Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReforMiner Institute melaporkan hingga 2050 mendatang jumlah kebutuhan energi akan mengalami lonjakan. Outlook Energy BPPT dalam skenario Business As Usual (BAU), memperkirakan kebutuhan minyak bumi mencapai 1.171 juta barel. Padahal jumlah pasokan minyak bumi hanya mencapai 70 juta barel.

Sementara itu Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, menyampaikan guna meminimalisir neraca migas Indonesia dapat dilakukan dengan memaksimalkan produksi sumur tua yang ada. Tercatat Indonesia memiliki 1.400an sumur minyak tua yang dikelola dengan melibatkan 20 Koperasi Unit Desa dan BUMD. Pemanfaatan sumur tua dapat mengoptimalkan reservoir, menyumbangkan 1.905,23 barel minyak per hari.

Menyadari hal itu, mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER) yaitu Raihan Dhian Nandika, Bima Putra Rayyan dan Muhammad Abdul Aziz, merancang pengembangan pemanfaatan reservoir tua. Melalui PetroSolve Reservoir Simulation yang di adakan oleh SPE Universiti Teknologi Petronas Malaysia dan bekerja sama dengan Rock Flow Dynamics, tim UPER berhasil menduduki posisi 5 terbaik, mengalahkan tim kampus lainnya yang berasal dari Malaysia dan Filipina.

Tim UPER merancang 3 strategi yang diklasifikasikan menjadi tiga tahap produksi reservoir yaitu primer, sekunder dan tersier.

“Ajang yang kami ikuti mengkompetisikan rencana pengembangan reservoir yang dapat direalisasikan dalam proses produksi secara nyata. Selain itu kami juga turut memperhitungan dari sisi ekonomi. Rencana produksi tersebut kami susun menggunakan software tNavigator dan hasil analisisnya tersebut untuk melihat hasil produksi setelah 30 tahun berjalan,” ujar Aziz dalam wawancara daring (30/8).

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, MS., menyebut pembelajaran di UPER didukung langsung oleh industri energi. Sehingga mahasiswa lebih memahami kondisi dan tatangan nyata dunia industri.

“Mahasiswa belajar dengan kurikulum yang disiapkan bersama industri. Mereka juga dibimbing oleh dosen ahli dan praktisi korporasi. Baik dosen maupun mahasiswa mendapat akses untuk memanfaatkan laboratorium Pertamina grup. Sehinga menurut tracer study, 96 persen lulusan Universitas Pertamina sudah bekerja, berwirausaha atau melanjutkan S2. Dengan waktu tunggu rata-rata hanya tiga bulan,” ujar Prof. Wawan.

Menurut Aziz, bimbingan dosen praktisi migas membuat mereka memiliki pola pikir yang lebih holistik sesuai tuntutan industri. Tak hanya mendongkrak produksi, strategi mereka juga mendorong peningkatan keuntungan. Pengembangan reservoir mereka berhasil memperoleh nilai maksimal produksi minyak 9,79 Million Stock Tank Barrels (MMSTB). Adapun nilai keuntungan diperkirakan sebesar 180 juta dar US.

“Tidak hanya berfokus pada pemaksimalan dari sumur-sumur reservoir, namun kami turut memperhatikan nilai keuntungan yang menjadikan kami unggul dari lainnya. Kami menambahkan nilai keuntungan tersebut sesuai dengan proses pembelajaran yang tidak hanya memperhitungkan jumlah produksi, namun juga dari sisi ekonomis. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan kapabilitas kemampuan mahasiswa dalam mempertimbangkan berbagai aspek selama proses produksi,” ujar Aziz.

Dengan pembelajaran yang didukung industri, tak heran jika lulusan Universitas Pertamina mendapat ikatan kerja dari Pertamina grup.

“Selain melalui proses belajar dikelas UPER juga menyiapkan lulusan melalui program Lulusan Merah Putih. Program persiapan karir ini dimentori langsung oleh pekerja Pertamina grup. Untuk mengisi 45 posisi di Pertamina Grup dan mitra usaha lainnya,” ujar Prof Wawan.

Saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di Universitas Pertamina. Melalui Seleksi Ujian Masuk Tanpa Tes Periode September yang tengah dibuka hingga 14 September 2023. Untuk informasi selengkapnya dapat mengakses melalui laman (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri: Layanan Penerbitan PBG di Kota Tangerang Dapat Diproses Kurang dari 10 Jam

    Mendagri: Layanan Penerbitan PBG di Kota Tangerang Dapat Diproses Kurang dari 10 Jam

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Tangerang.msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Tangerang dapat diproses dalam waktu kurang dari 10 jam. Kebijakan ini dilakukan untuk mendorong program penyediaan tiga juta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini disampaikan Mendagri setelah melihat langsung simulasi pelayanan penerbitan PBG di daerah tersebut. […]

  • Polda Metro Jaya Bantah SYL Sebagai Pelapor Kasus Firli Bahuri

    Polda Metro Jaya Bantah SYL Sebagai Pelapor Kasus Firli Bahuri

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Polda Metro Jaya dengan tegas membantah bahwa eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), adalah pelapor kasus dugaan pemerasan yang menyeret Ketua nonaktif KPK, Firli Bahuri. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengukapkan SYL bukan pendumas (pelapor) dalam kasus yang saat ini dilakukan penyidikan. Baca juga : […]

  • Gandeng Taspen, BSKDN Kemendagri Dorong ASN Tetap Produktif Pasca-Purnatugas

    Gandeng Taspen, BSKDN Kemendagri Dorong ASN Tetap Produktif Pasca-Purnatugas

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com, Jakarta – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mendorong jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawahnya untuk tetap produktif setelah memasuki masa purnatugas. Untuk mendukung upaya tersebut, pihaknya menjalin kolaborasi dengan PT Taspen dalam mengoptimalkan potensi para pegawai melalui berbagai program. Langkah ini diambil agar sumber daya […]

  • RI -Korsel Pererat Kerja Sama Permudah Proses Pembuatan Visa

    RI -Korsel Pererat Kerja Sama Permudah Proses Pembuatan Visa

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hubungan bilateral Indonesia dan Republik Korea Selatan telah terjalin baik sejak September tahun 1973. Hal itu terus berkesinambungan, berkelanjutan, dan bergerak maju ke arah yang positif hingga kini. Prinsip People to people contact telah berkembang pesat antarkedua negara. Terbukti kini budaya pop Korea melalui musik, film, dan makanan telah menjadi favorit baru di kalangan anak muda Indonesia. […]

  • Kadispenad: Hasil Temuan Tim Investigasi Jadi Bahan Evaluasi Menyeluruh di TNI AD

    Kadispenad: Hasil Temuan Tim Investigasi Jadi Bahan Evaluasi Menyeluruh di TNI AD

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa hasil temuan tim investigasi terkait insiden ledakan di Garut akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam prosedur pemusnahan amunisi dan bahan peledak yang telah afkir. Ke depan, guna memaksimalkan kelancaran dan pengamanan kegiatan, satuan-satuan TNI AD yang terkait dan berkompeten […]

  • Daniel Johan : Penegak Hukum Harus Pertimbangkan Kembali Hukuman Sukena-Piyono

    Daniel Johan : Penegak Hukum Harus Pertimbangkan Kembali Hukuman Sukena-Piyono

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Politisi PKB, yang juga Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyoroti sanksi pidana yang diterapkan kepada Sukena dan Piyono. Adapun, keduanya dipidana lantaran tidak mengetahui bahwa mereka memelihara satwa liar yang ternyata dilindungi. Menurutnya, kasus-kasus seperti ini seharusnya lebih bersifat pembinaan dan bukan langsung pidana. “Semestinya ada regulasi khusus atau mekanisme yang lebih fleksibel […]

expand_less