Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Indonesia Usulkan Percepatan dan Perluasan Pengakuan Keterampilan Pekerja di ASEAN

Indonesia Usulkan Percepatan dan Perluasan Pengakuan Keterampilan Pekerja di ASEAN

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM— Indonesia mengusulkan agar ASEAN mempercepat dan memperluas pengakuan bersama (_Mutual Recognition Arrangement_) atas keterampilan dan kompetensi tenaga kerja. Langkah ini penting untuk menciptakan peluang mobilitas pekerja yang lebih luas bagi pekerja terampil sekaligus memastikan kompetensi mereka dapat diakui oleh pemberi kerja di kawasan.

Usulan tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Pertemuan Menteri-Menteri Ketenagakerjaan ASEAN Plus Three ke-14 (ALMM+3), Kamis (27/8/2026), di Bangkok, Tailan.

Ia mengatakan, perubahan dunia kerja akibat kecerdasan buatan, digitalisasi, transisi hijau, dan perubahan demografi menuntut negara-negara ASEAN membekali pekerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa depan.

“Karena itu, Indonesia berpandangan bahwa sudah saatnya ASEAN mempercepat agenda pengakuan bersama dan secara bertahap memperluas cakupannya ke lebih banyak jenis pekerjaan dan bidang keterampilan,” ujar Yassierli.

Menurut Yassierli, meskipun kondisi nasional setiap negara berbeda, negara-negara di kawasan menghadapi tantangan yang sama, yaitu perubahan pekerjaan akibat otomatisasi, kecerdasan buatan, dan perubahan demografi. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia harus tetap menjadi prioritas bersama di kawasan.

Dalam konteks tersebut, pengakuan terhadap keterampilan menjadi semakin penting agar pemberi kerja dapat memahami, mempercayai, dan mengakui kompetensi tenaga kerja di seluruh kawasan. Seiring transformasi perekonomian, kebutuhan terhadap keterampilan baru dan terspesialisasi akan terus muncul di berbagai sektor, sehingga ASEAN perlu mampu menghubungkan tenaga kerja terampil dengan berbagai peluang tersebut secara lebih efektif.

Yassierli mengatakan, sistem pengakuan bersama di ASEAN yang lebih kuat dan lebih luas juga akan memperkuat kredibilitas keterampilan dan kompetensi ASEAN di luar kawasan, sehingga mendukung pengakuan yang lebih luas secara global.

Indonesia Usulkan Percepatan dan Perluasan Pengakuan Keterampilan Pekerja di ASEAN

Indonesia juga melihat peran penting para mitra Plus Three, yakni Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea. Pengalaman ketiga negara tersebut dalam pengembangan keterampilan, standar okupasi, sertifikasi, dan keterlibatan industri dapat mendukung ASEAN mempercepat agenda pengakuan bersama serta menjaga kompetensi yang diakui tetap relevan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Ia mengatakan, kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat keterhubungan antara sistem pengembangan keterampilan ASEAN dengan kebutuhan industri di kawasan.

“Bagi Indonesia, pengakuan bersama yang lebih luas dapat menciptakan peluang yang lebih besar bagi tenaga kerja terampil ASEAN, mendukung pencocokan talenta yang lebih baik dengan kebutuhan pasar kerja, serta memperkuat kontribusi mereka terhadap produktivitas dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Yassierli.

Karena itu, Indonesia mengajak negara-negara anggota ASEAN dan para mitra Plus Three untuk mempertahankan momentum, mempercepat implementasi, dan memperluas jangkauan praktis pengakuan bersama di kawasan.**[biro humas].

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SD Meninggal Dunia Dianiaya Teman, Komisi X: Bullying di Sekolah Persoalan Serius

    Siswa SD Meninggal Dunia Dianiaya Teman, Komisi X: Bullying di Sekolah Persoalan Serius

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi X DPR RI kembali angkat bicara soal kekerasan Bulling yang masih rawan terjadi di sekolah-sekolah di Tanah Air. Adapun kasus bullying atau perundungan di lingkungan sekolah Kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Subang, Jawa Barat yang menjadi korban perundungan kakak kelasnya meninggal dunia. Korban yang bernama […]

  • DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    DPR: Program MBG Bentuk Nyata Pemerintah Perangi Permasalahan Gizi

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Msinews.com – Anggota Komisi IX DPR RI Tubagus Haerul Jaman, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil, memiliki akses terhadap pangan sehat dan bergizi. “Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk menjadikan gizi sebagai prioritas nasional,” kata Tubagus Haerul Jaman saat kegiatan sosialisasi […]

  • Demi Kesehatan Rakyat, Komisi VII DPR.RI Dorong Panja Standarisasi AMDK Buat Regulasi Air Kemaan

    Demi Kesehatan Rakyat, Komisi VII DPR.RI Dorong Panja Standarisasi AMDK Buat Regulasi Air Kemaan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Pembentukan Panitia Kerja (Panja) sangatlah penting untuk menata ulang kebijakan dan regulasi terkait standarisasi bahan baku Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Hal tersebut diregaskan oleh Anggota Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, Evita Nursanty. Menurutnya, persoalan air minum dalam kemasan bukan sekadar urusan bisnis, tetapi menyangkut keberlangsungan sumber daya alam dan kesehatan masyarakat luas. “Ini […]

  • Yahukimo Timur Diusulkan Masuk Daerah Otonom Baru

    Yahukimo Timur Diusulkan Masuk Daerah Otonom Baru

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta – Perjuangan Panjang rakyat di Yahukimo Timur untuk melepaskan diri dari Kabupaten induk sepertinya makin mendapat respon baik dari pemerintah. Kabar menariknya adalah meskipun ada sebagian kelompok masyarakat yang belum sepakat atas perjuangan DOB ini, tetapi ada lima distrik di Yahukimo Timur yang justru telah nyatakan siap menyambut peristiwa bersejarah tersebut. Mereka yang tergabung […]

  • Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    Kaesang Tanggapan Minim Terkait Hasil Survei Litbang Kompas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep memberikan tanggapan minim terkait hasil survei Litbang Kompas yang memprediksi partainya gagal masuk DPR pada Pemilu 2024. Survei tersebut mencatat PSI dan delapan partai lain tidak memenuhi ambang batas parlemen. “Tidak apa-apa, itu jadi acuan kami untuk bekerja lebih giat lagi,” kata Kaesang singkat […]

  • Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

    Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci bagi Indonesia dalam memperkuat industrialisasi dan membangun kemandirian ekonomi. Menurutnya, agenda hilirisasi, penguatan industri nasional, serta ketahanan pangan dan energi membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Menaker saat memimpin upacara […]

expand_less