Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Setjen DPR RI Apresiasi Antusiasme mahasiswa Magang di Rumah Rakyat

Setjen DPR RI Apresiasi Antusiasme mahasiswa Magang di Rumah Rakyat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msxinews.com – Kepala Pusat Analisis Keparlemenan Sekretariat Jenderal DPR RI, Achmad Sani Alhusain mengapresiasi antusiasme mahasiswa magang Kampus Merdeka saat mengikuti kuliah umum program Magang di Rumah Rakyat (MDRR) DPR RI 2024.

Achmad Sani menambahkan, hal itu memperlihatkan bahwa atensi para mahasiswa magang tersebut menunjukkan sisi yang luar biasa. Terlebih, berdasarkan hasil seleksi asesmen, latar belakang para mahasiswa magang tersebut memiliki kualitas di atas rata-rata sehingga layak untuk mengikuti MDRR tersebut.

“Sehingga ketertarikan dari teman-teman mahasiswa untuk tahu persis apa yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal atau di DPR ini itu tinggi,” kata Achmad Sani Alhusain kepada awak media usai menggelar  kuliah umum Kampus merdeka di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis pekan lalu.

Ia mengaku mendapatkan beberapa pertanyaan menarik yang disampaikan peserta magang. Pertanyaan itu, misalnya terkait bagaimana Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Legislatif DPR RI itu memastikan bahwa pelatihan-pelatihan itu memiliki output melahirkan tolak ukur integritas yang tinggi.

“Saya sampaikan bahwa integritas atau komitmen dari seorang ASN itu tidak hanya cukup dibentuk melalui pelatihan-pelatihan saja, tapi harus dibentuk mulai dari unsur paling kecil yaitu keluarga itu sendiri,” tujarnya.

Dengan demikian, peserta magang yang mengikuti kampus Magang Merdeka di Rumah Rakyat ini bisa terkonversi nilainya menjadi 20 SKS yang dapat menggantikan satu semester bagi mahasiswa itu sendiri.

Ia pun mengungkapkan bahwa sejak awal mendapatkan amanah dari Sekjen DPR RI untuk menyelenggarakan Magang Kampus Merdeka, Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Legislatif langsung membuat proposal, silabus, dan kurikulum yang baik. Sehingga peserta magang yang mengikuti kampus Magang Merdeka di Rumah Rakyat ini bisa terkonversi nilainya menjadi 20 SKS yang dapat menggantikan satu semester bagi mahasiswa itu sendiri.

“Tentunya juga skenario atau kurikulum yang sudah disiapkan oleh Pusbangkom itu harapannya udah bisa memenuhi,” kata dia.

Achmad Sani Alhusain mendapat pertanyaan mahasiswa seputar kendala konversi magang menjadi SKS karena kebijakan kampus yang berlaku.

Menanggapi itu, dirinya mengatakan bahwa Pusbangkom akan memfasilitasinya dengan cara mengkomunikasikannya dengan kampus. Tentu, tambahnya, juga harus ada komunikasi dari Kemendikbud terkait dengan kepastian bahwa mahasiswa yang mengikuti MDRR itu dipastikan semua sks-nya bisa terpenuhi

“Yang pasti adalah sosialisasi program Kampus Merdeka ini hadir sebagai program pemerintah ya dalam hal ini Kementerian Pendidikan. Tentu pemerintah juga harus terus melakukan sosialisasi tapi dalam kasus ini yang karena kami sudah menerima mahasiswa yang memang masih punya kendala komunikasi dengan kampusnya Insyaallah Pusbangkom akan memfasilitasinya ,” paparnya. **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah menegaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan dilakukan dengan menyeimbangkan kepentingan rakyat, negara, dan dunia usaha sebagai satu kesatuan kebijakan nasional di sektor hunian. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pendekatan tersebut menjadi prinsip utama agar regulasi perumahan tidak hanya menyelesaikan persoalan kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi […]

  • Kunker Ke NTT: Komisi III DPR Soroti Penanganan Kasus Narkoba dan Penyitaan Tanah

    Kunker Ke NTT: Komisi III DPR Soroti Penanganan Kasus Narkoba dan Penyitaan Tanah

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kupang,msinews.com– Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama tim Komisi III sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap mitra kerja sektor hukum dan keamanan, Kamis (24/7). Dalam kunjungan tersebut, Komisi III bertemu dengan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) NTT, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, dan […]

  • KPK Sita Mobil

    KPK Sita Mobil Klasik Chevrolet Biscayne Milik Mantan Bea dan Cukai Makassar

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menyita satu unit mobil klasik Chevrolet Biscayne yang diduga milik mantan Kepala Kantor Bea dan Cukai Makassar, Andhi Pramono. Mobil berharga tersebut disinyalir disembunyikan di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa mobil tersebut, dengan spesifikasi Chevrolet BLR 58 […]

  • Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    Anggaran Kemensos Malah Dipangkas, Mensos Minta Rp20,9 Triliun Tambahan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) saat ini tengah bergulat dengan realitas anggaran. Di satu sisi, Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melontarkan rencana besar seperti program Sekolah Rakyat, tetapi di sisi lain, alokasi dana yang disiapkan pemerintah justru menyusut. Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR RI, pada Kamis […]

  • Sri Mulyani Dukung Penuh Belanja APBN Dipertukarkan Produk UMKM Tembus Rp.250 T

    Sri Mulyani Dukung Penuh Belanja APBN Dipertukarkan Produk UMKM Tembus Rp.250 T

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mendukung penuh realisasi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk produk Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai Rp.250 triliun. Sri Mulyani mengatakan bentuk dukungan bagi usaha-usaha kecil tersebut dikarenakan banyak ekonomi masyarakat belum pulih dari pandemi covid-19. “Kami terus mendukung berbagai aktivitas dalam rangka untuk menggunakan APBN […]

  • Anies Baswedan Kritik Pasal Karet UU ITE, Yang Merepotkan

    Anies Baswedan Kritik Pasal Karet UU ITE, Yang Merepotkan

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsNews–Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kembali dikritik karena mengandung pasal karet. Kritik terhadap UU ITE kali ini disampaikan oleh bakal capres 2024 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan. Anies menilai pasal-pasal dalam UU ITE harus dihapus lantaran merepotkan. “Saya merasa tidak perlu ada aturan-aturan yang […]

expand_less