Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Jelang ‘World Water Forum’ ke-10 Bali, Komisi III Cek Persiapan Keamanan

Jelang ‘World Water Forum’ ke-10 Bali, Komisi III Cek Persiapan Keamanan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,msinews.com – Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI melakukan pengecekan persiapan keamanan jelang perhelatan 10th World Water Forum di Bali, pada 18-25 Mei 2024 mendatang. Pengecekan tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan semua peserta selama acara.

Dalam kegiatan ini, DPR RI ditunjuk sebagai tuan rumah dari ‘Parliamentary Meeting on The Occasion of the 10th World Water Forum’ dengan tema ‘Air untuk Kemakmuran Bersama’ yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali.

Adapun khusus selama empat hari untuk pertemuan parlemen, mulai dari tanggal 19 hingga 22 Mei 2024.

Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh perwakilan dari 42 negara, yang menjadikannya sebagai forum internasional yang signifikan dalam upaya menjaga dan melestarikan sumber daya air dunia.

Anggota Komisi III DPR RI Ichsan Soelistio menjelaskan bahwa sebelumnya Kabaharkam sudah datang ke Bali untuk melakukan peninjauan lapangan. Peninjauan tersebut untuk mengecek persiapan karena dihadiri oleh puluhan negara.

“Jadi ini event yang lumayan besar, sehingga nanti memang atensi dan persiapannya harus dipersiapkan dengan baik. Nanti pihak kepolisian juga akan melakukan koordinasi dengan jajarannya. Jadi memang mereka sudah sangat serius untuk menyiapkan persiapan-persiapan ini, mudah-mudahan akan lancar semuanya,” kata dia kepada wartawan parlemen di sela-sela Kunker Reses Komisi III DPR Ri di Denpasar, Bali, Jumat (3/05/2024).

Ichsan berpesan agar pihak kepolisian juga harus memperkuat kerja sama lintas sektoral, dalam hal ini pihak imigrasi, pemda, pemkab dan instansi terkait. Selain itu wilayah Bali juga terdapat struktur masyarakat adat yang juga berperan dalam menjaga keamanan, seperti Pecalang. Sehingga, ia berharap semua sektor harus benar-benar mendapatkan informasi tentang pentingnya agenda World Water Forum ini.

“Mudah-mudahan WWF di Bali ini bisa mengeluarkan suatu komunikasi bersama yang menyatakan pentingnya air sebagai upaya bersama untuk melestarikan dan menjaga air sebagai sumber kehidupan yang sangat penting bagi manusia bahkan anak cucu kita kedepan,” kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Dijelaskan, World Water Forum di Bali tidak hanya menjadi platform untuk diskusi dan pertukaran ide, tetapi juga merupakan panggung untuk mengedukasi dan menginspirasi tindakan konkret dalam menjaga keseimbangan antara lingkungan dan pembangunan.

“Diharapkan,dengan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk DPR RI dan masyarakat internasional yang terlibat, sehingga World Water Forum ke-10 dapat menjadi tonggak penting dalam menjaga sumber daya air dunia dan mewujudkan kemakmuran bersama bagi seluruh umat manusia”. ** Domi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Provinsi Sulbar: Kemendagri Dorong Penanganan Kemiskinan Ekstrem hingga Tata Kelola Kewilayahan

    Musrenbang Provinsi Sulbar: Kemendagri Dorong Penanganan Kemiskinan Ekstrem hingga Tata Kelola Kewilayahan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk memfokuskan program pembangunan tahun 2026 pada sejumlah isu strategis. Di antaranya meliputi pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, pencegahan tengkes, serta penguatan tata kelola kewilayahan melalui penyempurnaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Langkah ini dinilai penting, mengingat pencapaian pembangunan nasional memerlukan sinergisitas […]

  • Tak Sekadar Kejar IPK, Wamenaker Minta Para Mahasiswa Bangun Kompetisi

    Tak Sekadar Kejar IPK, Wamenaker Minta Para Mahasiswa Bangun Kompetisi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MAGELANG— Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa tidak hanya mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah, tetapi juga membangun kompetensi dan pengalaman nyata agar siap bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja. Pesan itu disampaikan Afriansyah saat membuka Untidar Job Fair 4.0 & Disnaker Goes to Campus 2026 bertema _Bridging Talents, Building […]

  • DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Jakarta— Di tengah pelaksanaan ibadah haji 2026 yang mulai memasuki fase krusial di Arab Saudi, perhatian terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan jemaah Indonesia terus menjadi sorotan. Untuk itu, DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh penyelenggaraan ibadah haji agar para jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal selama berada di Tanah Suci. Anggota Komisi VIII DPR […]

  • Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

    Ansy Lema : Sekolah Bambu Komodo Sebagai Integrasikan Pemberdayaan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Manggarai Barat,msinews.com – Sekolah Bambu Komodo di Kabupaten Manggarai barat,Flores, Nusa Tenggara Timur merupaka nsebuah lembaga yang mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi dan peloestarian lingkungan melalui pemanfaatan bambu sebagai komoditi lokal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanes Fransiskus Lema.  “Sekolah Bambu Komodo tidak hanya mengajarkan teknik-teknik pemanfaatan bambu tetapi juga mengintegrasikan pendidikan formal. […]

  • TITIK TEMU :  Ayo Mengaku, Siapa Berani Bilang Sriwijaya Misteri?

    TITIK TEMU :  Ayo Mengaku, Siapa Berani Bilang Sriwijaya Misteri?

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul N. Fajri  SEORANG peneliti terkemuka tentang Sriwijaya dari EFEO Perancis, beberapa tahun silam menyatakan kemiskinan substansi atas esensi Sriwijaya. Pernyataan kontroversial tersebut tidak dapat dianggap asal bunyi alias asbun. Sebab, sang peneliti yang tentu saja berlatar belakang akademisi dan ilmuwan, yang namanya dalam Titik Temu ini sengaja tidak disebutkan secara eksplisit. Kenapa […]

  • Mengejutkan! Harun Masiku Dikabarkan di Kamboja, Begini Tanggapan KPK

    Mengejutkan! Harun Masiku Dikabarkan di Kamboja, Begini Tanggapan KPK

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jakarta_Mantan Politisi PDIP Harun Masiku dalam kasus suap yang selama ini menjadi buronan KPK telah dikabarkan bahwa keberadaannya ada di Negara Kamboja. Seperti diketahui, Harun Masiku menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Menanggapi isu tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander […]

expand_less