Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Agustinus Tetiro, anggota Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA)

DALAM suatu talkshow bersama presenter Najwa Shihab, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa akhir-akhir ini penulis favoritnya adalah novelis Brasil, Paulo Coelho. Prabowo mengajak anak-anak muda Indonesia untuk membaca karya Coelho berjudul: “Warrior of the Light. A Manual” (Manual Do Guerrero Da Luz/Kitab Suci Kesatria Cahaya). “Buku ini bagus, tidak tebal, membangkitkan semangat dan mempunyai nilai filosofi tinggi,” demikian Presiden Prabowo.

Buku yang direkomendasikan Prabowo di atas “Warrior of the Light. A Manual” bersama salah satu buku lainnya lagi berjudul “Maktub” disiapkan sang pengarang Paulo Coelho sebagai bacaan pendamping untuk salah satu novelnya berjudul “The Alchemist” (O Alquimista/Sang Alkemis), yang juga masuk dalam bacaan favorit Presiden AS Barrack Obama.

“Wa Ila Robbika Farghob”

The Alchemist bercerita tentang seorang anak laki-laki penggembala domba yang meninggalkan kampung halamannya dan mulai berziarah mengenal dunia dengan niatan besar menemukan harta karun. Orang tuanya mengirimkannya ke lembaga pendidikan calon imam Katolik, Seminari, namun dirinya memilih keluar dari Seminari dan menjadi gembala. Dalam ziarah panjang hidupnya, sang anak gembala kemudian bertemu dengan seorang raja, seorang guru, seorang Inggris, dan seorang alkemis. Tentu saja, yang tidak kalah menarik adalah rasa cintanya kepada anak gadis saudagar dan perempuan padang pasir bernama Fatima.

Rasa kagum dan kehendak untuk bisa belajar sesuatu dari pengalaman adalah hal yang melekat pada diri sang anak laki-laki. Dunia mula-mula sang anak lelaki adalah kampung halamannya di pedesaan Spanyol dengan tradisi Katolik yang kental. Dia belajar banyak dari kawanan domba gembalaannya yang dibawanya melintasi bukit dan lembah, masuk kampung, desa hingga ke kota. Dia mengaku, dari domba-dombanya dia belajar tentang bahasa universal.

Dalam suatu peziarahan sebagai gembala, dia kemudian bertemu dengan seorang yang mengaku sebagai Raja Salem. Raja Salem ini yang mendorongnya untuk mencari harta karun. Raja Salem memberinya dua batu: Urim dan Tumim.

Mulailah petualangannya menuju negeri Piramida-Piramida itu. Di tengah pasar di salah satu daerah di jazirah Arab, sang anak kecopetan atau lebih tepatnya ditipu oleh seorang pemuda di daerah sekitar pasar. Dalam kondisi tidak memiliki apa-apa lagi, sang anak melamar menjadi seorang penjaga toko gelas-gelas kristal. Pemilik toko ini seorang penganut Islam yang taat. Dia merindukan bisa ke tanah suci Mekkah, namun tidak pernah kesampaian. Kehadiran sang anak mengagetkan serentak mengubah sebagian kebiasaan sang pemilik toko. Mulai dari mempertanyakan beberapa hal hingga mengubah tampilan dagangannya. Sang pemilik toko digambarkan sebagai seseorang tidak mau ada perubahan lagi dalam hidupnya.

“Aku takut kalau impianku menjadi kenyataan, aku jadi tidak punya alasan lagi untuk hidup… Tidak semua orang merasa bahagia kalau mimpinya menjadi kenyataan,” demikian yakin si pedagang.

Suatu hari, sang anak meminta izin untuk melanjutkan perjalananya mencari harta karun dengan mengikuti gerombolan peziarah yang dipandu para pengendara unta. Dia bertemu dengan seorang Inggris yang sibuk membaca buku dan sangat jarang melihat pemandangan dalam perjalanan. Sesekali mereka masuk dalam obrolan dan silang pendapat yang sengit. Dari si orang Inggris yang kutu buku ini, sang anak tahu tentang keberadaan sang alkemis, dia yang mengetahui banyak pengetahuan dan rahasia dunia.

Perjalanan melintasi padang pasir kemudian mengharuskan mereka beristirahat di sebuah perkampungan oasis, untuk menghindari perang saudara yang tengah terjadi antarkaum di padang pasir. Mereka bergaul dengan orang-orang padang pasir setempat. Tertarik akan alkemis, sang anak mencari tahu ke orang-orang asli di situ. Di tepi sumurlah, sang anak bertemu kekasihnya Fatima, puteri padang pasir yang juga selalu menyatakan harapannya kepada padang pasir untuk memberinya hadiah. Baginya, pertemuan dengan sang anak lelaki adalah hadiah dari padang pasir.

Maktub! yang berarti: “seperti yang telah tertulis”. Demikianlah yang diyakini oleh Fatima dan masyarakat Arab, bahwa segala sesuatu telah ditentukan Allah untuk kita umat manusia. Orang Arab dan umat Islam percaya, Wa Ila Robbika Farghob (dan hanya kepada Tuhanlah engkau berharap)

Si anak lelaki dan Fatima saling jatuh cinta dengan amat mendalam. Dengan harapan dan cinta yang mendalam itu, sang anak lelaki melanjutkan perjalanannya ke Mesir ditemani oleh sang alkemis. Ada banyak pengalaman dan pelajaran bermakna selama perjalanan sampai kemudian mereka ditangkap oleh pasukan perang di padang gurun. Sang Alkemis mempertaruhkan si anak lelaki dengan menyatakan kepada kepala pasukan bahwa sang anak adalah orang sakti yang bisa mengubah dirinya menjadi angin dan memporak-porandakan tempat mereka.

Dengan berani dan rasa takut, sang anak lelaki memulai sesuatu yang membuatnya lebih mendengarkan hatinya: berbicara dengan (padang) pasir, angin dan matahari. Menjadi Kesatria Cahaya, memasuki Jiwa Dunia, berbicara dengan Tangan yang telah melukiskan semuanya: Tuhan. Akhirnya, dia dianggap lulus oleh sang alkemis dan pemimpin pasukan perang kaum padang pasir.

Dia melanjutkan perjalanannya sendirian dan tiba di piramida, lalu mulai menggali harta karunnya. Suatu hari beberapa penjahat datang hendak menjarahnya, namun seorang dari mereka menertawakannya: “aku juga pernah bermimpi sepertimu, hanya dalam mimpiku ada perintah: pergilah ke Spanyol dan jadilah gembala domba”. Sang anak lelaki mengikuti pesan itu dan kembali ke kampung halamannya. Hidupnya dan jalan yang ditempuhnya telah memberinya cukup pertanda-pertanda.

“Makhtub dan Tanda-Tanda Zaman”

Maktub memang berarti seperti yang telah tertulis, tetapi orang Arab juga bisa memaknai kata itu lebih luas. Apa yang telah ditulis Allah adalah yang paling baik untuk umat-Nya. Allah itu maha pengampun dan maha penyayang.

Kisah sang anak laki-laki penggembala domba dalam The Alchemist memperlihatkan kepada kita pengalaman-pengalaman keberhasilan dan kegagalan seorang anak manusia. Kita perlu menyimak kedua-duanya, baik itu keberhasilan pun kegagalan. Jangan hanya mengingat kegagalan, agar kita tidak lumpuh, putus asa dan hilang motivasi serta harapan. Jangan pula hanya melihat keberhasilan yang membuat kita lupa diri dan merasa paling bijaksana.

Kita masih berada di awal tahun dan mungkin sedang menyusun resolusi. Pada salah satu halaman “Warrior of the Light”, Coelho menulis: “Sebelum memulai pertempuran penting, Kesatria Cahaya bertanya pada dirinya sendiri, “Seberapa jauh aku telah mengasah dan mengembangkan kemampuan-kemampuanku?”

Harta karun itu tetap menunggu kita entah dalam suatu senyuman kecil bagi sesama ataupun pencapaian besar yang diberikan kepada pundak kita. Tugas kita adalah bijak dan cerdas membaca tanda-tanda zaman. Paulo Coelho menutup “Makhtub” dengan imperatif yang penuh inspirasi: “Tidak ada yang menjemukan di dunia ini, kecuali dalam cara kita memandang dunia. Jangan berhenti mengeksplorasi…!”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat, Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Bantu Korban Kebakaran di Barabai Darat

    Gerak Cepat, Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Bantu Korban Kebakaran di Barabai Darat

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Solidaritas dan sinergi yang kuat ditunjukkan oleh Koramil 1002-06/Barabai, Polres HST, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) HST bersama warga dalam membantu korban kebakaran di Jalan M. Ramli Kitun Raya, Kelurahan Barabai Darat, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pasca-kebakaran tragis yang melanda pemukiman padat penduduk pada Sabtu, 22 Februari 2025, ketiga instansi ini bersama warga […]

  • Puan Maharani Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR RI 2024-2029

    Puan Maharani Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR RI 2024-2029

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta.msinews.com-Puan Maharani kembali dipercaya menjabat Ketua DPR RI periode 2024-2029. Penetapan tersebut setelah pengambilan sumpah dan janji para Anggota DPR dan DPD RI Selasa 1 Oktober 2024. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, dan DPD (MD3), pimpinan DPR terdiri dari satu orang ketua dan empat orang wakil ketua. UU itu mengatur Ketua […]

  • Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    Menteri Sosial RI Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 1.323 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi fungsional guru di Sekolah Rakyat, Jumat 8 Agustus 2025. Pelantikan dilakukan secara hybrid, dengan perwakilan guru dari enam titik mengikuti secara langsung di Gedung Aneka […]

  • Menkumham Sebut, Soal RUU Pilkada, Pemerintah Hanya Mengikuti Kemauan Parlemen

    Menkumham Sebut, Soal RUU Pilkada, Pemerintah Hanya Mengikuti Kemauan Parlemen

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Terkait Draf RUU Pilkada, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan posisi pemerintah terkait draf Revisi UU tentang Pilkada hanya mengikuti kemauan parlemen. Hal itu disampaikan Supratman usai mengikuti rapat pengambilan keputusan tingkat I bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR di Jakarta, Rabu (21/8/2024). Dikatakan bahwa , RUU ini merupakan usul […]

  • Bawaslu Dukung Aturan Pj. Kepala Daerah Tak Boleh Maju Pilkada

    Bawaslu Dukung Aturan Pj. Kepala Daerah Tak Boleh Maju Pilkada

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mendorong pembuatan aturan Penjabat (Pj) kepala daerah tidak boleh ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Plt. Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Rahmat Jaya menjelaskan pada dasarnya, Pj itu bukan pejabat politik, melainkan pejabat administratif yang bertugas melaksanakan pelayanan pemerintahan di daerah. Baca Juga : Paripurna […]

  • Periode Oktober 2023, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Melonjak

    Periode Oktober 2023, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Melonjak

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Harga Referensi produk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPDP-KS) atau biasa dikenal sebagai pungutan ekspor (PE) periode 1–15 Oktober 2023 adalah USD 827,37/MT. Nilai ini meningkat sebesar USD 28,54 atau 3,57 persen dari Harga […]

expand_less