Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Peringati HKN,Masyarakat Didorong Jadi Konsumen Cerdas

Peringati HKN,Masyarakat Didorong Jadi Konsumen Cerdas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Setiap tanggal 20 April ,masyarakat Indonesia memperingati Hari Konsumen Nasional (HKN). Di Hari Konsumen Nasional, Masyarakat Didorong Jadi Konsumen Cerdas.

Meskipun belum sepopuler hari besar nasional lainnya, momen HKN ini memegang peranan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak dan kewajiban mereka sebagai konsumen.

Hari Konsumen Nasional bukan hanya bentuk apresiasi terhadap konsumen, tetapi juga momentum untuk mendorong terciptanya konsumen yang cerdas dan kritis, serta pelaku usaha yang beretika dalam menjalankan bisnisnya.

Momen peringatan ini, diharapkan publik makin sadar bahwa mereka memiliki kekuatan untuk menentukan kualitas pasar dan arah pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mendukung produk-produk dalam negeri agar mampu bersaing di tingkat global.

Sejarah Hari Konsumen Nasional

Laman Lingkar Studi Sains FMIPA UGM, dikatakan bahwa setiap tanggal 20 April, Indonesia memperingati Hari Konsumen Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap peran strategis konsumen dalam perekonomian nasional.

Sayangnya, tak banyak yang mengetahui sejarah dan makna penting di balik peringatan ini.

Demikian juga, Hari Konsumen Nasional bukan sekadar seremoni, “tetapi menjadi simbol perjuangan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai konsumen.”

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999

Adapun, penetapan Hari Konsumen Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012, yang merujuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Tanggal 20 April dipilih karena merupakan tanggal pengesahan UU Perlindungan Konsumen, sebagai tonggak awal peraturan perlindungan hak konsumen secara nasional.

Tujuan daripada Hari Konsumen Nasional adalah “mendorong terciptanya konsumen cerdas yang mampu mengenali dan memperjuangkan haknya, serta pelaku usaha yang beretika dan bertanggung jawab.”

Peringatan ini diharapkan kesadaran kolektif bahwa konsumen memiliki posisi strategis dalam menentukan arah dan kualitas pertumbuhan ekonomi nasional.

Sayangnya, perlindungan terhadap konsumen di Indonesia masih menemui banyak tantangan. Masih banyak kasus sengketa yang tidak terselesaikan, hingga konsumen yang tidak memahami atau tidak sadar akan hak-haknya.

Negara berperan penting memberdayakan masyarakat agar tidak terus menjadi pihak yang dirugikan dalam perdagangan dan jasa.

Tujuan Hari Konsumen Nasional

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjadi landasan utama dalam penetapan Hari Konsumen Nasional. UU ini memberikan kejelasan tentang hak konsumen seperti hak atas informasi, keamanan, kenyamanan, dan keadilan dalam transaksi.

Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012 secara resmi menetapkan 20 April sebagai Hari Konsumen Nasional. Langkah ini menunjukkan komitmen negara dalam memperkuat posisi konsumen di mata hukum dan ekonomi.

Hari Konsumen Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden sebagai wujud komitmen negara dalam mengangkat harkat dan martabat konsumen.

Penetapan ini bertujuan memperkuat kesadaran, pemahaman, dan kemampuan konsumen dalam melindungi hak-haknya.

Selain itu, untuk mendorong tumbuhnya etika dan tanggung jawab pelaku usaha. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang disahkan pada tanggal 20 April 1999.

“Penetapan Hari Konsumen Nasional merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya peran strategis konsumen dalam mendukung terciptanya sistem perekonom.” Selamat Memperingati Hari Konsumen Nasional. **

Editor : domi dese lewuk/dari berbagai sumber. 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakasad: TMMD Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

    Wakasad: TMMD Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Buntok,msinews.com-Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R. menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian masyarakat, khususnya dalam aspek peningkatan perekonomian desa. Pernyataan tersebut disampaikan Wakasad saat menutup secara resmi Program TMMD ke-124 Tahun 2025 di wilayah Kodim 1012/Buntok, […]

  • Bakti Lingkungan Hari Bhayangkara, Polda Sumsel Tanam 57.489 Bibit Pohon dan Tebar 2000 Bibit Ikan Nila

    Bakti Lingkungan Hari Bhayangkara, Polda Sumsel Tanam 57.489 Bibit Pohon dan Tebar 2000 Bibit Ikan Nila

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Puluhan ribu bibit pohon dan ribuan bibit ikan nila ditanam dan disebar di 234 lokasi dalam wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan. Puncaknya adalah pada Selasa (25/6), Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo bersama Forkopimda Sumsel melakukan penanaman berbagai jenis bibit termasuk bibit pohon buah bertempat di kebun belakang area Museum Sriwijaya Palembang. […]

  • Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta_Setidaknya ada 1.000 orang dilaporkan mengungsi akibat sijago merah melalap rumah disebuah permukiman warga di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 30/7/2023 pagi. Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang menyampaikan bahwa pada saat ini ada sedikitnya ribuan warga ini ditempatkan di Tenda Pengungsi di Jalan Kapuk Utara 2. “1.000-an jiwa […]

  • Makna Isra Miraj, Menguatkan Komitmen Indonesia untuk Palestina

    Makna Isra Miraj, Menguatkan Komitmen Indonesia untuk Palestina

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW., bukan hanya menjadi tonggak spiritual umat Islam, tetapi juga mengandung pesan universal tentang keimanan, kepemimpinan, dan perjuangan melawan ketidakadilan. Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al Habsyi pun menegaskan pentingnya refleksi atas makna Isra Miraj dalam konteks perjuangan kemanusiaan, khususnya pembebasan Palestina. Lanjut dia, Isra Miraj […]

  • Prof Dadan Hindayana Laporkan Perkembangan Penerima Manfaat MGB kepada Presiden Praboworogram BGN Telah Mencapai 20 Juta Penerima

    Prof Dadan Hindayana Laporkan Perkembangan Penerima Manfaat MGB kepada Presiden Praboworogram BGN Telah Mencapai 20 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana menyampaikan perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang kini telah mencapai 20 juta orang penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan usai melaporkan data terbaru penerima manfaat MBG kepada Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (12/8/2025 ). “Penerima manfaatnya sudah di atas 15 […]

  • Evita Nursanty ; Regenerasi Pengrajin Ekraf Jadi Tantangan Serius Bagi Kaum Muda

    Evita Nursanty ; Regenerasi Pengrajin Ekraf Jadi Tantangan Serius Bagi Kaum Muda

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyoroti ancaman serius terhadap regenerasi pelaku ekonomi kreatif, khususnya pengrajin tradisional, yang mulai kehilangan minat generasi muda. Evita mengungkapkan bahwa sebagian besar pengrajin saat ini telah berusia lanjut. “Petenun-petenun kita sudah pada tua. Yang muda-muda tidak mau, mereka lebih suka kerja di pabrik karena lebih mudah,” katanya […]

expand_less