Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pascabencana Sumatera-Aceh, DPR Puji Kinerja BNPB Meski Anggaran Terbatas

Pascabencana Sumatera-Aceh, DPR Puji Kinerja BNPB Meski Anggaran Terbatas

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 242
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra M. Husni, mengapresiasi kinerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB dalam penanganan bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera dan Aceh.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR M. Husni ditunjukan langsung kepada Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto, dalam rapat rapat kerja dengan Menteri Sosial, Kepala BNPB, Kepala BPKH dan Baznas di Komisi VIII DPR, Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.

Husni menilai pergerakan cepat BNPB berdampak langsung pada penurunan korban jiwa dan tingkat kerusakan.

“Kepada BNPB, saya terus terang, Pak Jenderal, ini biar saya laporkan sama teman-teman saya di Komisi VIII. Waktu itu tanggal 20 terjadi banjir bandang di Sumatera Utara, tanggal 25 saya langsung dapat berita dari salah satu bupati di Sumatera Utara, dan itu langsung direspons oleh Kepala BNPB,” kata Husni.

Ia menjelaskan, peristiwa banjir bandang di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah memiliki karakteristik kejadian yang sama, namun perbedaan kecepatan respons menghasilkan dampak yang berbeda.

“Banjir bandang di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah itu kejadiannya sama, masalahnya sama. Tapi karena lebih dulu ditangani di Tapanuli Selatan, tingkat yang meninggal dan tingkat kerusakan jauh lebih rendah dibanding Tapanuli Tengah,” ujarnya.

Husni mengungkapkan kehadiran langsung Kepala BNPB Suharyanto di lokasi menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan dan koordinasi lintas daerah.

“Setelah Pak Jenderal ke sana, baru kemudian gubernur datang. Jadi kami melihat pergerakan BNPB ini sangat luar biasa,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran BNPB dalam jangka waktu yang cukup lama di wilayah terdampak, termasuk di Aceh, sebagai bentuk komitmen dalam penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

“Apapun ceritanya, saya rasa Bapak hampir dua bulan di Aceh. Itu menunjukkan keseriusan dalam menangani bencana,” ujar Husni.

Meski memberikan apresiasi, Husni menyoroti keterbatasan peralatan dan dukungan anggaran BNPB dalam penanganan bencana.

“Dengan anggaran yang sedemikian, bahkan untuk peralatan kebencanaan itu hampir tidak ada, BNPB tetap bekerja maksimal. Memang peralatan masih kurang, mungkin karena faktor anggaran yang terbatas,” katanya.

Ia menyebutkan, BNPB telah banyak menyalurkan bantuan kepada BPBD, mulai dari kendaraan tangki air hingga armada pendukung lainnya, meski jumlahnya masih belum ideal.

“Kami melihat banyak bantuan BNPB ke BPBD, seperti mobil tangki air dan kendaraan lainnya, walaupun jumlahnya masih terbatas,” ucapnya.

Husni menegaskan Komisi VIII DPR RI mendukung penuh penguatan peran BNPB, khususnya dalam pemulihan pascabencana dan peningkatan kapasitas nasional penanggulangan bencana.

“Insyaallah kami mendukung penuh bagaimana pemulihan pascabencana ini bisa maksimal, dan kekuatan penuh itu ada di BNPB,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan dorongan agar ke depan penanganan kebencanaan memiliki penguatan kelembagaan yang lebih besar.

“Kita kejar ke depan supaya bisa dibentuk kementerian kebencanaan, sehingga penanganan bencana bisa lebih kuat dan terkoordinasi,” tandas Husni. *

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

    Mengintegrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PERSOALAN keterjangkauan hunian di kawasan perkotaan kini tidak lagi sekadar berpusat pada harga jual bangunan, melainkan juga menyangkut biaya mobilitas yang harus ditanggung oleh para penghuninya. Fenomena ketimpangan antara lokasi permukiman dan aksesibilitas transportasi publik ini tercermin dari kondisi riil masyarakat saat ini. Merevisi UU LLAJ dan UU Perkim adalah cara yang lebih bijak dan […]

  • Terima Audiensi SHI, Ketua DPD RI Sarankan Hal Ini Kepada Pemerintah 

    Terima Audiensi SHI, Ketua DPD RI Sarankan Hal Ini Kepada Pemerintah 

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin mengaku prihatin dengan curahan hati puluhan hakim yang tergabung dalam Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) di ruang GBHN Nusantara 5 Senayan. Sultan menerangkan bahwa, dirinya baru saja bertemu dan berdiskusi secara langsung dan to the poin terkait permintaan yang mulia para hakim dengan Ibu menteri keuangan […]

  • Lion Air Jadi Maskapai Penerbangan Jamaah Haji, PKB Yakin Ibadah Haji Lebih Lancar

    Lion Air Jadi Maskapai Penerbangan Jamaah Haji, PKB Yakin Ibadah Haji Lebih Lancar

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta,msines.com– Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Mahdalena menyambut positif bergabungnya Lion Air sebagai maskapai penerbangan jamaah haji asal Indonesia. Kehadiran Lion Air diyakini bakal mengurangi potensi delay yang selama ini menjadi kendala laten dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. “Kehadiran Lion Air di samping Garuda Indonesia dan Arab Saudi Airlines akan meningkatkan […]

  • RUU Ketenagakerjaan Baru Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Pelindungan Pekerja Diperkuat

    RUU Ketenagakerjaan Baru Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Pelindungan Pekerja Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Pemerintah menargetkan penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan baru pada Oktober 2026. Penyusunan regulasi tersebut diarahkan untuk menjawab perubahan dunia kerja sekaligus memperkuat pelindungan dan kesejahteraan pekerja/buruh. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, penyelesaian RUU Ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam menyiapkan regulasi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Menurutnya, proses penyusunan RUU memiliki […]

  • Kapolri Tanggapi Alasan Terkait Belum Ditahannya Firli Bahuri

    Kapolri Tanggapi Alasan Terkait Belum Ditahannya Firli Bahuri

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan terkait belum ditahannya Firli Bahuri, tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Menurut Sigit, penyidik memiliki alasan subjektif terkait hal ini. “Ya ikuti saja prosedurnya; tentunya penyidik memiliki alasan-alasan subjektif. Namun demikian, sepanjang itu masih dimaknai, bisa ditoleransi,” ujar Sigit […]

  • Presiden Jokowi : Nasib Indonesia Ditentukan Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan

    Presiden Jokowi : Nasib Indonesia Ditentukan Kepemimpinan Indonesia di Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomasi.org– Presiden Joko Widodo menegaskan, kepemimpinan Indonesia di masa depan sangat menentukan nasib bangsa Indonesia.Hal itu disampaikan dalam pidato kenegaraan sidang TahunanPR RI di Gedung Nusantara Komplek Parlemen Jakarta,Rabu (16/8/2023). Hal itu bukan tentang siapa yang akan memegang tampuk presiden berikutnya. Namun, lebih kepada sanggup atau tidaknya untuk bekerja dengan apa yang sudah dimulai saat […]

expand_less