Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Irma Suryani: Anggaran Kecil, Tanggung Jawab Besar, KemenP2MI Terbukti Solutif Tangani Masalah

Irma Suryani: Anggaran Kecil, Tanggung Jawab Besar, KemenP2MI Terbukti Solutif Tangani Masalah

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM-Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago mengapresiasi kinerja kerja Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) di bawah kepemimpinan Menteri Mukhtarudin.

Dia secara terbuka mengapresiasi dedikasi dan respons cepat jajaran KemenP2MI dalam menangani berbagai persoalan krusial yang dihadapi para Pekerja Migran Indonesia di luar negeri.

Politisi senior Partai NasDem yang dikenal vokal dalam menyuarakan hak-hak buruh migran ini menyebut Menteri Mukhtarudin sebagai sosok pemimpin yang sangat berorientasi pada tindakan nyata.

“Saya terus terang. Pak Menteri P2MI Mukhtarudin salah satu menteri yang responsif, gampang dihubungi, kemudian cepat menyelesaikan persoalan,” tegas Irma dalam Raker Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Jumat 17 Juli 2026.

Sinergi Cepat dan Investigasi Terukur

Irma membeberkan bahwa fungsi pengawasan yang dijalankannya sebagai anggota dewan berjalan sangat efektif berkat keterbukaan komunikasi dari pihak Kementerian. Dalam beberapa kasus darurat yang Irma temukan atau terima dari konstituen, koordinasi langsung dengan Menteri Mukhtarudin selalu membuahkan langkah taktis yang cepat.

Setelah menerima laporan aduan, Menteri Mukhtarudin disebut langsung menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk melakukan investigasi menyeluruh dan menyelesaikan masalah hingga ke akar-akarnya.

“Saya beberapa kali selalu menghubungi beliau untuk menyelesaikan beberapa kasus, yaitu komunikasinya bagus sekali dan kemudian langsung juga setelah diselesaikan, diinvestigasi dengan jajaran, kemudian diselesaikan. Beliau keren, ini patut diapresiasi,” tandas Irma.

Solusi Nyata bagi Pekerja Migran di Negara Penempatan

Sebagai legislator yang memiliki jejaring kuat dan intens berkomunikasi dengan komunitas pekerja migran di berbagai belahan dunia, Irma kerap menerima aduan langsung dari lapangan.

Kehadiran kepemimpinan yang tanggap di KemenP2MI dinilai menjadi jawaban atas kebuntuan birokrasi penanganan kasus yang selama ini sering dikeluhkan.

“Saya punya teman banyak di negara-negara penempatan yang sering komunikasi dengan saya. Dan semua yang saya laporkan ke Pak Menteri itu, Alhamdulillah, mendapatkan solusi bagus,” ungkap Irma legowo.

Tanggung Jawab Besar di Tengah Keterbatasan Anggaran

Lebih lanjut, Irma memberikan catatan khusus mengenai efisiensi kinerja KemenP2MI. Dengan beban kerja pelindungan yang sangat masif, mulai dari pencegahan penempatan ilegal, penanganan hukum, hingga pemulangan Pekerja Migran bermasalah, Kementerian ini dinilai mampu bekerja melampaui keterbatasan anggarannya.

“KemenP2MI ini mengemban tanggung jawab besar dengan anggaran yang kecil, tetapi bisa menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Saya sangat mengapresiasi Pak Menteri P2MI Mukhtarudin,” pungkas Irma Suryani Chaniago.

Sikap responsif dan kolaboratif yang ditunjukkan oleh KemenP2MI ini diharapkan dapat terus dipertahankan guna memperkuat sistem pelindungan yang menyeluruh, terintegrasi, dan humanis bagi seluruh para Pekerja Migran Indonesia di luar negeri./tim redaksi.

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Sebut, Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2024 Tetap Terkendali, Tumbuh Sekitar 4,1 %

    BI Sebut, Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2024 Tetap Terkendali, Tumbuh Sekitar 4,1 %

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2024 tetap terkendali. Dikatakan bahwa, posisi ULN Indonesia pada Juli 2024 tercatat sebesar 414,3 miliar dolar AS, atau secara tahunan tumbuh sebesar 4,1%. Perkembangan ULN tersebut bersumber dari sektor publik, baik Pemerintah maupun Bank Sentral. Posisi ULN pada Juli 2024 juga dipengaruhi oleh faktor […]

  • Effendy Choirie: Franciscus Welirang dan Hashim Siap Jadi Badan Pengarah DNIKS

    Effendy Choirie: Franciscus Welirang dan Hashim Siap Jadi Badan Pengarah DNIKS

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) periode 2024-2029, H.A Effendy Choirie M. Ag, MH, menyatakan, Hashim Sujono Djojohadikusumo dan Franciscus Welirang, petinggi Indofood (PT. Indofood Sukses Makmur Tbk-red), Franciscus Welirang menyatakan siap menjadi Ketua Badan Pengarah Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS). “Saya bersilaturahmi langsung dengan Pak Hashim, dan beliau menerima dengan senang […]

  • Kemendagri : Pelaksanaan Rapat di Hotel Harus Tepat Substansi dan Dorong Perekonomian Daerah

    Kemendagri : Pelaksanaan Rapat di Hotel Harus Tepat Substansi dan Dorong Perekonomian Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan ruang bagi pemerintah daerah (Pemda) untuk menyelenggarakan rapat ataupun pertemuan di hotel. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemulihan perekonomian daerah, khususnya sektor perhotelan dan pariwisata. “Pak Menteri memberikan satu ruang bagi teman-teman kepala daerah atas dasar data-data […]

  • Masuk Tiga Besar Parpol Berkinerja Baik, PKB Siap Jadi Bumper Prabowo

    Masuk Tiga Besar Parpol Berkinerja Baik, PKB Siap Jadi Bumper Prabowo

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kinerja dan citra positif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masuk tiga besar dalam survei terbaru Litbang Kompas. Partai berlambang bumi dengan sembilan bintang ini menegaskan siap menjadi bumper pemerintahan Prabowo Subianto dalam merealisasikan berbagai program prioritas. “Kita tentu bersyukur jika PKB dinilai sebagai parpol yang mempunyai kinerja dan citra positif oleh publik. Ini menjadi […]

  • Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM

    Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINWWS-Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut baik inisiatif GERTANUSA Foundation untuk menjajaki kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pelatihan vokasi, pemagangan, dan kewirausahaan. Penjajakan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi guna mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka saat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Cris Kuntadi, menerima audiensi […]

  • Pengamat Politik Ungkap Faktor Suara Ganjar-Mahfud Md Turun Drastis

    Pengamat Politik Ungkap Faktor Suara Ganjar-Mahfud Md Turun Drastis

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pengamat politik terkemuka, Adi Prayitno, mengungkapkan serangkaian faktor yang menyebabkan penurunan drastis dalam suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dalam Pilpres 2024. Hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa Ganjar-Mahfud hanya mampu meraih suara sekitar 16 hingga 17 persen. Menurut Adi, penurunan suara […]

expand_less