Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Dari Uang Jajan ke Makanan Bergizi, Cerita Seorang Ibu Melihat Perubahan Anaknya Lewat Program MBG

Dari Uang Jajan ke Makanan Bergizi, Cerita Seorang Ibu Melihat Perubahan Anaknya Lewat Program MBG

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR,MSINEWS.COM-Setiap pagi, Rina Marlina mengantar anaknya berangkat ke SDN Bantarjati 9 Kota Bogor dengan harapan yang sama seperti kebanyakan orang tua: anaknya dapat belajar dengan baik, tumbuh sehat, dan pulang dengan senyum di wajahnya. Kini, harapan itu bertambah satu lagi. Ia tak lagi khawatir anaknya menghabiskan waktu istirahat untuk membeli jajanan yang belum tentu sehat.

Sejak mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), putra Rina yang baru duduk di bangku kelas 1 SD memiliki kebiasaan baru. Saat bel istirahat berbunyi, ia tidak lagi berlari ke luar sekolah untuk membeli jajanan, melainkan langsung menikmati hidangan bergizi yang telah disiapkan.

Bagi Rina, perubahan kecil itu memiliki makna yang besar.

“Alhamdulillah, sekarang setelah dapat MBG anak saya sudah jarang jajan keluar. Saat istirahat langsung makan MBG saja. Kebetulan anak saya juga suka dengan makanannya,” tuturnya.

Bukan hanya soal mengenyangkan perut, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik sejak usia dini. Melalui menu yang disiapkan setiap hari, anak-anak dikenalkan pada pola makan yang lebih sehat dan seimbang, sesuatu yang diyakini akan menjadi bekal penting bagi tumbuh kembang mereka.

Perubahan tersebut juga dirasakan di rumah. Jika sebelumnya Rina selalu membekali anaknya dengan uang jajan, kini kebiasaan itu perlahan berubah. Ia merasa lebih tenang karena kebutuhan makan siang anaknya sudah dipenuhi melalui Program MBG. Sebagai pelengkap, ia hanya menyiapkan susu untuk dibawa ke sekolah.

Bagi banyak keluarga, manfaat ini tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga menghadirkan ketenangan bagi para orang tua. Mereka tidak lagi terlalu khawatir anak memilih jajanan yang kurang sehat saat berada di lingkungan sekolah.

Meski demikian, Rina berharap Program MBG terus berkembang. Menurutnya, variasi menu yang semakin beragam akan membuat anak-anak semakin antusias menikmati makanan bergizi setiap hari.

“Alhamdulillah mereka suka. Harapannya ke depan menu makanannya semakin ditingkatkan dan lebih bervariasi sehingga anak-anak semakin antusias menikmati MBG,” ujarnya.

Cerita Rina merupakan satu dari banyak kisah yang lahir dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah. Di balik setiap porsi makanan yang disajikan, terdapat upaya membangun generasi yang lebih sehat melalui kebiasaan makan yang baik sejak dini.

Dukungan para orang tua menjadi cerminan bahwa Program MBG tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga membantu membentuk budaya konsumsi pangan yang lebih sehat di lingkungan sekolah dan keluarga. Karena pada akhirnya, investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari anak-anak yang tumbuh sehat, belajar dengan baik, dan memperoleh asupan gizi yang berkualitas setiap hari.

Melalui evaluasi dan penyempurnaan yang terus dilakukan, Badan Gizi Nasional berkomitmen memastikan Program Makan Bergizi Gratis semakin berkualitas, semakin tepat sasaran, dan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi jutaan anak Indonesia beserta keluarganya.**

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris, Jenazah ASN Nakes di Donggala Diangkut dengan  Motor, Akses Jalan Rusak

    Miris, Jenazah ASN Nakes di Donggala Diangkut dengan  Motor, Akses Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

     Donggala,msinews.com—Kisah sedih datang dari Kabupaten Donggala ,Sulawesi Tengah. Jenazah seorang ASN Kesehatan terpaksa diangkut menggunakan Sepeda Motor, lantaran Kendaraan roda empat tidak dapat masuk karena akses jalan rusak. Sebuah video viral menunjukkan jenazah seorang tenaga kesehatan dibawa menggunakan sepeda motor. Hal tersebut terjadi di Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Peristiwa memilukan itu terjadi karena […]

  • Atasi Persoalan Dunia, Prabowo Harus Tempatkan Diplomat Berpengetahuan Cukup

    Atasi Persoalan Dunia, Prabowo Harus Tempatkan Diplomat Berpengetahuan Cukup

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

     Jakarta,msinews.com-Kekalahan telak partai konservatif dalam sejumlah pemilu legislatif di negara-negara Uni Eropa (UE) menjadi peluang dan kesempatan bagi presiden terpilih Prabowo Subianto untuk meningkatkan peran politik luar negeri Indonesia di tataran global. “Jadi sekarang ini dunia sudah berubah. Orang sudah ada kesadaran, apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina adalah genosida, apartheid. Babak belurnya para pemimpin […]

  • Nakes Honorer Minta Dijadikan ASN, Komisi IX DPR, Kami akan Pelajari Dulu

    Nakes Honorer Minta Dijadikan ASN, Komisi IX DPR, Kami akan Pelajari Dulu

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, Infmsi–Forum Komunikasi Honorer Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Non-Nakes (FKHN) menuntut pemerintah menerbitkan peraturan khusus agar tenaga honorer diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IX DPR, Nurhadi menyebut pihaknya akan mempelajari tuntutan dari FKHN berkenaan dengan nasibnya agar mendapatkan prioritas untuk diangkat menjadi PNS atau PPPK (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian […]

  • Majukan Prestasi Akademik dan Nonakademik

    Majukan Prestasi Akademik dan Nonakademik

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com -Mengenal sosok Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 2 Palembang,  Dra. Nuraini Farida, M.Si. kelahiran Palembang pada 11 Maret 1967, putri ke-6 dari 10 bersaudara. Beliau adalah putri dari Bapak K.H. Matcik Akhir yang merupakan salah satu tokoh Ulama di Sumatra Selatan (101 Ulama Sumsel) sekaligus salah satu tokoh pendiri Nahdatul Ulama di […]

  • Indonesia-Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030

    Indonesia-Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Pemerintah Indonesia dan Republik Belarus komitmen perkuat kerja sama untuk jangka waktu 5 tahun kedepan ; 2026-2030. Hal ini dipertegas dalam pertemuan Presiden RI,Prabowo Subianto dengan Presiden Republik Belarus Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (02/07/2026). Dilansir media ini dari Kementerian Sekretaris Negara, baik Prabowo maupun Lukashenko sepakat memperkuat kemitraan strategis kedua negara melalui peluncuran […]

  • Butut KPK OTT Pejabat Basarnas Brigjen Asep Mengundurkan Diri

    Butut KPK OTT Pejabat Basarnas Brigjen Asep Mengundurkan Diri

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta_Brigjen Asep Guntur Rahayu dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Penyidikan sekaligus Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK usai polemik Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat Basarnas RI. Pengunduran diri Asep disampaikan melalui aplikasi pesan singkat. meski belum resmi, namu dirinya akan secepatnya membuat surat  resmi pada Senin (31/7/2023). Kendati demikian Asep belum menjelaskan pasti alasnya […]

expand_less