Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kuasa Hukum Iwan Kila Dorong Kasus Ketua DPRD Ende ke Kejari Ende: “Segera Ditangkap!”

Kuasa Hukum Iwan Kila Dorong Kasus Ketua DPRD Ende ke Kejari Ende: “Segera Ditangkap!”

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ENDE,NTT,MSINEWS.COMnde, NTT — Ketua tim kuasa hukum keluarga Hironimus Irwan Kila Pelo alias Iwan Kila, Erles Rereral, mendesak Polres Ende segera menuntaskan proses penyelidikan dugaan penganiayaan yang melibatkan Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso alias Ferry Taso. Erles juga meminta aparat segera mengambil tindakan hukum terhadap terlapor apabila unsur dan alat bukti dinilai telah terpenuhi.

Desakan itu disampaikan Erles setelah mendatangi Polres Ende bersama sejumlah pihak untuk menanyakan perkembangan penanganan perkara pada Jumat (18/9/2026). Menurut dia, penyidik telah menjelaskan perkembangan kasus tersebut dan sejumlah bukti telah dikantongi kepolisian.

“Tangkap terduga pelakunya, jangan biarkan ada kesan pembiaran terhadap terlapor, sementara korban mengalami trauma setelah kejadian,” ujar Erles.

Dia mengatakan Iwan Kila masih mengalami trauma setelah dugaan penganiayaan yang terjadi di Gedung DPRD Ende pada 1 September 2026. Erles bahkan tengah meminta bantuan psikolog Elisabeth Rompis untuk memberikan pendampingan psikologis kepada Iwan.

“Semua orang sama di mata hukum. Proses segera dan bila perlu tangkap pelaku,” tegasnya.

Erles mengatakan dorongan agar perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ende didasarkan pada bukti yang menurut dia telah tersedia. Selain hasil pemeriksaan medis, terdapat pula barang bukti berupa kacamata milik Iwan yang disebut rusak dalam insiden tersebut.

“Kami temui para penyidik, dan para penyidik sudah menceritakan semua. Saya mendukung dan mendorong agar kasus ini dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ende sesegera mungkin,” kata Erles kepada awak media di Polres Ende.

“Secara hukum, semuanya telah terpenuhi. Korbannya jelas, bukti lebamnya ada, hasil visum dari RSUD Ende sudah ada di tangan polisi Ende. Termasuk sejumlah alat bukti lainnya seperti kacamata Iwan yang patah karena terkena pukulan,” lanjutnya.

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi saat rapat Badan Anggaran DPRD Ende bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada 1 September 2026. Iwan Kila kemudian melaporkan dugaan pemukulan tersebut kepada Polres Ende.

Dalam keterangannya, Iwan menyebut dirinya dipukul ketika masih berada di ruang rapat. Dia mengaku mengalami pembengkakan dan luka pada bagian wajah serta rasa sakit di bagian belakang kepala. Kacamata miliknya juga disebut rusak dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, Fransiskus Taso telah memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Dia menyatakan kontak fisik terjadi secara spontan ketika rapat berlangsung dalam situasi yang memanas.

Erles mengatakan keluarga Iwan Kila tidak meminta perlakuan khusus dalam proses hukum tersebut. Mereka, kata dia, menginginkan penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur, objektif, dan profesional.

“Saya diminta oleh Iwan untuk menangani kasus yang dialaminya di Gedung DPRD Ende dalam ruang paripurna yang terhormat. Dia bukan hanya klien saya, tetapi adik saya,” ujar Erles.

Dia meminta aparat penegak hukum mengungkap perkara berdasarkan bukti yang ada dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Apa yang perlu kita tunggu, apa yang perlu kita menanti, kalau semuanya sudah jelas. Keluarga besar Iwan Kila mau proses hukum ini berjalan sesuai prosedur yang ada, objektif dan profesional,” katanya.

Usai mendatangi Polres Ende, Erles bersama sejumlah rekannya juga menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Ende. Selain menyampaikan perkembangan perkara Iwan Kila, Erles menyatakan dukungannya kepada kejaksaan dalam pemberantasan korupsi di Kabupaten Ende.

“Saya berbicara tentang Ende Bangkit. Saya mau mendukung Pak Kajari. Saya mendukung teman-teman dari Kejaksaan Negeri Ende untuk sungguh-sungguh memberantas penyakit masyarakat yang namanya korupsi di Kabupaten Ende. Ini juga sesuai instruksi Bapak Presiden Prabowo untuk melawan korupsi di mana saja,” katanya.

Perkara dugaan penganiayaan tersebut masih berproses di kepolisian. Di luar proses hukum, kasus ini juga mendapat perhatian internal PDI Perjuangan. DPC PDI Perjuangan Ende sebelumnya menyatakan telah meminta klarifikasi kepada Fransiskus Taso terkait insiden tersebut.**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politisi Cantik, Desy Ratnasari, Bakal Maju di Pilgub Jabar 2024-20297

    Politisi Cantik, Desy Ratnasari, Bakal Maju di Pilgub Jabar 2024-20297

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Politisi perempuan Partai Amanat Nasional (PAN), Hj. Desy Ratnasari, S.Psi, M.Si, M.Psi disebut-sebut bakal mencalonkan sebagai Gubernur Provinsi Jawa Barat pada Pilgub September 2024 nanti. Perempuan cantik kelahiran Sukabumi 12 Desember tahun 1973 ini memiliki karier yang cukup gemilang. Desy Ratnasari adalah seorang tokoh perempuan Indonesia dengan label karier gemilang. Pelantun Album Tenda Biru ini […]

  • Puncak Peringatan HTN 2024, Ribuan Massa Gelar Aksi di Gedung DPR

    Puncak Peringatan HTN 2024, Ribuan Massa Gelar Aksi di Gedung DPR

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Sedikitnya 6.000 massa Tani dari Jawa Barat, Banten, Jawa Timur dan Bali akan menggelar aksi peringatan Hari Tani Nasional 2024 di sejumlah titik. “Seribu Kentungan Petani untuk Sinyal Darurat Agraria”. Memperingati momentum peringatan Hari Tani Nasional 2024 dan 64 tahun kelahiran Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA 1960) yang akan jatuh pada tanggal 24 September 2024. […]

  • Buruan Cek, 7 Lokasi Shalat Idul Fitri 1446 H di Jakarta,Lengkap dengan Khatib nya

    Buruan Cek, 7 Lokasi Shalat Idul Fitri 1446 H di Jakarta,Lengkap dengan Khatib nya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Harin ini 30 Maret 2025. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Sudah tiga puluh hari umat Islam seantero dunia khususnya di Indonesia telah menjalankan Ibadah Puasa atau Bulan Suci Ramadan sejak 1 Maret 2025. Ibadah Bulan Suci Ramadan ini akan berakhir Senin, 31 Maret 2025 dengan merayakan hari Kemenangan atau Hari Raya Idul Fitri 1446 […]

  • Kemenhaj Audensi dengan KPK, Perkuat Integritas Penyelenggaraan Haji

    Kemenhaj Audensi dengan KPK, Perkuat Integritas Penyelenggaraan Haji

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat komitmen integritas dalam penyelenggaraan haji. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar Kemenhaj hadir sebagai kementerian baru dengan wajah integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf […]

  • Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    Soal RUU Perumahan, Menteri PKP:  Kepentingan Rakyat dan Dunia Usaha

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Msinews.com – Pemerintah menegaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan dilakukan dengan menyeimbangkan kepentingan rakyat, negara, dan dunia usaha sebagai satu kesatuan kebijakan nasional di sektor hunian. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pendekatan tersebut menjadi prinsip utama agar regulasi perumahan tidak hanya menyelesaikan persoalan kebutuhan hunian masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi […]

  • Kemensos Siapkan Dua Sekolah Rakyat di Magelang

    Kemensos Siapkan Dua Sekolah Rakyat di Magelang

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Magelang – Kementerian Sosial RI intens mempersiapkan Sekolah Rakyat di wilayah Magelang, Jawa Tengah.  Salah satunya dengan mengoptimalkan aset kementerian, yakni Sentra Antasena Magelang. “Di Magelang sendiri, rencananya untuk awalan itu, kita (ada) dua (titik). Satu di Antasena, Sentra Antasena, yang satunya di Tegalrejo, asetnya punya Pemkab,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono usai […]

expand_less