Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Diskursus Imajiner bersama Askolani Jasi, S.H., M.H.: Antara Pengetahuan dan Perbuatan

Diskursus Imajiner bersama Askolani Jasi, S.H., M.H.: Antara Pengetahuan dan Perbuatan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangkalan Balai, msinews.com -Kota Pangkalan Balai merupakan ibukota dari Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan. Sebutan kota sudah lebih dari layak disandang oleh Pangkalan Balai.

Setidak-tidaknya ada dua argumentasi pokok kenapa Pangkalan Balai pantas menyandang sebutan kota. (1) Secara demografis letak Pangkalan Balai relatif sangat dekat dengan Kota Palembang. Waktu tempuh perjalanan darat dari Palembang ke Pangkalan Balai hanya sekitar 1,5 jam. (2) Secara fisik dan Infrastruktur, lanskap Pangkalan Balai tak jauh berbeda dengan Palembang. Ibarat kata orang Palembang, “Ke Pangkalan Balai idak lagi meraso mudik, idak cak ke dusun. Apo yang pacak didapet di Palembang, jugo pacak didapet di Pangkalan Balai.”

Beberapa hari lalu jurnalis media siber msinews.com Syamsul Noor (SN) mendapat kesempatan bertemu kangen, atau semacam reuni dengan Calon Bupati Banyuasin Askolani, S.H., M.H. (ASK).

SN:Selamat siang menjelang sore. Salam sehat dan sejahtera. Saya sedikit bernostalgia ke masa silam. Ya, pada beberapa puluh tahun lalu. Nama Askolani bukan nama asing buat saya dan juga buat para aktifis di Palembang pada era 1985 ke atas. Apa Anda masih mengingat momentum pergerakan pro demokrasi saat Anda masih sebagai mahasiswa?

ASK:Ya, tentu saja. Saya ingat. Ketika itu sebagai mahasiswa saya terpanggil, ikut pergerakan pro demokrasi. Saya masih sangat muda. Masih hijau pada dunia politik. Beruntung saya berada pada ruang dan waktu yang tepat. Kakak – saya panggil begitu karena ya, kakak senior di belakang layar. Secara tidak langsung kakak membimbing dan mengarahkan jiwa muda kami ke arah bijaksana, tidak anarkis, dan semua itu masih saya ingat secara sangat jelas. Ada Kak Julian Junaidi alias J.J. Polong dan juga Yuk Ade. Saya ingin mengatakan, Askolani hari ini, besok, lusa, dan kapan pun Insya Allah tetap konsisten, masih seperti dulu seperti yang Kakak kenal.

SN: Konsisten? Maksudnya, Anda konsisten kembali maju sebagai Cabup dalam Pilkada 27 November 2024 ? Apa benar begitu?

ASK: (TERTAWA RENYAH) Ya, benar saya kembali untuk kali kedua mencalonkan diri dalam Pilkada 2024 mendatang. Sebelumnya saya menjabat Bupati Banyuasin periode 2018 – 2023.

SN:Bukan menurut saya tapi berdasarkan hasil survei yang belum lama ini dilansir oleh media pers. Hasil survei itu menyatakan 75% hingga 85% masyarakat Banyuasin puas pada kinerja kepemimpinan Anda. Bahkan survei terbaru untuk beberapa indikator, angka persentasenya sangat fantastis, 91% lebih mayoritas masyarakat menilai Anda berhasil memimpin Banyuasin. Apa komentar Anda?

ASK: Begini. Itu kan hasil survei. Tentu ada indikator-indikator ilmiah yang diterapkan oleh Tim Survei. Jadi, argumentasi saya, hasil survei itu tidak salah tetapi tidak sepenuhnya benar. Tentu saya sangat berterima kasih pada respons positif masyarakat. Saya bersyukur. Komentar saya, hasil survei itu tidak sepenuhnya benar karena saya tidak sendirian atau berdua saja dengan Wakil Bupati. Melainkan, berkali-kali saya katakan dalam berbagai kesempatan, pemerintah kabupaten dan pemerintah secara umum adalah team work sekaligus network. Jadi jika dinilai berhasil maka keberhasilan itu lebih tertuju pada team work, kepada peran serta aktif segenap masyarakat Banyuasin.

SN: Luar biasa. Dari dulu Anda memang piawai berdiplomasi. Berarti maksud Anda, secara pribadi Anda tidak puas ataukah tidak berhasil? Tanggapan Anda?

ASK: Itu dia. Secara pribadi saya tidak puas atau lebih tepatnya belum puas.

SN:Alasan Anda belum puas?

ASK: Data BPS membuktikan, angka kemiskinan di Kabupaten Banyuasin masih cukup tinggi, yaitu per 2023 mencapai 9,58%. Belum lagi pelayanan dan fasilitas kesehatan masih terbatas dan belum sepenuhnya mampu menjangkau wilayah pelosok dan terpencil. Pembangunan infrastruktur juga belum merata. Masih banyak masalah yang ke depannya perlu segera kita benahi. Itulah beberapa poin alasan saya, Askolani dan Netta (disingkat ASTA) sepakat maju dalam Pilkada Banyuasin mendatang.

SN:Alasan Anda sangat koherensif. Sangat logis. Pertanyaan berikut ini berhubungan atau bertalian dengan alasan yang Anda sebutkan tadi. Apakah motivasi Anda kembali maju sebagai Cabup periode mendatang didasari oleh dorongan dari berbagai elemen masyarakat, ataukah Anda memang berambisi untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah Anda rintis dan Anda menganggap belum semua terealisasi?

ASK: Secara gamblang Saya katakan ya. Di satu sisi memang ada dorongan dari berbagai elemen masyarakat. Di sisi lain memang saya belum puas, belum maksimal, dan tentu saja saya berambisi untuk mewujudkan kebangkitan Banyuasin. Jika masyarakat mempercayakan, saya telah menyiapkan dan akan memperkenalkan inovasi baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pastinya, ASTA berfokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami akan memastikan setiap program kami jalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Kami siap mendengarkan, menampung, dan melibatkan masyarakat sebelum menetapkan suatu kebijakan.

SN:Baik. Diskursus mendekati epilog. Terima kasih. Semoga rencana dan niat baik ASTA, Askolani Jasi dan Netta Indian diberkati Allah. Banyuasin Bangkit, Gemilang, Tertib, Maju, dan Sejahtera. Epilog dari Anda, silakan.

ASK:Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami ucapkan kepada masyarakat di segenap pelosok. Mari bersama kita melangkah, menyongsong hari depan Banyuasin yang lebih baik. Ketahuilah, Pengetahuan membutuhkan satu Batu Ujian sebelum membuahkan Perbuatan.Batu ujian itu kami namakan Batu Ujian Cinta. Hanya dengan Baru Ujian Cinta maka di Antara Pengetahuan dan Perbuatan seketika kehilangan jarak. Begitu pula di Antara Kita dan Banyuasin ada Batu Ujian Cinta. Terima kasih. Tetap kompak. Dalam Kesatuan Pemikiran. Dalam Kesatuan Hati.* (SN/Biro SumselBabel).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giat Kemensos di Luhu Utara, Jaga Pelayanan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial

    Giat Kemensos di Luhu Utara, Jaga Pelayanan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Plh. Sekretaris Jenderal Kemensos sekaligus Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial Robben Rico menyampaikan piilar-pilar sosial merupakan satu pelayanan kepada masyarakat. Adapun pelayanan yang di luncurkan yakni penyaluran dan pendampingan Bansos. Rubben mengatakan dengan adanya survey, masyarakat bisa puas dengan kinerja pemerintah di bidang kesejahteraan sosial. “Nomor satu aspek kesejahteraan sosial. Artinya masyarakat puas atas […]

  • Peter Lewuk : Herman Yoseph Fernandez Sudah Korbankan Nyawanya Untuk Bangsa dan Negara, Layak Jadi Pahlawan Nasional

    Peter Lewuk : Herman Yoseph Fernandez Sudah Korbankan Nyawanya Untuk Bangsa dan Negara, Layak Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Wartawan Senior Sinar Harapan, Pit Siang (Peter Lewuk) mengapresiasi upaya tim pengajuan calon pahlawan Nasional untuk Anggota Tentara Pelajar, Herman Yoseph Fernandez yang dikoordinir oleh Grace Siahaan Njo itu. Wartawan senior Harian Sinar Harapan yang sempat dibredel oleh pemerintah Soeharto pada tahun 1986, lalu diganti dengan nama Suara Pembaruan, itu menegaskan, bahwa pemerintah sudah […]

  • DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    DPR Pastikan Pengawasan Ketat Keselamatan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakarta— Di tengah pelaksanaan ibadah haji 2026 yang mulai memasuki fase krusial di Arab Saudi, perhatian terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan jemaah Indonesia terus menjadi sorotan. Untuk itu, DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh penyelenggaraan ibadah haji agar para jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal selama berada di Tanah Suci. Anggota Komisi VIII DPR […]

  • Wakili Kapolri, Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Pleno KKIP 2023 di Kemenhan

    Wakili Kapolri, Komjen Agus Andrianto Hadiri Rapat Pleno KKIP 2023 di Kemenhan

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selaku Ketua Harian Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) memimpin Rapat Pleno KKIP Tahun 2023 di ruang Bhineka Tunggal Ika Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (3/8/2023). Rapat Pleno 2023 ini bertujuan sebagai persiapan untuk Laporan kepada Presiden RI selaku Ketua KKIP pada Sidang KKIP yang akan diselenggarakan pada akhir Tahun 2023. “Saya berterima […]

  • Pernyataan Alvin Lim Jadi Kontroversi, Yasona Bantah, IMO Bilang Begini:

    Pernyataan Alvin Lim Jadi Kontroversi, Yasona Bantah, IMO Bilang Begini:

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pernyataan pengacara Alvin Lim menghadirkan kontroversi baru terkait Narapidana (Napi) Ferdy Sambo dalam sebuah acara Podcast bersama Richard Lee. Lim menyatakan Ferdy Sambo tidak pernah ada di Lapas Salemba, Jakarta, menimbulkan kehebohan dan keraguan di kalangan masyarakat. Baca juga : Kalapas Salemba Tepis Tudingan Alvin Lim Soal Sambo Ditahan Diruang AC Menanggapi […]

  • KPK Didesak Tangkap Mantan Sekwan Tolikara Terkait Kasus Penyalahgunaan Rp 16 Miliar Lebih APBD 2017

    KPK Didesak Tangkap Mantan Sekwan Tolikara Terkait Kasus Penyalahgunaan Rp 16 Miliar Lebih APBD 2017

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia didesak segera menangkap mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait kasus penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 16 miliar lebih. “Kasus penyalahgunaan anggaran APBD Tolikara tahun 2017 senilai belasan miliar rupiah lebih itu sudah kami adukan ke Gedung Merah Putih (KPK) pekan […]

expand_less