Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Komisi VII Soroti Pentingnya Konektivitas Industri, Akses KIW Tersendat

Komisi VII Soroti Pentingnya Konektivitas Industri, Akses KIW Tersendat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM– Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan pentingnya pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kawasan Industri sebagai umbrella law (payung hukum tunggal) guna mengurai berbagai hambatan investasi dan perizinan yang selama ini dihadapi oleh para pelaku usaha di daerah.

“Investor ini mesti datang ke satu pintu, satu pintu, satu pintu. Kalau misalnya banyak komplain di perizinan, ya wajar, karena memakan waktu satu hingga dua tahun. Melalui RUU ini, kita harapkan bisa mensinkronisasikan dan mengharmonisasikan peraturan-peraturan yang ada di lintas K/L,” kata  Evita  usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI di Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Senin (20/7/2026).

Ia menyebut bahwa, selama ini regulasi mengenai kawasan industri masih tersebar di berbagai sektor dan lintas Kementerian/Lembaga (K/L). Kondisi tersebut kerap memicu tumpang tindih kewenangan serta proses perizinan yang memakan waktu lama.

Selain itu, ia juga menyoroti masalah perizinan dan penyelarasan Rencana Tata Ruang Wilayah antara pemerintah pusat dan daerah, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyoroti perlunya membangun kawasan industri sebagai sebuah ekosistem terpadu, bukan sekadar tempat berkumpulnya pabrik.

Disebutkan bahwa, ekosistem tersebut mencakup kepastian penyediaan utilitas seperti pasokan energi (power), gas, air baku, pengelolaan limbah, hingga konektivitas logistik dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Legislator asal Dapil Jawa Tengah III ini menyoroti masalah aksesibilitas yang dihadapi PT Kawasan Industri Wijayakusuma yang mempekerjakan puluhan ribu tenaga kerja.

“Di KIW ada sekitar 33.000 pegawai, tetapi terhambat dalam akses menuju kawasan. Yang diminta sebenarnya tidak berat, hanya membangun stasiun agar kereta api bisa berhenti di situ. Kebutuhannya ada, namun belum terselesaikan. Komisi VII tentunya akan mengambil langkah koordinasi dengan Kementerian terkait dan PT KAI untuk membantu mengurai hambatan ini,” ujarnya.

Dikatakan, dalam pertemuan itu, Panja Komisi VII DPR RI juga menekankan penyusunan RUU Kawasan Industri tidak hanya berorientasi pada konsep konvensional, melainkan adaptif mengantisipasi arus transformasi global. Di antaranya yaitu pengembangan Green Industrial Estate, Eco Industrial Park, Circular Economy, Net Zero Emission, hingga kluster industri berbasis teknologi tinggi seperti EV Ecosystem dan Semiconductor Cluster.

Adapun, kehadiran RUU ini diharapkan mampu memperjelas pembagian kewenangan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota, sekaligus memberikan dampak manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan kemitraan UMKM. //

Editor ; Tim redaksi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPR RI Sesalkan Insiden Pemecatan Seratusan Guru Honorer di Jakarta

    Ketua DPR RI Sesalkan Insiden Pemecatan Seratusan Guru Honorer di Jakarta

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Insiden pemecatan terhadap seratusan guru honorer di DKI Jakarta secara sepihak melalui sistem ‘cleansing’ atau ‘pembersihan’ direspon oleh Ketua DPR RI, Dr (HC) Puan Maharani. Ia mendorong Pemerintah melakukan audiensi untuk mencari solusi terbaik dari hal tersebut. “Saya sangat menyayangkan dengan adanya pemutusan kerja ratusan guru honorer DKI ini. Kami harap ada koordinasi yang […]

  • Puan Maharani Kunjungi PT Freeport Indonesia, Apa Urjensinya?

    Puan Maharani Kunjungi PT Freeport Indonesia, Apa Urjensinya?

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua DPR RI Puan Maharani dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyambangi area operasi PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Dalam kunjungan tersebut, keduanya memberikan apresiasi terhadap kinerja PTFI dan upaya perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Puan menyatakan, sudah dilaksanakan tentunya sudah berdampak […]

  • KPK Sambangi Kemenker, Geledah Ruangan di Unit Pekerja Migran Indonesia

    KPK Sambangi Kemenker, Geledah Ruangan di Unit Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews-Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) membenarkan adanya penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabiro Humas Kemnaker Chairul Fadhly Harahap mengatakan KPK menggeledah ruangan di Unit Pekerja Migran Indonesia (PMI). “Hari ini saya mau informasikan saya memang Kemenaker hari ini kedatangan dari temen-temen KPK, tepatnya di siang menuju sore tadi,” ujar Chairul di Kantor Kemnaker, Jakarta […]

  • Pemerintah Diingatkan Berhati-hati dalam Mengendalikan Harga Beras

    Pemerintah Diingatkan Berhati-hati dalam Mengendalikan Harga Beras

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pemerintah diingatkan berhati-hati dalam mengendalikan harga beras. Sebab, kenaikan pangan pokok seperti beras berpotensi menimbulkan krisis multidimensi yang dapat mengancam stabilitas Pemerintahan Prabowo. “Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat, jika harga naik dampaknya bisa menjalar kepada krisis ekonomi, politik hingga krisis kepercayaan, Pemerintah harus waspada,” kata Anggota Komisi IV DPR menanggapi kenaikan harga beras […]

  • Di Musrenbangnas 2024, Wamenkeu : Perkuat Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah

    Di Musrenbangnas 2024, Wamenkeu : Perkuat Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Pentingnya melakukan sinkronisasi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam pidatonya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas. Ia mengatakan, sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Menteri Dalam […]

  • Bupati Indramayu Jalani Hari Pertama Magang di Kantor Kemendagri

    Bupati Indramayu Jalani Hari Pertama Magang di Kantor Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menjalani hari pertama magang di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (6/5/2025). Lucky tiba di Kantor Kemendagri sejak pukul 07.30 WIB dan diterima langsung oleh Mendagri pada pukul 08.00 WIB. Dalam pertemuan itu, Mendagri memberikan sejumlah arahan sebelum Lucky memulai masa magang selama tiga bulan ke depan di […]

expand_less