Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Koordinatoriat Wartawan Parlemen RI Gelar Diskusi “Menelisik Untung Rugi Tapera”

Koordinatoriat Wartawan Parlemen RI Gelar Diskusi “Menelisik Untung Rugi Tapera”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI menggelar diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Menelisik Untung Rugi Tapera” Kamis (30/5/2024).

Diskusi rutin mingguan ini berlangsung di Ruang Pusat Penyiaran dan Informasi Parlemen, Gedung Nusantara I, Kompleks, Parlemen, Senayan, Jakarta. menghadirkan para pembicara di antaranya, Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad (Virtual), Anggota DPR RI Herman Khaeron,Pengamat Trubus Rahardiansah,dan Praktisi Media Jhon Oktaveri,dipandu M Danial Bangu (Jurnalis Harian Terbit).

Salah satu amanat konstitusi kita itu tercantum di dalam pasal 27 undang-undang dasar,tiap warga negara berhak atas penghidupan dan pekerjaan yang layak jadi penghidupan.salah satu kebutuhan dasar rakyat kita adalah kebutuhan sandang, pangan, dan papan. jadi supaya jelas dulu kedudukan posisi dan peran tanggung jawab negara untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya.

Dalam kesempatan itu, Kamrussamad, Anggota komisi X1 Dpr RI menilai pentingnya ketersediaan kebutuhan perumahan bagi masyarakat Indonesia.

“Kalau kita lihat misalnya indikator BPS yang memberikan mengupdate datanya pada tahun 2023,84,79% yang sudah berkeluarga telah memiliki rumah sendiri,dan ada 15,21% yang sudah berkeluarga. Namun, masih banyak yang memiliki rumah sendiri. Nah, inilah yang sebetulnya menjadi tanggung jawab negara, tanggung jawab pemerintah, tanggung jawab DPR,bagaimana membuat sebuah skema kebijakan yang bisa memberikan peluang kesempatan supaya masyarakat Indonesia yang belum memiliki rumah bisa memiliki,” kata dia.

Lanjutnya, untuk itu dibentuklah namanya badan pengelola Tapera, tabungan perumahan rakyat ,pemerintah membuat kebijakan program namanya Flpp fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan, sumber dananya adalah APBN,setiap tahun di gelontarkan dana untuk flpp supaya masyarakat Indonesia bisa mendapatkan atau memiliki,atau punya kesempatan memiliki rumah.

“Pertama, bukan second home karena itu yang paling sulit. Bahwasannya kebijakan itu sudah berjalan. Dan pemerintah pun telah menyiapkan subsidi perumahan dalam bentuk Flpp dikelola oleh BPK, kemudian bekerja sama perbankan untuk menentukan kuota berdasarkan kebutuhan perumahan di setiap kabupaten kota seluruh provinsi di Indonesia.” pungkasnya.

Kamrussamad menegaska, kebijakan tersebut ternyata pemerintah belum mampu menjawab kebutuhan secara menyeluruh,daripada kebutuhan perumahan. Hal tersebut karena banyak faktor.

“Jadi, tentunya masalah yang ada seperti pertama, ketersediaan lahan. Kedua, ekonomi ,sehingga mereka tuh ada bekas istilahnya itu tunggakan satu tahun 500.000 kepemilikan rumah. Sehingga hal tersebut membuat kita dalam satu tahun memabahas dengan pemerintah, dengan otoritas jasa keuangan, dengan asosiasi pengembang, dengan perbankan .” ujarnya lagi.

“Sekali lagi, supaya ada kebijakan pemutihan ,maka presiden Jokowi pada kuartal kedua tahun 2023 angka tertentu supaya bisa diclearkan. Dengan demikian sehingga dia bisa akad kredit rumahnya sudah jadi . Mengingat, FLPP itu hanya bisa di strategikan kalau 100% sudah jadi.” ulasnya. ** DM

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Kheli

    Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Pemda MBD Stop Pencitraan, Warga Sakit Ke Timor Leste dan Kurangnya Tenaga Didik di Kheli

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Aktivis GMKI, dan juga Jurnalis Senior Freni Lutruntuhluy meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) untuk STOP PENCITRAAN. Ia menilai pemda setempat lebih banyak melakukan pencitraan di sosial media daripada melihat kebutuhan masyarakat yang lebih urgen. Frenni menyebut beberapa hal yang sangat penting yang harus dilakukan misalnya, ketika anggota masyarakat setempat sakit mereka […]

  • Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi salah satu kepala daerah di Lampung menjadi korban penipuan bermodus klaim staf Ketua KPK Firli Bahuri. Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku menghubungi kepala daerah dan meminta sumbangan atau bantuan kegiatan. “Salah satunya yang sudah terjadi di wilayah Lampung,” ujar Ali […]

  • Entas Kemiskinan, Kemensos :  Pemberdayaan bukan Sekadar Perlindungan Sosial

    Entas Kemiskinan, Kemensos :  Pemberdayaan bukan Sekadar Perlindungan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Surakarta,msinews.com – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) akan menekankan pentingnya permberdayaan bukan sekadar perlindungan sosial dalam memberantas kemiskinan. “Jadi, setelah mereka mendapatkan perlindungan, ada batasnya. Para pendamping jangan meninabobokan mereka yang mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH),” kata Gus Ipul dalam acara Dialog Bersama Pilar-Pilar Kesejahteraan Sosial di Pendopo Keraton […]

  • Inspirasi Suara Emas Zizi: Perjuangan Mengembangkan Karya

    Inspirasi Suara Emas Zizi: Perjuangan Mengembangkan Karya

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

      Makasar MSINews.com – Inspirasi suara peserta dan delegasi perhelatan internasional ASEAN High-Level Forum (AHLF) on Enabling Inclusive Development and Partnership Beyond 2025. Perhelatan tersebut di Kota Makassar banyak kisah haru tentang perjuangan seorang anak manusia. Inspirasi suara, Zizi seorang remaja putri kelas 9 mampu menyihir peserta AHLF di sesi Gala Dinner dan Art Perfomance […]

  • Standar Layanan Bagi Warga Lapas Bisa Mendukung Program MBG

    Standar Layanan Bagi Warga Lapas Bisa Mendukung Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    CIANJUR, msinews.com – Kementerian HAM Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Lapas Cianjur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan layanan terbaik bagi warga binaan lapas, Salah satu yang dilihat KemenHAM adalah aspek layanan makanan yang harus layak sebagai bentuk pemanuhan hak asasi manusia sebagai warga negara. Kedatangan Tim Kementerian HAM yang dipimpin Martinus Gabriel Goa […]

  • MPR RI Dukung Rencana Kerjasama Lemigas dan Konsorsium Korea Bangun LNG Center di Indonesia

    MPR RI Dukung Rencana Kerjasama Lemigas dan Konsorsium Korea Bangun LNG Center di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan dari perwakilan konsorsium Korea,jalin kerjasama antara Lemigas dengan konsorsium Korea dalam rangka peningkatan pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG) di Indonesia. Adapun, Konsorsium Korea tersebut terdiri dari Korean Institute of Industrial Technologies (KITECH), Korea Gas Safety Corporation (KGS), dan Korea Gas Technology Corporation (KOGAS-TECH). “Hubungan kerjasama bilateral antara […]

expand_less