Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Panggung Sakral Pidato Berani Presiden Prabowo

Panggung Sakral Pidato Berani Presiden Prabowo

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
  • visibility 232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Tamsil Linrung

BANGSA kita tiba pada hari bersejarah nan monumental, kita memulai lembaran baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hari pengambilan sumpah jabatan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Peristiwa tersebut bukan sekadar ritual konstitusional. Sumpah yang dilantunkan bukan semata merapal janji. Namun merefleksikan tekad di kedalaman nurani.

Sumpah Presiden adalah simbol komitmen moral abadi berbakti untuk negeri. Sumpah di bawah kitab suci, menandai babak baru perjalanan Indonesia lima tahun ke depan. Dengan kepemimpinan yang dinahkodai Presiden Prabowo Subianto, bangsa besar ini berlayar menuju cita-cita nasional.

Sebagai Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), saya mengucapkan: Selamat dan Sukses atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Selamat mengemban mandat rakyat, melaksanakan amanat konstitusi untuk ibu pertiwi.

Kami mengapresiasi pidato perdana Presiden Prabowo yang berani memotret Indonesia hari ini secara utuh. Dalam kapasitas sebagai pemimpin republik, Presiden merefleksikan kesadaran Keindonesiaan yang berpijak pada realitas di tengah cita-cita, ambisi dan obsesi untuk mengangkat derajat bangsa besar ini. Dengan gamblang, Presiden Prabowo mengungkapkan tantangan besar bangsa dari dalam. Terutama menggarisbawahi masalah korupsi, kebocoran anggaran, serta kolusi antara pejabat dan pengusaha yang tidak patriotik.

Seruan introspeksi diri dan tidak menutup mata terhadap fakta-fakta pahit tersebut, merupakan sikap fair dari sosok yang memegang otoritas tertinggi dalam pemerintahan. Bahkan lantang diungkapkan di hadapan ratusan juta rakyat Indonesia, di hadapan 19 kepala negara dan 15 utusan khusus negara-negara sahabat serta para duta besar. Ini adalah sikap kesatria seorang pemimpin yang dibutuhkan bangsa Indonesia. Sikap yang transparan dan akuntabel. Modal untuk membangun pemerintahan yang kredibel.

Ilmuwan politik dan peraih Pulitzer, James MacGregor Burns menyebut sikap-sikap tersebut sebagai kepemimpinan transformatif (Transformatif Leadership). Tidak hanya mencari kepatuhan, tetapi kepemimpinan transformatif juga menumbuhkan komitmen berdasarkan spirit, visi, dan aspirasi kolektif. Transformatif leadership ini merupakan style kepemimpinan politik Franklin D. Roosevelt dan Gandhi. Mereka tidak memimpin dengan transaksi kekuasaan, tetapi membangkitkan idealisme dan semangat nasionalisme untuk menciptakan perubahan besar.

Jauh sebelum menjadi Presiden, sosok Prabowo Subianto yang saya kenal secara pribadi sejak 20an tahun yang lalu, terutama saat bersama-sama di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), saat beliau menjadi Ketua Umum dan saya salah satu Ketua Dewan Pimpinan Nasional, adalah patriotik yang idealis dan nasionalis. Dalam amatan publik pun, kita bisa dengan mudah menemukan pikiran-pikiran Presiden yang sarat dengan nasionalisme.

Karena itu, podium perdana kepresidenan yang sakral dan bersejarah, dijadikan sebagai momen untuk mengungkapkan empati atas kondisi aktual rakyat. Masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan hasil kemerdekaan. Seperti nasib anak-anak yang kekurangan akses ke pendidikan, anak-anak sekolah yang tidak sarapan, dan warga lanjut usia yang masih bekerja keras di usia tua. Apa yang dilontarkan Presiden adalah bentuk panggilan spiritual seorang pemimpin yang bagi kami, wajib diberikan dukungan.

Pidato Presiden yang menggambarkan tantangan kontemporer bangsa Indonesia. Problem sosial ekonomi yang menunjukkan sebuah anomali jika disandingkan dengan angka-angka statistik ekonomi, atau keanggotaan Indonesia di group elit ekonomi dunia G20. Presiden mengajak kita melihat secara aktual terbentang kenyataan bahwa masih banyak rakyat yang miskin dan tidak menikmati kekayaan alam bangsa kita sendiri. Banyak rakyat yang masih kurang gizi dan tidak memiliki pekerjaan, banyak sekolah dan fasilitas umum yang tidak layak.

Kami menyambut keinginan Presiden menyelesaikan masalah rakyat secara kuratif, dari akar masalahnya yang bersifat jangka panjang. Tanpa melupakan kebutuhan jangka pendek rakyat yang harus segera ditolong. Elaborasi pendekatan kuratif dan karitatif ini kita harapkan menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia, serta menolong kebutuhan mendesak rakyat.

Presiden, sebagai kepala negara mengajak kita melihat Indonesia secara utuh. Melihat sisi-sisi yang kurang. Yang tidak menggembirakan. Agar kesadaran kita tergugah. Tidak semata mengandalkan statistik yang kadang parsial.

Menariknya, Presiden menghamparkan dan menggambarkan peta jalan, bagaimana problematika itu dapat diselesaikan, diatasi secara bersama-sama, bergotong royong, berkolaborasi. Presiden ingin membangun tim yang bekerja dalam irama orkestrasi yang sama. Berangkat dari pemahaman yang sama. Bukan hanya tim pemerintah di kabinet, tapi di semua level dan seluruh elemen bangsa.

Ini artinya Presiden ingin membangun pemerintahan yang solid, kompak dan satu komando. Dari level pusat, kementerian, hingga pemerintah daerah dan perangkat desa. Pemerintahan yang bekerja untuk rakyat. Bukan untuk kroni dan golongan.

Seperti sering diungkapkan Presiden, agar semua bersatu, bekerja untuk rakyat. Hal itu pula yang beliau sampaikan dalam dua pertemuan kami dengan Presiden di waktu yang berbeda sebulan terakhir ini. Pertama, silaturahim sebagai calon pimpinan DPD, dan kedua pertemuan setelah terpilih sebagai pimpinan DPD.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden ini adalah momentum yang baik untuk melangkah bersama mewujudkan Indonesia Emas, negeri yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur.
Kami juga menitipkan Indonesia terus menyuarakan dan mendukung kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari perjuangan diplomasi luar negeri kita, sebagaimana Presiden pertegas dalam pidatonya yang akan terus berjuang memberikan bantuan kemanusian dan dukungan terwujudnya Palestina Merdeka.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang dihadiri 19 Kepala Negara dan 15 utusan khusus negara-negara sahabat serta para duta besar, adalah kehormatan luar biasa dan menempatkan Indonesia sebagai negara yang besar dan disegani di dunia. Ini adalah modal besar untuk mewujudkan kepentingan nasional dan wibawa diplomasi internasional kita. Seperti komitmen Presiden Prabowo dengan prinsip “good neighbour policy” dan “1000 kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak”

Presiden memberi harapan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Bahwa Indonesia akan senantiasa menjadi negara yang berdiri di atas kepentingan bangsa ketimbang kepentingan kelompok dan golongan.
Pemerintahan yang dinahkodai Presiden Prabowo adalah mitra strategis DPD untuk mewujudkan tujuan bernegara. DPD berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan tujuan nasional bangsa Indonesia.**

*)Tamsil Linrung adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rina Saadah: Indonesia Punya Semua Syarat untuk Swasembada Pangan

    Rina Saadah: Indonesia Punya Semua Syarat untuk Swasembada Pangan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Rin Saadah ini mengatakan potensi pertanian di Indonesia sangat besar. Hanya saja, potensi tersebut belum tergarap optimal sehingga Indonesia masih menjadikan impor sebagai solusi pemenuhan pangan. “Ini ironis. Negara agraris tapi kenapa masih impor terus? Indonesia mempunyai semua syarat untuk mencapai target swasembada […]

  • Pemimpin Muda Akan Muncul di Maluku Barat Daya, Ini Ulasannya.

    Pemimpin Muda Akan Muncul di Maluku Barat Daya, Ini Ulasannya.

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sosok tokoh inspiratif, Haris Samsudin menggugah harapan untuk pemimpin yang akan muncul sosok pemuda masa depan bersama masyarakat Maluku Barat Daya. Pernyataannya hangat Harus menyoroti peran penting kaum muda yang memiliki visi dan produktivitas tinggi dalam memimpin wilayah Maluku Barat Daya menuju masa depan yang lebih cerah. Baca Juga : Kasus Wafat […]

  • Momen Prabowo Bertemu Istri Gusdur, Sungkem Hingga Anter ke Mobil

    Momen Prabowo Bertemu Istri Gusdur, Sungkem Hingga Anter ke Mobil

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Calon presiden 2024 Prabowo Subianto sungkem dengan melakukan cium tangan istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Sinta Nuriyah, usai menghadiri sidang tahunan MPR RI Tahun 2023 di Gedung DPR, Rabu 16/8)./2023. Memen pertemuan ketika Sinta Wahid dan putrinya Yenny Wahid tengah menunggu mobil. Prabowo bersama rombongan Gerindra yang tak jauh di belakang menghampiri […]

  • Pejabat Eselon I dan II Kementerian BUMN Beralih ke Kendaraan Listrik

    Pejabat Eselon I dan II Kementerian BUMN Beralih ke Kendaraan Listrik

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Sejak hari ini, Rabu (3 Januari 2024), pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi menggunakan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) sebagai langkah strategis transisi energi. Peresmian penggunaan EV ini dilakukan di lobi Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dan dihadiri oleh Menteri […]

  • Reshuffle Tak Cukup Ganti Menkeu, Raja Juli Antoni Ikut Didorong Masuk Radar Prabowo

    Reshuffle Tak Cukup Ganti Menkeu, Raja Juli Antoni Ikut Didorong Masuk Radar Prabowo

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak boleh berhenti pada pergantian Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Direktur Eksekutif Indonesia Political Analysis Center (IPAC) Dahlan Watihellu mendorong Prabowo mengevaluasi menteri yang dinilai bermasalah dalam kinerja, etika, hukum, maupun komunikasi publik, termasuk Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. “Reshuffle jangan hanya tambal sulam. Presiden harus melihat […]

  • Ketua DPD RI ; Harga TBS Sawit Segera Kembali Normal

    Ketua DPD RI ; Harga TBS Sawit Segera Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 230
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah akan kembali normal secara bertahap dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas keluhan petani terkait penurunan harga TBS yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu disampaik oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan B. Najamudin. “Kemarin kami kembali bertemu dengan Wakil Menteri […]

expand_less