Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pembangunan Proyek LNG Abadi Masela Dimulai , Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Pembangunan Proyek LNG Abadi Masela Dimulai , Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM– Hampir 25 tahun yang lalu, cadangan gas raksasa di Blok Masela, Maluku (Lapangan Abadi) pertama kali ditemukan, tepatnya pada tahun 2000, menyusul penandatanganan kontrak kerja sama eksplorasi antara pemerintah Indonesia dan perusahaan migas asal Jepang, INPEX, pada akhir 1998.

Penemuan ini menjadi titik awal pengembangan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia yang pembangunannya (groundbreaking) telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada pertengahan Juli 2026 dan ditargetkan mulai berproduksi komersial pada 2029–2030. Anda dapat memantau perkembangan proyek strategis nasional ini melalui portal resmi Kementerian ESDM.

Kini,setelah penantian lebih dari dua dekade sejak cadangan gas Lapangan Abadi ditemukan, pembangunan fisik Proyek Gas Alam Cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela akhirnya resmi dimulai pada Kamis (16/7/2026).

Proses Peletakan batu pertama (groundbreaking) disaksikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi penanda dimulainya proyek strategis nasional (PSN) senilai USD20,9 miliar tersebut.

Semua pihak berharap, proyek ini dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Tanimbar, Maluku, melalui penciptaan lapangan kerja, masuknya investasi, dan tumbuhnya aktivitas ekonomi daerah.

Dalam siaran pers yang diungga pada laman kementerian esdm bernomor 040.Pers/04/SJI/2026, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan, Proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang besar, baik bagi pemerintah pusat maupun daerah. Selain meningkatkan penerimaan negara, proyek ini juga akan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

Peta blok Masela

“Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30%nya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” tegas Bahlil dalam laporannya pada acara peletakan batu pertama Proyek Strategis Nasional Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Lanjutnya, saat mulai beroperasi, Lapangan Abadi Masela diproyeksikan menyumbang USD137,8 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Proyek ini juga diperkirakan meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku sebesar USD95 miliar dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar.

Selain itu, proyek ini diharapkan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkat kan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat pasokan energi nasional melalui penyediaan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD bagi kebutuhan industri.

“Di luar manfaat ekonomi dan fiskal, Proyek Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM di Maluku, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui penyediaan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD bagi kebutuhan industri,” ujar Menteri ESDM, Bahlil.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya secara daring menegaskan bahwa dimulainya pembangunan fisik Proyek LNG Abadi Masela menjadi momentum penting setelah penantian hampir tiga dekade.

“Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu, tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas Prabowo yang menyaksikan langsung prosesi groundbreaking secara virtual dari Istana Negara, Jakarta.

Alat berat mulai beroperasi di area pembangunan Blok Masela, Maluku

Beri Hak Kelola Daerah

Pemerintah berkomitmen agar masyarakat Maluku ikut merasakan manfaat Proyek LNG Abadi Masela. Salah satunya melalui pemberian Participating Interest (PI) 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Maluku. Kebijakan ini diberikan lantaran Lapangan Abadi berada di Blok Masela, Laut Arafura, lebih dari 12 mil laut dari pulau terdekat.

Adapun, kepemilikan PI tersebut, bersama Dana Bagi Hasil (DBH) migas, diharapkan memperkuat kapasitas fiskal daerah dan meningkatkan pendapatan Pemerintah Provinsi Maluku.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa mengatakan, tambahan pendapatan dari proyek tersebut akan menjadi modal penting bagi percepatan pembangunan di wilayahnya.

“Pendapatan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mendanai berbagai program pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan status administratif kawasan untuk mempercepat birokrasi pembangunan di kawasan kepulauan,” kata  Ricky di lokasi yang sama.

Serap Ribuan Tenaga Kerja

Manfaat proyek ini juga diharapkan dirasakan langsung melalui penciptaan lapangan kerja. Berdasarkan studi Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura, pembangunan LNG Abadi Masela diperkirakan menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada puncak masa konstruksi.

Adapun, Pembangunan infrastruktur migas yang terintegrasi itu diharapkan turut menggerakkan ekonomi lokal, mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat konektivitas di kawasan Indonesia Timur.

Maka, dengan dimulainya pembangunan fisik ini, masyarakat setempat kini menaruh harapan agar proyek LNG Abadi Masela segera memberikan manfaat nyata.

Mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya penerimaan daerah, berkembangnya ekonomi lokal, hingga terjaminnya pasokan gas bagi kebutuhan industri dalam negeri.

Selamat dan sukses,semoga Proyek LNG Abadi Masela menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Maluku maupun wilayah-wilayah sekitarnya ikut turut teramgkat strata ekonominya. //

Editor ; tim redaksi/domi dese.

Sumber ; Gita Lestari/ Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Fasilitasi Pengembangan Sistem Pemasaran Bokar di UPPB Muara Enim

    Program Fasilitasi Pengembangan Sistem Pemasaran Bokar di UPPB Muara Enim

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Muara Enim, msinews.com -Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim menggelar acara Fasilitasi Pengembangan Sistem Pemasaran Bokar di Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka kemiskinan serta pengendalian inflasi di Kabupaten Muara Enim. Kegiatan berlangsung dari 13 hingga 15 Desember 2024 di Hotel Griya Sentesa dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, […]

  • Ucapkan Sumpah Janji: DPR Periode 2024-2029 Awali Tugas Legislasi 5 Tahun Kedepan

    Ucapkan Sumpah Janji: DPR Periode 2024-2029 Awali Tugas Legislasi 5 Tahun Kedepan

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Suasana Ruang Sidang Gedung Bundar di Komplek DPR/MPR/DPD.RI,Selaa 1 Oktober 2024 tampak padat diisi oleh 580 Anggota DPR RI dan 152 DPD RI terpilih 2024-2029. Guntur Sasono (78) dan Wakil Pimpinan Sementara DPR RI yang diwakili oleh usia termuda, Annisa M.A. Mahesa (23) turun dari podium pimpinan DPR untuk bergabung ke meja para anggota dewan […]

  • Pemkab Keerom Luncurkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan 100 Gereja, Bersumber Dana Otsus 2025

    Pemkab Keerom Luncurkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan 100 Gereja, Bersumber Dana Otsus 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KEEROM,MSINEWS.COM-Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom, Papua resmi meluncurkan bantuan dana untuk Gereja yang bersumber dari Otsus 2025. Bantuan tersebut disalurkan lewat lembaga-lembaga gereja. Peluncuran bantuan tersebut bertempat  di Gereja GIDI Sola Grajia Bias, Kampung Bias, Distrik Towe, Rabu (17/9/2025). “Khusus bantuan lembaga gereja yang bersumber dari Otsus, hari ini saya launching di Distrik Towe, Kampung Bias […]

  • Komisi II Dukung Presiden Prabowo Tarik Aset Negara dari Swasta

    Komisi II Dukung Presiden Prabowo Tarik Aset Negara dari Swasta

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Mohammad Toha mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan menarik aset miliki negara yang dikuasai swasta. Namun, harus dilakukan pendataan secara menyeluruh terhadap semua aset negara yang sekarang dikuasai swasta. “Kami apresiasi dan mendukung langkah Presiden Prabowo yang akan menarik aset negara yang dikuasai swasta. Tidak boleh […]

  • Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    Sumur Migas Tua Jangan Ditinggalkan, Inovasi Mahasiswa Bisa Optimasi Produksinya

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta, ReforMiner Institute melaporkan hingga 2050 mendatang jumlah kebutuhan energi akan mengalami lonjakan. Outlook Energy BPPT dalam skenario Business As Usual (BAU), memperkirakan kebutuhan minyak bumi mencapai 1.171 juta barel. Padahal jumlah pasokan minyak bumi hanya mencapai 70 juta barel. Sementara itu Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno, menyampaikan guna meminimalisir neraca migas Indonesia dapat […]

  • Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    Korupsi Sebagai Alat Persekusi Politik

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh : Made Supriatma SALAH SATU penasehat Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 kemarin adalah Tom Lembong. Ia memberi masukan dalam bidang ekonomi. Tom Lembong pernah menjadi Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Menteri Perdagangan di periode pertama pemerintahan Joko Widodo. Tuduhan yang dikenakan kepada Tom Lembong sangat serius. Dia dituduh memberikan ijin impor gula sebanyak […]

expand_less