. Sementara ibadah penghiburan oleh gereja Tiberias […]

expand_less