Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Polres Metro Jaktim Selidiki Acara ‘Metamorfoshow Diduga Eks HTI

Polres Metro Jaktim Selidiki Acara ‘Metamorfoshow Diduga Eks HTI

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Polres Metro Jakarta Timur tengah melakukan penyelidikan terhadap manajemen Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan penyelenggara acara bertajuk “Metamorfoshow: It’s Time to be One Ummah”. Acara tersebut diduga digelar oleh eks organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Teater Tanah Airku, TMII.

Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Timur, menyatakan bahwa pihaknya telah memeriksa panitia penyelenggara acara dan pihak TMII terkait kegiatan tersebut. Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.

Baca juga : Propam Polres Metro Jakpus Lakukan Pemeriksaan Intensif Pasca Kasus Kaburnya 16 Tahanan

“Pihak panitia penyelenggara sudah dimintai keterangan, begitu juga dengan pihak TMII. Namun, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly usai kegiatan berbagi makanan kepada warga di Rawa Badung, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat, 23/2/2024.

Menurut Nicolas, penyelenggara acara telah mengajukan izin keramaian kepada Polsek Cipayung terkait peringatan Isra Mi’raj di TMII. Namun, dalam izin tersebut tidak tercantum penggunaan simbol-simbol atau nama organisasi terlarang di Indonesia.

“Mereka hanya menggunakan nama kegiatan ‘Metamorfoshow: It’s Time to be One Ummah’. Intinya, tidak ada penggunaan simbol-simbol organisasi terlarang. Surat izin yang diajukan kepada Polsek Cipayung bukan untuk kegiatan politik, melainkan peringatan Isra Mi’raj,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian akan menyelidiki lebih lanjut acara yang dihadiri oleh sekitar 1.200 orang anak muda pada Sabtu (17/2) tersebut.

“Mungkin ada hal-hal yang perlu kami dalami lebih lanjut. Kami akan menanyakan kepada mereka maksud dari digelarnya acara tersebut. Apalagi, mengumpulkan 1.200 generasi muda. Mereka menyebutkan kegiatan ini sebagai peringatan Isra Mi’raj, namun jika bertentangan dengan maksud dan tujuan tersebut, kami akan mendalami lebih lanjut,” tambah Nicolas.

Sementara itu, Novera Mayang, Kepala Seksi Humas TMII, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat dari panitia penyelenggara terkait kegiatan Peringatan Isra Mi’raj 1445 Hijriah di Teater Tanah Airku, pada Rabu (7/2).

Baca juga : JPU Kejari Indramayu Tuntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara untuk Terdakwa Panji Gumilang

“Manajemen TMII tidak mengabulkan permohonan ‘free pass’ dan ‘shuttle’ kegiatan tersebut. Mereka juga telah mendapatkan surat izin keramaian yang dikeluarkan oleh Polsek Cipayung dengan tembusan kepada Kapolres Metro Jakarta Timur dan Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Timur perihal acara peringatan Isra Mi’raj,” ungkap Mayang.

Mayang menegaskan bahwa TMII sebagai pengelola kawasan tidak bertanggung jawab atas konten atau substansi acara yang diselenggarakan oleh pihak penyelenggara.

“Saat acara berlangsung, tidak ditemukan atribut apapun di sekitar lokasi Teater Tanah Airku. Tidak ada gangguan keamanan atau kenyamanan bagi pengunjung TMII lainnya,” tandasnya.

Dalam cuitan yang diunggah oleh akun @chanzyeolk, kegiatan tersebut diduga dihadiri oleh Eks Jubir HTI Ismail Yusanto, Influencer Gen Z HTI M Ihsan Akbar, dan Produser Dokusinemq Sejarah Islam ‘Jejak Khilafah di Nusantara’ Akhmad Adiasta.

HTI sendiri adalah kelompok yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 oleh pemerintah Indonesia. Kelompok ini resmi dibubarkan dan dilarang pada 19 Juli 2017 oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Hingga saat ini, penyelidikan terhadap kegiatan tersebut masih terus berlangsung, dan pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan manajemen TMII untuk melakukan investigasi lebih lanjut. (Jak).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon DPRD PPP

    Calon DPRD PPP Nomor Empat, Ajak Santri Menjadi Pemimpin Masa Depan Untuk Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pandeglang MSINews.com – Salah satu Calon DPRD Nomor urut Empat (4) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, TB Ahmad Humaini Idrus Asrorie memotivasi, santri dan santriwati untuk menjadi garda terdepan untuk mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia. Ia menekankan janji politiknya yang akan menjadikan sebagai penghubung antara rakyat dan ulama dan kyai. “Motivasi saya […]

  • Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani mengatensi khusus perkembangan kasus kematian tragis Brigadir Muhammad Nurhadi yang terjadi di Gili Trawangan, Lombok Utara, pada 16 April 2025. Dewi mendesak agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan menyeluruh. “Seharusnya dengan adanya kematian, hasil forensik dan bukti lainnya, kasus […]

  • PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    PPATK Ungkap Peran Orang Perbankan Dalam Kasus Kredit Fiktif

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap keterlibatan oknum internal perbankan dalam praktik kredit fiktif. Lembaga tersebut menemukan peran “orang dalam” menjadi faktor kunci lolosnya pengajuan kredit bermasalah hingga pencairan dana. Perwakilan PPATK, Hesti, menyatakan keterlibatan pegawai internal bank menjadi pintu awal terjadinya kejahatan tersebut. Ia menegaskan, berbagai persyaratan ketat dalam pengajuan kredit […]

  • Operasi Ketupat 2024

    Operasi Ketupat 2024 Dimulai untuk Pengamanan Arus Mudik Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews.com – Kegiatan pengecekan personil yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Damkar, BPBD, Tenaga Kesehatan, dan OPD Terkait dimulai oleh Bupati Lampung Barat (Lambar) yang didampingi oleh Kapolres Lambar AKBP Ryky W. Muharam dan Dandim 0422 LB Letkol Inf Rinto Wijaya. Penyematan pita kepada perwakilan personil dilakukan sebagai tanda kesiapan mereka untuk […]

  • Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia buka-bukaan reaksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pasca mengetahui bahwa Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Oktober 2022 lalu. Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa di WTO perihal larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkankan pada tahun 2019. Menteri Bahlil menyatakan bahwa, pasca […]

  • Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan

    Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) yang dimulai 25 November hingga 10 Desember 2024, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya perlindungan bagi korban kekerasan berbasis gender, memenuhi hak-hak mereka, dan bersama-sama mengakhiri kekerasan terhadap perempuan. Kampanye ini mengangkat tema “Lindungi Semua, […]

expand_less