Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Letak Iman dan Dosa (Bagian Satu )

Letak Iman dan Dosa (Bagian Satu )

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh Syamsul Noor Fajri

SEBAGAIMANA Descartes, Frederick Hegel, Imanuel Kant, Karl Marx, Albert Einstein, Francis Bacon, Thomas Hobbes, Adam Smith, dan lain-lain, selaku makhluk ciptaan aku pun bisa hidup menjadi kafir (kaf fa ro). Apa maksudnya?

Maksudnya, jika dan hanya jika atas berkat iradat (kehendak) dan hidayah Sang Khaliqul Mutlaq Allah Azza wa Jalla semata-mata, aku secara _past, present,_ dan _future_ menjadi termasuk ke dalam golongan orang-orang beriman, yang disebut secara logosentrisme sebagai muslim.

Baru sekadar semacam sebutan atau pengakuanku sepihak. Karena predikat itu mengandung — Insya Allah, atas berkat pertolongan dan hidayah Allah SWT semoga penyandang predikat itu memang berhak dan pantas menyandangnya. Perkara muslim ataukah non-muslim bukanlah perkara sekadar fisik, melainkan ia dapat dibilang lebih kepada perkara metafisika (mungkin dalam beberapa aspek hermeneutikanya mungkin sama dengan supranatural).

Meminjam (jika dibolehkan) pernyataan dari Filsuf Descartes, “Cogito ergo sum.” Aku berpikir (oleh asbab itu) Aku ada. Berarti maunya Descartes, jika “Aku tidak menggunakan pikiran dan pemikiran” dapat dinyatakan “Aku tidak ada”. Dianggap “Aku tidak punya eksistensi, tidak punya ekspektasi, dan boleh jadi dianggap tidak sebagai numeral signifikans”. Sejak kapan Descartes tidak punya ulu-ilir seperti itu? Apakah tidak pendapat Descartes diametral dengan pendapat Sartre?

Berpikir tentu saja berhubungan lurus sekaligus berhubungan terbalik dengan potensi aqli (akal). Singkat kata, tidak berpikir sama artinya tidak menggunakan potensi akal. Tetapi, tidak berpikir tidak berarti gila atau tidak waras. Aspek intensi kritisnya terletak pada koherensi berpikir itu dengan ekstensinya.

Perkara seputar ini telah diulas panjang lebar oleh Ibnu Arabi, Al-Farabi, Alhazen, Al-Ghazali, dan lain-lain. Diskursus (khasanah wacana) para muslim filsuf terkemuka itu nyaris seirama dengan mainset pemikiran gerbong filsuf kosmosentrisme dan teosentrisme dari Barat.

Ibnu Arabi memperkenalkan konsep triade aqli-qalb-nafs. Apa beda isinya dengan konsep triade seni-agama-filsafat yang disorongkan oleh Hegel?

Jika dicari perbedaannya tentu saja ada. Kenapa bukan persamaannya atau irisannya yang dicari. Begitulah manusia, selalu ingin tampil beda. Padahal Nabi Sulaiman a.s. bersabda, “Tidak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.” Artinya semuanya — apa pun itu — hanya merupakan pengulangan, pengulangan, dan pengulangan.

Tunggu dulu, Nabi Isa Al-Masih a.s. beberapa ratus tahun setelah Nabi Daud a.s. dan Nabi Sulaiman a.s. secara antitesis bersabda, “Waspadalah terhadap segala sesuatu pengulangan. Orang-orang jahat bertanya tentang tanda-tanyanya. Tidak diberikan tanda-tanda, kecuali tanda Yunus. Bangkit setelah empat hari berada di dalam gua. Dia datang tidak sebagai anak manusia. Dia muncul sebagai Cahaya dan mengaku sebagai Iosa Mesiah (dalam Bahasa Ibrani) dan Yesus Kristus (dalam Bahasa Romawi),”

Nabi Isa Al-Masih a.s. juga bersabda kepada ke-12 muridnya dari Bani Israil, “Camkan baik-baik peringatanku. Aku sudah mengatakannya kepada kalian. Jika ada orang mengatakan telah bertemu Yesus, melihat Yesus, jangan kalian percaya. Dia akan menyesatkan banyak orang, bahkan orang-orang pilihan juga.”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat :  Intelijen Indonesia Butuh Intelligence Cycle yang Mengakomodasi Kontra Intelijen

    Pengamat :  Intelijen Indonesia Butuh Intelligence Cycle yang Mengakomodasi Kontra Intelijen

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komunitas Intelijen Indonesia perlu mengkaji dan melahirkan suatu bentuk intelligence cycle baru yang bisa mengakomodasi fungsi kontra intelijen dalam kerja-kerja intelijen mengingat saat ini operasi intelijen tidak hanya dikerjakan oleh state actor atau negara tetapi juga dilakukan oleh non state actor seperti kelompok teroris dan dunia bisnis atau swasta. Pengamat Intelijen Universitas Indonesia Stanislaus Riyatanta […]

  • Yaqut Cholil: KUA Bisa Tempat Pernikahan lintas Agama

    Yaqut Cholil: KUA Bisa Tempat Pernikahan lintas Agama

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) akan mengalami transformasi menjadi pusat pelayanan lintas agama dengan menyediakan layanan pencatatan pernikahan bagi semua agama. Baca juga : Gaji BPD Desa 2024 Meningkat, Berikut Informasi Terkini “KUA akan kita jadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan bagi semua agama. KUA bisa […]

  • Komisi X DPR RI Apresiasi Pelaksanaan PPDB di Bali

    Komisi X DPR RI Apresiasi Pelaksanaan PPDB di Bali

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bali,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)  melalui Komisi X yang membawahi bidang Pendidikan menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Bali yang berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. “Dari hasil paparan Sekda Bali dan Kepala dinas pendidikan Provinsi Bali […]

  • Menteri Agus Andrianto Ingatkan CPNS Kemenimipas Selalu Beri Kontribusi Terbaik

    Menteri Agus Andrianto Ingatkan CPNS Kemenimipas Selalu Beri Kontribusi Terbaik

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengingatkan seluruh calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kementerian itu untuk selalu memberikan kontribusi terbaik demi menjaga dan mengembangkan institusi. “Jika institusi tempat kita bekerja ini besar, maka itu akan menjadi tempat berlindung kita bersama,” kata Agus saat membuka Orientasi CPNS Kemenimipas Tahun Anggaran 2024 di […]

  • Presiden Ingin Bansos Tepat Sasaran, Berbasis DTSEN yang Sudah Diuji Petik

    Presiden Ingin Bansos Tepat Sasaran, Berbasis DTSEN yang Sudah Diuji Petik

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Presiden Prabowo Subianto ingin bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Untuk itu, penyaluran bansos kini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri Rapat Terbatas bersama para menteri dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/5/2025). “Presiden […]

  • Mahasiswa Geruduk PTBA dan RMK Energi, Ini Tuntutnya

    Mahasiswa Geruduk PTBA dan RMK Energi, Ini Tuntutnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Ratusan massa tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatra Selatan (GAASS) berunjuk rasa di perairan Sungai Musi, Kamis (5/9/2024). Mereka berperahu ketek dari bawah Jembatan Ampera hingga mendekati Stockpile Batubara PT Bukit Asam (PT BA). Massa sksi dalam pengawalan ketat aparat kepolisian dan berlangsung damai dan kondusif. Ketua GAASS, Andi Leo, dalam orasi […]

expand_less