Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ordo Fratrum Minorum Sukses Gelar Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan RI ; Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

Ordo Fratrum Minorum Sukses Gelar Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan RI ; Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Ordo Fratrum minorum (OFM) St. Michael Malaikat Agung Indonesia menggelar Seminar Nasional dengan tema “Iman, Kebijakan Publik dan Keadilan Ekologis: Refleksi Kebangsaan 80 Tahun Kemerdekaan” di Ballroom Vinsensius Putra, JL. Kramat Raya No. 134, Jakarta Pusat, Sabtu (9/08/2025).

Seminar mengahdirkan para pembicara di antaranya ; Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI, yang diwakili oleh Mikhail Gorbachev Dom ,Tenaga Ahli Menteri Kehutanan Bidang Konservasi Sumber Daya Alam, Prof. Dr. Martin Harun OFM, teolog dan cendekiawan Katolik, Dr. Andreas Bernadinus Atawolo OFM, dosen dan aktivis keadilan sosial, Sandrayati Moniaga SH, pegiat HAM dan lingkungan hidup, dan Dr.Siti Maimunah, Pakar keadilan ekologis dan perubahan iklim.

Selain memperingati 80 tahun Kemerdekaan RI, acara ini juga untuk mengenang 800 Tahun Kidung Segenap Ciptaan, serta 10 Tahun Ensiklik Laudato Si, tentang perawatan Rumah Kita Bersama” pada tahun 2015. Ensiklik ini membahas keprihatinan mendalam tentang kondisi lingkungan hidup dan menyerukan tindakan global untuk mengatasi krisis ekologi yang sedang terjadi.

Dalam sambutannya, Romo Mikael Peruhe, OFM mengatakan bahwa, peringatan 80 tahun kemerdekaan menjadi momentum penting untuk merenungkan perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam mewujudkan keadilan sosial, sebagaimana tercantum dalam sila kelima Pancasila.

“Sebagai bangsa yang beriman, keadilan sosial dalam 80 tahun kemerdekaan Indonesia bukan hanya capaian, melainkan proyek etis dan spiritual yang terus diperjuangkan,” kata Romo Mikael.

Ditegaskan bahwa, iman dan spiritualitas agama-agama harus tetap menjadi roh yang menggerakkan bangsa dalam melahirkan kebijakan publik yang berkeadilan sosial dan ekologis.

“Visi kami adalah memastikan tata kelola kehutanan yang menyeimbangkan tiga komponen utama yaitu, pelestarian hutan, pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Tiga komponen ini tidak boleh saling bertentangan tapi diharapkan untuk dapat saling menguatkan. Sehingga terwujud pembangunan yang tidak menghancurkan hutan tetapi bertumbuh bersama.”ujarnya.

Ditegaskan bahwa, Keadilan Sosio-ekologis dalam Tata Kelola Kebijakan Pemerintah Sektor Kehutanan sangatlah penting. Bahwasannya, isu tersebut menjadi sangat relevan mengingat kondisi krisis ekologi yang kita hadapi saat ini. Krisis ini bukan hanya masalah lingkungan.

”Keadilan sosial dalam 80 tahun kemerdekaan bukan hanya capaian, tetapi proyek etis dan spiritual yang mesti terus diperjuangkan. Gereja Katolik, kata dia, telah berkontribusi nyata dalam mendukung keadilan sosial dan ekologis di Indonesia” tegasnya.

Sementara itu, tenaga ahli Menteri Kehutanan Bidang Konservasi Sumber Daya Alam, Mikhail Gorbachev Dom, menegaskan bahwa komitmen Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk menjaga hutan dan memberi sanksi tegas bagi perusak lingkungan.

Dalam Kesempatan itu, Mikhail Gorbachev membacakan pesan Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni.

Menhut Raja Juli menegaskan bahwa masyarakat Indonesia perlu menginternalisasi ajaran Paus Fransiskus dalam Laudato Si` yang menegaskan bahwa masalah lingkungan dan sosial tidak bisa dipisahkan. Kita membutuhkan prinsip-prinsip etis dan spiritualitas keadilan ekologis, yaitu model keadilan yang juga memperhitungkan relasi manusia dengan seluruh ciptaan.

Raja Juli meminta semua pihak untuk menjadikan momentum tersebut untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam merawat bumi sebagai rumah kita bersama.

”Kita harus membangun kesadaran kolektif mengenai mendesaknya keberpihakan terhadap lingkungan hidup dan kaum marginal yang menjadi korban. Dengan mempertemukan iman, kebijakan, dan perjuangan bersama, saya berharap seminar ini dapat menjadi ruang kontemplatif untuk menemukan arah baru bagi tata kelola bumi Indonesia yang lebih adil dan berkelanjutan,”imbuhnya.

Sedangkan Prof. Dr. Martin Harun, OFM, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga bumi.
Ia menjelaskan bahwa tanpa kolaborasi, maka kerusakan lingkungan akan berujung pada bencana alam.

Seminar ini dihadiri oleh 400 an peserta dari berbagai perwakilan daerah di Indonesia. Para peserta seminar juga disuguhi makanan tradisional seperti singkong rebus, ketela panggang,pisang dan lain-lain. // domi lewuk.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 5000 Penerima KIS dan PBI di Sumbar Dinonaktifkan,Legislator Ini Prihatin

    Sebanyak 5000 Penerima KIS dan PBI di Sumbar Dinonaktifkan,Legislator Ini Prihatin

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta,infomsi.org-Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siksa mengatakan sebanyak 5.000 Penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat telah dinonaktifkan oleh sistem. Hal tersebut dikarena adanya perubahan Data terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dimiliki Kementerian Sosial. Dia menjelaskan, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan. Langkah konkrit […]

  • Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Distrik Venaha, Papua Selatan — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan Nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP Pos Venaha melaksanakan program penanaman jagung di lahan 1,5 hektar, Sabtu 05 April 2025. Wilayah Venaha yang terpencil dan sulit dijangkau, membuat masyarakat di sekitarnya hidup dalam kondisi serba kekurangan. Ketergantungan pada bantuan logistik […]

  • Menteri ATR BPN

    Menteri ATR/BPN, Sambut Wisuda SPPN Bisa Gapai Impian

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta- Menteri ATR BPN  Hadi Tjahjanto mengikuti Sidang Terbuka Senat STPN dengan acara tunggal Wisuda Program Diploma Pertanahan. Program diantaranya Diploma IV Pertanahan serta Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral Tahun Akademik 2022/2023. Kegiatan berlangsung di Pendopo STPN, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Setidaknya sebanyak 707 mahasiswa mengikuti wisuda dengan rincian 183 lulusan. Studi Diploma […]

  • Senator DIY, Hilmy Muhammad ; PHK Massal Industri Media, Alarm Bagi Demokrasi

    Senator DIY, Hilmy Muhammad ; PHK Massal Industri Media, Alarm Bagi Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A, menyoroti masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor industri media massa. Ia mengaku prihatin dengan gelombang PHK yang demikian besar. Menurutnya, kondisi ini bukan hanya soal ketenagakerjaan, melainkan ancaman nyata bagi keberlanjutan demokrasi di Indonesia. “Ketika pekerja […]

  • Tito Karnavian Sebut Biaya Makan minum Lukas Enembe Rp. 1 Milyar Perhari

    Tito Karnavian Sebut Biaya Makan minum Lukas Enembe Rp. 1 Milyar Perhari

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta_Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian buka suara mengenai alokasi belanja makan dan minum Gubernur Nonaktif Papua, Lukas Enembe, yang mencapai Rp 400 miliar per tahun. Diketahui, ada Peraturan Gubernur (Pergub) untuk menggunakan uang tersebut, dari total dana operasional Lukas Enembe senilai Rp 1 triliun per tahun. Menagapi hal tersebut mengatakan, pemerintah daerah (pemda) harus […]

  • HUT Ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

    HUT Ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 314
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG,MSINEWS.COM – Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir. Ia  mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung sebagai momentum untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini salah satunya dapat dilakukan melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ajakan tersebut disampaikan […]

expand_less