Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini dan Feature » Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

Hidup Itu Indah Tertawalah, Buku Humor Yang Mengisahkan Keberagaman Indonesia

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERBAGAI komunitas dan masyarakat menyambut gembira peluncuran “Hidup itu Indah Tertawalah” karya Romo Hans Jeharut Pr di Gramedia Matraman, 7 September 2025. Buku karya seorang pastor dari penggalan-penggalan tugasnya di berbagai daerah ini, dinilai segar, membumi, dan mudah dicerna oleh masyarakat.

Terlebih, buku karya Romo Hans ini hadir di tengah-tengah situasi politik dan ekonomi negeri kita yang sedang tidak baik-baik saja. “Buku ini menjadi oase di tengah situasi negara kita yang tak menentu,” kata pekerja seni Olga Lidya. Olga mengaku senang akhirnya Romo menulis cerita humor yang membawa kebahagiaan bagi umatnya. Dia percaya dalam setiap tawa, seseorang akan menemukan Tuhan. “Jadi kalau suntuk, santai, bacalah buku ini. Olga bahkan menulis perasaannya ke dalam medsos X dengan caption, “Dalam situasi yang menyedihkan akhir-akhir ini, buku ini sungguh menyegarkan” sembari menambahkan emoticon orang tertawa terbahak-bahak.

Siapa saja yang membaca buku ini diajak tertawa terbahak-bahak, melupakan sejenak ketegangan dan urat syaraf kaku, rutinitas yang dirasa membosankan. Sebagai penulis yang baru menerbitkan buku di Gramedia, Romo Hans mengaku dorongan menulis ini berasal dari Bernada Rurit yang sekaligus menjadi penyunting buku ini.

Dari diskusi tersebut, muncullah kisah-kisah jenaka tapi disertai konteks. Biasanya buku-buku humor hanya menuliskan kisah lucu dua atau tiga paragrap. “Rurit kemudian meminta ada konteks dalam setiap cerita sehingga tergambar budaya dan kebiasaan unik masyarakat tempat saya bertugas,” ujar Romo Hans yang juga Sekretaris Kerasulan Awam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) ini.

Indonesia yang kaya budaya dan adat istiadat bisa tergambar dalam kisah-kisah seperti Virginia Anggreni Tak Mampir ke Belitung, Dana No Uang Yes, Apakah Singkong Perlu Didoakan? dll.

“Misalnya ketika ada lahir dia menemukan bantuin tengki di daerahnya, nama anak itu kemudian diberi nama Banteng akronim dari bantuin tengki,” ujar Romo Hans. Pada saat peluncuran buku, Romo Hans menceritakan kisah nama Tuhan di masyarakat Sibolga. Tuhan ini seorang sopi angkutan jalur Sibolga-Medan. Suatu hari mobil yang dikemudikan kecelakaan. Ada penumpang berteriak, “Tuhan tolong saya.” Si Tuhan pun menjawab. “Aku pun terjepit di sini.” Dan pembaca yang hadir tertawa terbahak-bahak.

Romo Hans menyadari tak mudah membuat pembaca tertawa melalui tulisan. “Mereka lebih suka bercerita langsung,” katanya. Tapi dengan menulis, ia merasa bahwa tradisi ini akan berkembang dan diikuti oleh umat.
Philipus Parera, wartawan sebuah media nasional yang menjadi penggemar buku humor dari berbagai negara mengakui buku humor ini berbeda dengan buku-buku sudah ia baca. “Ada konteks yang menjelaskan budaya setempat,” kata Philipus. “Dengan konteks itu, ke-Indonesia-an kita tergambar dalam berbagai cerita.” Philip menemukan dalam kisah berjudul Virginia Anggaeni Tak Mampir ke Belitung, misalnya, ada banyak informasi yang ia baru tahu setelah membaca buku ini.

“Itu pembeda dari buku-buku humor yang ia temukan,” ujarnya.

Bernada Rurit sendiri mendorong Romo Hans menulis cerita humor berbasis pastoralnya karena masyarakat khususnya umat Katolik, sudah lelah dijejali buku-buku bertema berat.

Ketambahan lagi literasi masyarakat sangat rendah. “Ini makin membuat masyarakat tambah malas membaca,” ujarnya. Sebagai penulis dengan tema-tema berat, seperti Tentara Kok Mikir, Indonesia Menuju 2045, Pancasila dari Indonesia untuk Dunia, Jakob Tobing, Sosok di Balik Milestone Indonesia Baru, Rurit mengaku bukunya tidak pernah meledak di pasaran. Karena itulah, dia memberikan pendekatan berbeda melalui Romo Hans. Dengan buku-buku segar dan jenaka, bertema ringan, bahasanya mudah dipahami, diharapkan masyarakat akan tergugah dan literasi masyarakat kian tumbuh.

Rurit mengaku sedih, tradisi intelektual yang dulunya aktif dibangun dari lembaga Katolik kian memudar. Setelah Romo Mangun dari Projo dan Romo Sindunata dan Romo Magnis dari Serikat Jesus, praktis, belum ada lagi pastor-pastor muda yang tulisannya tembus di level nasional dan diterima oleh semua umat. “Inilah yang membuat saya gencar menggiatkan literasi di Indonesia dan mendorong mereka berkarya,” ujar Rurit yang sudah membuat 13 judul buku dengan tema-tema berat.

Buku Romo Hans ini, meski berbasis tugas pastoral, tetap bisa dinikmati oleh umat beragama lain. Tergambar dari judul, “Bodrex Dua Ribu, Tausiah Dua Ribu” tentang pertemanan Romo Hans dan Adi umat Muslim di Belitung, “Nggak Ada Kerugian, Hanya Kepala Pecah,”. Harapannya kelak karya-karya Romo Hans akan diterima oleh semua umat beragama.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelola Media Gereja Katolik Bangun Sinergitas Berjejaring

    Pengelola Media Gereja Katolik Bangun Sinergitas Berjejaring

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PONTIANAK,MSINEWS.COM – Membuat konten menarik dan mendalami teknologi informasi serta AI, baru setengah jalan perjuangan pengelola media Gereja Katolik. Tantangan berikutnya berupa membangun jejaring diseminasi yang luas. Pegiat Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) di setiap keuskupan ditantang dua hal sekaligus, yakni memperkuat pondasi media internal sambil memperluas relasi dengan jaringan media arus utama. Utusan 18 Komsos […]

  • Kerja Sama Militer AD Kedua Negara, Kasad Terima Medali Kehormatan Negara Kamboja

    Kerja Sama Militer AD Kedua Negara, Kasad Terima Medali Kehormatan Negara Kamboja

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menerima anugerah berupa Knight Class Medal of the Order (Medali Kehormatan Negara) dari pemerintah Kerajaan Kamboja, atas jasa-jasanya dalam meningkatkan hubungan militer matra darat antara TNI AD dengan Angkatan Darat (AD) Kerajaan Kamboja. Medali Kehormatan Negara tersebut disematkan langsung oleh Perdana Menteri (PM) Kerajaan […]

  • Komisi V Pantau Tinjau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring

    Komisi V Pantau Tinjau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Gianyar,msinews.com- Komisi V DPR RI melakukan peninjauan proyek renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring, Bali. Adapun, Aset Nnegara ini telah dilakukan sejak Desember tahun 2023 lalu, dan masih dalam proses perbaikan. Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw  bahwa renovasi ini adalah bagian dari upaya menjaga kelestarian aset negara. “Ini adalah aset negara dan ini […]

  • Catatan Survei Kompas: PAN, PPP, Perindo, dan PSI Tak Lolos ke Parlemen, Apa Betul??

    Catatan Survei Kompas: PAN, PPP, Perindo, dan PSI Tak Lolos ke Parlemen, Apa Betul??

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, InfosiNews–Catatan Survei Litbang Kompas terkini PAN dan PPP tidak lolos ke parlemen di Pemilu 2024 dengan elektabilitas yang terekam pada periode Agustus 2023. Dilangsir dari halaman CNNI, hasil survei menunjukkan elektabilitas kedua partai politik parlemen itu berada di bawah ambang batas parlemen (parliamentary threshold_red) sebesar empat persen. PAN memperoleh elektabilitas sebesar 3,4 persen, naik 0,2 persen […]

  • Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Moskow, MSINews.com — Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang mengakhiri ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif CTBT. Langkah ini telah menimbulkan kemarahan dari Amerika Serikat (AS) dan organisasi yang mendukung pakta pengendalian senjata tersebut. Keputusan Presiden Rusia Vladimir, sudah diperkirakan, memperkuat ketegangan antara Rusia dan AS terkait konflik di Ukraina, mengakhiri hubungan […]

  • Dukung Kopdeskel Merah Putih, Mendagri: Program Strategis untuk Perkuat Ekonomi Desa

    Dukung Kopdeskel Merah Putih, Mendagri: Program Strategis untuk Perkuat Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih merupakan program strategis untuk memperkuat perekonomian desa. Melalui program ini, desa maupun kelurahan diharapkan dapat tumbuh menjadi pusat kekuatan ekonomi baru. Hal itu disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor […]

expand_less