Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Info Agama » Cucun Hadiri Rajaban Akbar bersama Abuya Muhyiddin di Ponpes As-Syifa Sumedang

Cucun Hadiri Rajaban Akbar bersama Abuya Muhyiddin di Ponpes As-Syifa Sumedang

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumedang,msinews.com-Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) sekaligus Waketum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal bersyukur dapat menghadiri Rajaban Akbar sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Asy Syifa Walmahmuddiyyah, Sumedang, Jawa Barat.

Pesantren yang diasuh oleh Abuya KH Muhammad Muhyiddin bin Abdul Qodir Al Manafi itu disebut Cucun punya adalah salah satu pesantren pioner menjalankan tugas dan fungsi negara, terutama dalam konteks pendidikan.

Dalam sambutannya Cucun mengurai tugas khusus yang diembankan oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar kepadanya. Menurut Cucun, Gus Muhaimin gelisah lantaran negara belum sepenuhnya hadir untuk pesantren, meski perannya dalam mencerdaskan bangsa sangat besar.

Cucun Hadiri Rajaban Akbar bersama Abuya Muhyiddin di Ponpes As-Syifa Sumedang

“Ada pesan dan tugas khusus Ketua Umum saya, Gus Muhaimin Iskandar kepada saya. Bahwa sejak dulu negara belum hadir di tengah entitas pesantren. Ketika mendapat pesan itu, tahun 2016 saya langsung berbicara dengan semua mitra saya, terutama yang berkaitan dengan pesantren, (terungkap) hanya satu kelemahannya, kita ini nggak punya regulasi,” ujar Cucun.

Cucun berkata, tugas dan fungsi negara mencerdaskan anak bangsa sudah dilakukan pesantren dengan khidmat yang luar biasa bahkan sebelum kemerdekaan diproklamirkan, termasuk oleh pesantren Asy-Syifa, Sumedang. Namun, rupanya keberpihakan negara terhadap pesantren masih belum optimal.

“Tapi alhamdulillah, kami terus berjuang keras mewujudkan regulasi khusus pesantren. Hingga akhirnya secara resmi disahkan UU Pesantren, serta negara juga mengesahkan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober,” ujar Cucun.

“Atas nama negara tentu saya mengucapkan terimakasih kepada Abuya dan seluruh Kiai telah menjalankan tugas dan fungsi negara dengan luar biasa, jazakumullah khair. Bayangkan, kalau (hanya) negara (saja tanpa bantuan pesantren) menjalankan tugas dan fungsi itu berapa biaya yang harus dikeluarkan,” sambungnya.

Oleh karena itu, Cucun menegaskan dengan kehadiran serta peran besar Abuya Muhyiddin, para Kiai, juga para Habaib negara sangat terbantu. Tidak hanya dalam konteks pendidikan, namun juga ekonomi.

“Saya menjadi saksi hidup bagaimana Abuya membangun pondok ini dari nol. Saya tahu bagaimana Abuya mendirikan berbagai pondok, dakwah keliling ke mana-mana. Makanya bukan sedikit, tapi jasa Abuya, para Kiai, para ulama sangat besar,” pungkasnya.

Nampak hadir dalam Rajaban Akbar tersebut Abuya Muhyiddin, Habib Ahmad Alaydrus, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, KH. Yasyfi Afazani, Ustaz Mulhayadi, Habib Naufal Alkaf, tokoh masyarakat, serta ribuan santri dan alumni Pesantren Asy-Syifaa.**Eky.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    Penipuan Sebagai Staf Ketua KPK, Berikut Tanggapan Ali Firli

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi salah satu kepala daerah di Lampung menjadi korban penipuan bermodus klaim staf Ketua KPK Firli Bahuri. Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku menghubungi kepala daerah dan meminta sumbangan atau bantuan kegiatan. “Salah satunya yang sudah terjadi di wilayah Lampung,” ujar Ali […]

  • Tontowi ahmadliliyana natsir

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

  • Klarifikasi BNPP

    Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta, Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste terkait kasus yang berkaitan dengan patok perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste. Pasalnya wilayah perbatasan kedua negara telah menarik perhatian publik akhir-akhir ini. Informasi terbaru dari Kompas.com mengungkap dugaan penggeseran patok perbatasan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Timor Leste yang telah menimbulkan kehebohan. Menurut laporan yang […]

  • Mahasiswa FH UI Gugat Syarat Calon Kepala Daerah Pilkada 2024

    Mahasiswa FH UI Gugat Syarat Calon Kepala Daerah Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Dua mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Ahmad Alfarizy dan Nur Fauzi Ramadhan, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Gugatan tersebut, dengan Nomor 178/PUU/PAN.MK/AP3/12/2023, menyoal Pasal 7 Ayat (2) huruf s Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada). Baca […]

  • Sekolah Rakyat Buka Jalan Anak Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat Buka Jalan Anak Keluarga Miskin

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Magelang,msinews.com — Anisa Dwi Pangestu (15), kini bisa kembali menggantungkan harapan. Ia dinyatakan siap menjadi salah satu calon siswa Sekolah Rakyat, program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Tinggal di rumah warisan berukuran 72 meter persegi di Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Magelang, Anisa hidup bersama lima anggota keluarganya. […]

  • Geraldo Yunahya : Film Jenderal Soedirman ajarkan Generasi muda Semangat Nasionalisme

    Geraldo Yunahya : Film Jenderal Soedirman ajarkan Generasi muda Semangat Nasionalisme

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Puluhan anak-anak bersama warga RW 01 Kelurahan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menggelar nonton bareng Film “Jenderal Soedirman”, Sabtu malam. “Film Jenderal Soedirman untuk mengajarkan generasi muda, bagaimana memupuk semangat nasionalisme,” kata Tokoh Pemuda Geraldo Yunahya. Dia menjelaskan generasi milenial dan generasi Z, perlu diingatkan kembali akan perjuangan para pendiri bangsa. “Kami memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan […]

expand_less