Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Rieke Diah Pitaloka: Piala Dunia 2026 sebagai Momentum Perdamaian dan Kemanusiaan

Rieke Diah Pitaloka: Piala Dunia 2026 sebagai Momentum Perdamaian dan Kemanusiaan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COMPolitisi dan aktivis Kemanusiaan dan Politisi, Ladies Viking ,Rieke Diah Pitaloka membahas peran sepak bola di piala dunia 2026.

Lewat keterangan tertulis diterima awak medoa Parlemen Monggu 14 Juni 2026,  poligisi perempuan dari Partsi ademokrasi Indonesia Perjuangan ini mengulasnya dengan apik.

“Saya melihat Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Ini adalah panggung dunia untuk menebarkan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan lintas bangsa, dan perdamaian,” katanya minggu 14 Juni 2026.

Tentan Piala Dunia 2026:

Rieke merinco, piala dunia kali ini dikuti oleh 48 negara (pertama kalinya diperluas dari 32 tim); 104 pertandingan; dan negara penyelenggara (Amerika Serikat, Meksiko, Kanada)

Momentum penting perdamaian:

Untuk pertama kalinya tiga negara, yang memiliki dinamika perbatasan dan migrasi, bersatu menjadi tuan rumah.

Ini bukti bahwa olahraga bisa meruntuhkan tembok permusuhan.

Jawaban atas pertanyaan:

1. Pandangan terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di AS, Meksiko, dan Kanada?

“Saya apresiasi. Ini terobosan luar biasa. Tiga negara, satu semangat.

Tapi saya titip pesan: jangan sampai pesta bola ini melupakan para pengungsi, pekerja migran, dan komunitas miskin di sekitar stadion.

Gerakan kemanusiaan harus menyertai setiap tendangan penalti.

Saya berharap FIFA dan panitia memberikan perhatian serius pada isu keadilan sosial, bukan hanya keuntungan komersial.”

2. Tim mana yang didukung?

” saya mendukung tim kemanusiaan: siapa pun yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, anti-rasisme, dan membela hak-hak anak di zona konflik.

saya simpati pada tim-tim dari negara yang sedang berjuang melawan ketidakadilan global, misalnya tim yang berani bersuara untuk gencatan senjata di Palestina atau tim pengungsi.

Dulu waktu sekolah, saya suka Brazil karena gaya bola indah. Sekarang saya lebih suka tim yang indah hati nuraninya.”

3. Tanggapan terhadap kinerja RRI yang menyiarkan info Piala Dunia 2026 hampir 24 jam. Mohon masukannya untuk RRI.

Untuk teman-teman media yang mendapat kesempatan meliput Piala Dunia 2026, kalau boleh saya titip sudut pemberitaan

· Jangan hanya skor dan statistik. Jangan lupa liputan sisi humanis: cerita suporter difabel, inisiatif perdamaian dari komunitas akar rumput di Meksiko atau Kanada, dan bagaimana warga sekitar stadion merasakan dampak Piala Dunia.

· Libatkan suara anak-anak, perempuan, dan kelompok minoritas dalam diskusi sepak bola dan kemanusiaan.

mengingatkan bahwa di tengah gemerlap Piala Dunia, masih ada perang dan kelaparan.

Sepak bola jangan jadi candu yang melupakan penderitaan saudara kita.”

Sebagai penutup analisnya,dia menyebut sesi penutup nantinya adalah merupakan momen

“Piala Dunia 2026 adalah peluang emas. Bayangkan, ada 104 pertandingan.Jika setiap pertandingan (termasuk nobar) diselingi pesan perdamaian dan penggalangan dana kemanusiaan, dampaknya luar biasa.” ujar nya.

Saya mengajak siapa saja penggemar sepak bola menjadikan turnamen Piala Dunia 2026 sebagai gerakan global:

‘Satu Bola untuk Perdamaian, Satu Dunia untuk Kemanusiaan’.” tutupnya. **

Timred.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAKI Gugat Praperadilan

    MAKI Gugat Praperadilan KPK Demi Kepastian Hukum, Harun Masiku Masih Bebas

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta MSINews.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), melalui Boyamin Saiman, mengajukan gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait belum tertangkapnya atau disidangkannya in absentia tersangka Harun Masiku. Boyamin Saiman menilai bahwa tindakan ini penting untuk memastikan kepastian hukum dalam penanganan kasus tersebut. Boyamin memohon agar KPK melakukan sidang in absentia, mengungkapkan keraguan atas […]

  • Gubernur Jatim

    Gubernur Jatim Khofifah Bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran dan Siap Jadi TIM TKN

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Surabaya, MSINews.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memenuhi janji dukungan politiknya terhadap pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dengan bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN), Khofifah menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh pemenangan pasangan tersebut. “Saya sudah pulang umrah, sesuai janji saya bahwa saya siap masuk TKN,” ujar Khofifah di VIP Room […]

  • Kemensos Dirikan Sekolah Darurat Bagi Penyintas Gempa Kabupaten Bandung

    Kemensos Dirikan Sekolah Darurat Bagi Penyintas Gempa Kabupaten Bandung

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Bandung,msinews.com – Kementerian Sosial kembali memastikan seluruh kebutuhan para pengungsi gempa Bandung dan Garut terpenuhi. Salah satunya kebutuhan dasar anak akan hak mendapatkan pendidikan dalam situasi darurat. Di Bandung, Kemensos mendirikan sekolah darurat di delapan titik. “Kami telah mendistribusikan sebanyak lima unit tenda sekolah darurat,” kata Cepi, salah satu Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota […]

  • Soal Kasus Bansos KPK Cegah Kakak BoS MNC Hary Tanoesoedibjo

    Soal Kasus Bansos KPK Cegah Kakak BoS MNC Hary Tanoesoedibjo

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Terbaru perkembangan kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) era kepimpinan eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Kasus korupsi penyaluran bansos beras KPM untuk PKH tahun anggaran 2020 yang sempat mandeg, kini Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK […]

  • Sekolah Rakyat Buka Jalan Anak Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat Buka Jalan Anak Keluarga Miskin

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Magelang,msinews.com — Anisa Dwi Pangestu (15), kini bisa kembali menggantungkan harapan. Ia dinyatakan siap menjadi salah satu calon siswa Sekolah Rakyat, program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Tinggal di rumah warisan berukuran 72 meter persegi di Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Magelang, Anisa hidup bersama lima anggota keluarganya. […]

  • Pemuda asli Maluku Fren

    Pemuda asli Maluku Fren Memperhatikan Ekonomi Warga MBD

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta,  MSINews.com – Pemuda asli Maluku Fren atau Freni Lutruntuhluy inisiatif untuk memperhatikan atas perkembangan ekonomi masyarakat Maluku Barat Daya (MBD). Fren menyampaikan tentang beragam isu ekonomi, termasuk pertanian, perkebunan, dan sektor kelautan yang mendominasi wilayahnya saat ini. Fren mengungkapkan, pertanian adalah salah satu sektor yang dominan di Kabupaten Maluku Barat Daya. Tanaman seperti pala, […]

expand_less