Niat Borong Senjata Api, DPO OPM Ini Keburu Ditangkap TNI di Bandara Yahukimo
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MSINEWS.COM-Abdon Kisamdu,salah satu pentolan OPM berhasil ditangkap TNI dalam operasi penangkapan di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pria yang menjabat Wadanyon (Wakil Komandan Batalyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, itu ditangkap di Bandara Nop Goliat. Dia ditangkap saat hendak memborong senjata api (senpi) di Yahukimo.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto,mengatakan, pihaknya telah mengamankan Pria yang telah masuk Daftar Pencarian Orang [DPO] TNI itu.
“Berhasil menangkap Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu. Ia ditangkap saat hendak memborong senpi,” kata dia dilanair detik.com,Minggu 20 September 2026.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto seperti dilansir dari detik.com, Ahad (20/9/2026).
Abdon Kisamdu ditangkap saat baru saja mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, pada Sabtu (19/9/2026) pukul 14.59 WIT. Abdon sebelumnya sudah menjadi target operasi karena masuk daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri.
“Sebelum operasi penangkapan terhadap Abdon Kisamdu yang sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri, pasukan TNI terlebih dahulu mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat Dekai,” terangnya.
Kronologi
Abdon,kata Lucky ,bahwa penangkapan bermula dari informasi keberadaan Abdon di dalam Pesawat Trigana Air PK-YSC jenis Boeing 737-500 yang akan mendarat di Dekai.
Personel TNI kemudian mencegat Abdon sesaat setelah turun dari pesawat, lalu mengamankannya ke salah satu ruang isolasi Bandara Nop Goliat Dekai.
Pengakuan Abdon
Setelah berhasil diamankan TNI, Abdon yang identitasnya sudah ditetapkan oleh pihak Keamanan TNI di wilayah setempat pun tak mampu berkutik.
Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng, Yahukimo.
Kebenaran bahwa dirinya hendak membeli senjata api tersebut dari bukti percakapan yang ditemukan personel TNI dari gadget milik Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur.
Berdasarkan pemeriksaan awal pihak TNI, Wadanyon TPNPB-OPM Abdon Kisamdu belum sempat membeli senjata tersebut karena langsung ditangkap oleh aparat gabungan saat baru mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.
Namun, dari pengakuan Abdon dan bukti percakapan di gawai miliknya, ia berencana membeli senjata api dari “seseorang” (identitas spesifiknya belum diumumkan atau masih didalami) di daerah Kali Seng, Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pihak TNI-Polri kini tengah melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap jaringan atau penyedia senjata ilegal tersebut. **
Editor; tim redaksi.
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar