Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

Peziarah Pengharapan adalah Kesatria Cahaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Agustinus Tetiro, anggota Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA)

DALAM suatu talkshow bersama presenter Najwa Shihab, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa akhir-akhir ini penulis favoritnya adalah novelis Brasil, Paulo Coelho. Prabowo mengajak anak-anak muda Indonesia untuk membaca karya Coelho berjudul: “Warrior of the Light. A Manual” (Manual Do Guerrero Da Luz/Kitab Suci Kesatria Cahaya). “Buku ini bagus, tidak tebal, membangkitkan semangat dan mempunyai nilai filosofi tinggi,” demikian Presiden Prabowo.

Buku yang direkomendasikan Prabowo di atas “Warrior of the Light. A Manual” bersama salah satu buku lainnya lagi berjudul “Maktub” disiapkan sang pengarang Paulo Coelho sebagai bacaan pendamping untuk salah satu novelnya berjudul “The Alchemist” (O Alquimista/Sang Alkemis), yang juga masuk dalam bacaan favorit Presiden AS Barrack Obama.

“Wa Ila Robbika Farghob”

The Alchemist bercerita tentang seorang anak laki-laki penggembala domba yang meninggalkan kampung halamannya dan mulai berziarah mengenal dunia dengan niatan besar menemukan harta karun. Orang tuanya mengirimkannya ke lembaga pendidikan calon imam Katolik, Seminari, namun dirinya memilih keluar dari Seminari dan menjadi gembala. Dalam ziarah panjang hidupnya, sang anak gembala kemudian bertemu dengan seorang raja, seorang guru, seorang Inggris, dan seorang alkemis. Tentu saja, yang tidak kalah menarik adalah rasa cintanya kepada anak gadis saudagar dan perempuan padang pasir bernama Fatima.

Rasa kagum dan kehendak untuk bisa belajar sesuatu dari pengalaman adalah hal yang melekat pada diri sang anak laki-laki. Dunia mula-mula sang anak lelaki adalah kampung halamannya di pedesaan Spanyol dengan tradisi Katolik yang kental. Dia belajar banyak dari kawanan domba gembalaannya yang dibawanya melintasi bukit dan lembah, masuk kampung, desa hingga ke kota. Dia mengaku, dari domba-dombanya dia belajar tentang bahasa universal.

Dalam suatu peziarahan sebagai gembala, dia kemudian bertemu dengan seorang yang mengaku sebagai Raja Salem. Raja Salem ini yang mendorongnya untuk mencari harta karun. Raja Salem memberinya dua batu: Urim dan Tumim.

Mulailah petualangannya menuju negeri Piramida-Piramida itu. Di tengah pasar di salah satu daerah di jazirah Arab, sang anak kecopetan atau lebih tepatnya ditipu oleh seorang pemuda di daerah sekitar pasar. Dalam kondisi tidak memiliki apa-apa lagi, sang anak melamar menjadi seorang penjaga toko gelas-gelas kristal. Pemilik toko ini seorang penganut Islam yang taat. Dia merindukan bisa ke tanah suci Mekkah, namun tidak pernah kesampaian. Kehadiran sang anak mengagetkan serentak mengubah sebagian kebiasaan sang pemilik toko. Mulai dari mempertanyakan beberapa hal hingga mengubah tampilan dagangannya. Sang pemilik toko digambarkan sebagai seseorang tidak mau ada perubahan lagi dalam hidupnya.

“Aku takut kalau impianku menjadi kenyataan, aku jadi tidak punya alasan lagi untuk hidup… Tidak semua orang merasa bahagia kalau mimpinya menjadi kenyataan,” demikian yakin si pedagang.

Suatu hari, sang anak meminta izin untuk melanjutkan perjalananya mencari harta karun dengan mengikuti gerombolan peziarah yang dipandu para pengendara unta. Dia bertemu dengan seorang Inggris yang sibuk membaca buku dan sangat jarang melihat pemandangan dalam perjalanan. Sesekali mereka masuk dalam obrolan dan silang pendapat yang sengit. Dari si orang Inggris yang kutu buku ini, sang anak tahu tentang keberadaan sang alkemis, dia yang mengetahui banyak pengetahuan dan rahasia dunia.

Perjalanan melintasi padang pasir kemudian mengharuskan mereka beristirahat di sebuah perkampungan oasis, untuk menghindari perang saudara yang tengah terjadi antarkaum di padang pasir. Mereka bergaul dengan orang-orang padang pasir setempat. Tertarik akan alkemis, sang anak mencari tahu ke orang-orang asli di situ. Di tepi sumurlah, sang anak bertemu kekasihnya Fatima, puteri padang pasir yang juga selalu menyatakan harapannya kepada padang pasir untuk memberinya hadiah. Baginya, pertemuan dengan sang anak lelaki adalah hadiah dari padang pasir.

Maktub! yang berarti: “seperti yang telah tertulis”. Demikianlah yang diyakini oleh Fatima dan masyarakat Arab, bahwa segala sesuatu telah ditentukan Allah untuk kita umat manusia. Orang Arab dan umat Islam percaya, Wa Ila Robbika Farghob (dan hanya kepada Tuhanlah engkau berharap)

Si anak lelaki dan Fatima saling jatuh cinta dengan amat mendalam. Dengan harapan dan cinta yang mendalam itu, sang anak lelaki melanjutkan perjalanannya ke Mesir ditemani oleh sang alkemis. Ada banyak pengalaman dan pelajaran bermakna selama perjalanan sampai kemudian mereka ditangkap oleh pasukan perang di padang gurun. Sang Alkemis mempertaruhkan si anak lelaki dengan menyatakan kepada kepala pasukan bahwa sang anak adalah orang sakti yang bisa mengubah dirinya menjadi angin dan memporak-porandakan tempat mereka.

Dengan berani dan rasa takut, sang anak lelaki memulai sesuatu yang membuatnya lebih mendengarkan hatinya: berbicara dengan (padang) pasir, angin dan matahari. Menjadi Kesatria Cahaya, memasuki Jiwa Dunia, berbicara dengan Tangan yang telah melukiskan semuanya: Tuhan. Akhirnya, dia dianggap lulus oleh sang alkemis dan pemimpin pasukan perang kaum padang pasir.

Dia melanjutkan perjalanannya sendirian dan tiba di piramida, lalu mulai menggali harta karunnya. Suatu hari beberapa penjahat datang hendak menjarahnya, namun seorang dari mereka menertawakannya: “aku juga pernah bermimpi sepertimu, hanya dalam mimpiku ada perintah: pergilah ke Spanyol dan jadilah gembala domba”. Sang anak lelaki mengikuti pesan itu dan kembali ke kampung halamannya. Hidupnya dan jalan yang ditempuhnya telah memberinya cukup pertanda-pertanda.

“Makhtub dan Tanda-Tanda Zaman”

Maktub memang berarti seperti yang telah tertulis, tetapi orang Arab juga bisa memaknai kata itu lebih luas. Apa yang telah ditulis Allah adalah yang paling baik untuk umat-Nya. Allah itu maha pengampun dan maha penyayang.

Kisah sang anak laki-laki penggembala domba dalam The Alchemist memperlihatkan kepada kita pengalaman-pengalaman keberhasilan dan kegagalan seorang anak manusia. Kita perlu menyimak kedua-duanya, baik itu keberhasilan pun kegagalan. Jangan hanya mengingat kegagalan, agar kita tidak lumpuh, putus asa dan hilang motivasi serta harapan. Jangan pula hanya melihat keberhasilan yang membuat kita lupa diri dan merasa paling bijaksana.

Kita masih berada di awal tahun dan mungkin sedang menyusun resolusi. Pada salah satu halaman “Warrior of the Light”, Coelho menulis: “Sebelum memulai pertempuran penting, Kesatria Cahaya bertanya pada dirinya sendiri, “Seberapa jauh aku telah mengasah dan mengembangkan kemampuan-kemampuanku?”

Harta karun itu tetap menunggu kita entah dalam suatu senyuman kecil bagi sesama ataupun pencapaian besar yang diberikan kepada pundak kita. Tugas kita adalah bijak dan cerdas membaca tanda-tanda zaman. Paulo Coelho menutup “Makhtub” dengan imperatif yang penuh inspirasi: “Tidak ada yang menjemukan di dunia ini, kecuali dalam cara kita memandang dunia. Jangan berhenti mengeksplorasi…!”

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

    PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 341
    • 0Komentar

    BANDUNG,MSINEWS.COM-PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan pemerintah melalui pembelian listrik yang dihasilkan dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek PSEL yang kini memasuki tahap konstruksi tersebut ditargetkan beroperasi pada 2029 dan mampu mengolah hingga 2.131 ton sampah per hari serta menghasilkan […]

  • Babi Hutan Menyerang Warga, Prajurit 501 Sigap Lakukan Evakuasi

    Babi Hutan Menyerang Warga, Prajurit 501 Sigap Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Prajurit Lintas Udara Yonif 501 Kostrad kembali menunjukkan dedikasi dan kepedulian tanpa batas terhadap masyarakat. Dengan sigap, mereka mengevakuasi seorang warga yang mengalami luka akibat serangan babi hutan saat berkebun di Kabupaten Maybrat. Senin (24/2/2025). Mendapat laporan dari warga, prajurit Yonif 501/BY yang bertugas di wilayah tersebut segera bergerak cepat. Tim yang dipimpin oleh […]

  • Menaker Dorong Next Practices untuk Hadapi Transformasi Dunia Kerja

    Menaker Dorong Next Practices untuk Hadapi Transformasi Dunia Kerja

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 133
    • 0Komentar

    msinews.com – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan pendekatan baru untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Ia menilai, sekadar mengadopsi best practices dari negara lain tidak lagi cukup. Indonesia harus melahirkan next practices yang memadukan praktik terbaik global dengan kearifan lokal bangsa. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara kunci pada Indonesia […]

  • Pemerintah Siapkan Insentif

    Pemerintah Siapkan Insentif Fiskal Usul Kenaikan Pajak 40-75%, Ini Rinciannya:

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah telah menyiapkan insentif fiskal berupa diskon Pajak Penghasilan (PPh) Badan bagi pelaku usaha di sektor hiburan. Hal ini merupakan respons terhadap rencana kenaikan pajak hiburan sebesar 40-75 persen. Ketentuan mengenai pajak hiburan tercantum dalam bagian Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dalam Undang-Undang […]

  • Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) untuk mendengarkan aspirasi dan masukan terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (2/9/2026). Dalam audiensi tersebut, KBPBI menyampaikan sejumlah masukan dan rekomendasi terkait penguatan regulasi ketenagakerjaan yang diharapkan dapat memberikan pelindungan bagi pekerja serta mendukung kepentingan dunia usaha. Menaker Yassierli […]

  • Jelang Pelaksanaan Haji 2025, Kemenag-BPH Diminta Perkuat Kesiapan Embarkasi

    Jelang Pelaksanaan Haji 2025, Kemenag-BPH Diminta Perkuat Kesiapan Embarkasi

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, An’im Falachudin, mendesak Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pelaksana Haji (BPH) untuk memastikan kesiapan menyeluruh menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2025. Fokus utama adalah kesiapan 14 embarkasi yang akan melayani keberangkatan jemaah dari Indonesia menuju Arab Saudi. “Kesiapan embarkasi menjadi krusial sebagai titik awal […]

expand_less