Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Dapunta Sailendra dalam Pahatan Prasasti (Bagian 1)

Dapunta Sailendra dalam Pahatan Prasasti (Bagian 1)

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Syamsul Noor Al-Sajidi

Pekerja Budaya dan Ketua Departemen Data pada Pusat Data dan Kajian Sriwijaya (PDKS)

HERERMEUNNITIKA Sailendrawansa (Wangsa Sailendra atau Dinasti Sailendra) selalu berkaitan dengan dan tidak dapat dilepaskan dari Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Medang (Mataram Kuno)
.
Istilah Wangsa Sailendra dijumpai dalam banyak prasasti (batu bersurat/bertulis) peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Medang.

Tidak ada seorang pun ahli sejarah berani menyangkal keterkaitan Wangsa Sailendra dengan dua kerajaan di Nusantara tersebut.

Sailendra merupakan nama wangsa/ dinasti yang pernah menyebarkan pengaruhnya ke hampir seluruh pelosok Nusantara, semenanjung Malaya (Singapura dan Malaysia sekarang), Thailand, Indochina (antara lain Vietnam, Laos, Burma, dan Kamboja), Filipina, dan hingga India, Arab, dan Timur Tengah.

Nama Sailendra dijumpai antara lain di dalam Prasasti Kalasan dari tahun 778 Masehi (Sailendragurubhis; Sailendrawansatilakasya; Sailendrarajagurubhis).

Ditemukan juga di dalam Prasasti Kelurak dari tahun 782 Masehi (Sailendrawansatilakena), di dalam Prasasti Abhayagiriwihara dari tahun 792 Masehi (Dharmmatungadewasya sailendra), Prasasti Sojomerto (Batang, Jawa Tengah) dari abad ke-8 Masehi (Selendranamah) dan Prasasti Kayumwunan (Temanggung, Jawa Tengah) dari tahun 824 Masehi (Sailendrawansatilaka).

Semua prasasti tersebut ditemukan di Jawa Tengah, Indonesia.

Nama dinasti ini ditemukan juga dalam Prasasti Ligor di Thailand dari tahun 775 Masehi dan juga dijumpai pada Prasasti Nalanda dari tahun 860 M di Bihar, India.

“Pujian bagi raja yang berhasilmenakluk kan musuhmusuhnya dan merupakan wujud kembar dewa kasta yang dengan kekuatannya disebut (sebagai dewa) Wisnu, kedua mematahkan keangkuhan semua musuhnya (Sarwarimadawimthana). Ia adalah
keturunan dari (keluarga Sailendra) yang tersohor disebut Srimaharaja.”

(Prasasti Ligor B, Chaiya, Thailand)
Di dalam Prasasti Nalanda di India terukir nama Sailendrawansatilaka (Permata Dinasti Sailendra) dan Balaputradewa raja dari Swarnabumi.

Penemuan nama dinasti ini di India telah benar-benar mengundang keingintahuan banyak peneliti Barat, terutama para ahli sejarah tentang siapakah dinasti tersebut yang mampu memahatkan nama besarnya di India.

Asal-usul Sailendra

Berbagai pendapat diajukan oleh para ahli sejarah dan arkeolog dari berbagai negara.

Ahli sejarah seperti Majumdar, Moens, dan Nilakanta Sastri menyatakan Sailendra berasal dari India. Majumdar mengandaikan Sailendra, baik di Sriwijaya (Sumatra) atau Medang (Jawa) berasal dari Kalinga (India Selatan). Nilakanta Sastri dan Moens mempunyai pendapat yang sama.

Moens menganggap keluarga ini berasal dari India dan tinggal di Palembang sebelum kedatangan Dapunta Hyang.

Pada 682 Masehi keluarga ini berangkat ke Jawa karena tekanan Dapunta Hyang dan tentaranya.

Pada masa itu pusat Sriwijaya berada di Semenanjung Malaya.

Sedangkan Coedes mengajukan dugaan Sailendra berasal dari Funan (Kamboja). Jatuhnya Kerajaan Funan akibat kerusuhan telah mendorong keluarga ini ke Jawa.

Lalu mereka menjadi penguasa di Medang (Mataram) dan pada pertengahan abad ke-8 menggunakan Sailendra sebagai nama keluarga.

Ahli sejarah lain, Poerbatjaraka menegaskan Sailendra berasal dari Nusantara, yaitu dari Kepulauan Melayu (Sumatra).

Slamet Muljana berpendapat sama dengan Poerbatjaraka berdasarkan gelar ‘Dapunta’ yang ditemui dalam Prasasti Sojomerto.

Gelar ini juga ditemui pada Prasasti
Kedukan Bukit (Dapunta Hiyang) dan
Prasasti Talang Tuwo.

Ketiga inskripsi/prasasti itu ditulis dalam Bahasa Melayu Kuno yang ketika itu dipakai oleh masyarakat di Pulau
Sumatra.

Di sanalah pusat kekuasaan
Kerajaan Sriwijaya yang diperkirakan
berdiri pada akhir 600-an Masehi.
Menurut Poerbatjaraka, Sanjaya
dan keturunannya adalah raja dari
keluarga Sailendra.

Asal-usul dari Kepulauan Melayu dan beragama Hindu-Siva. Tapi kemudian Panamkaran (salah seorang kerabat Sailendra) menjadi pengikut Buddha Mahayana.

Pendapat ini didasarkan pada Carita
Parahyangan yang menyebutkan bahawa Rakai Sanjaya memerintahkan anaknya, Rakai Panaraban atau Rakai Tamperan untuk berpindah agama karena agama ini dihormati oleh semua orang.

Pendapat Poerbatjaraka berdasarkan Carita Parahyangan, kemudian dikuatkan oleh inskripsi/prasasti yang ditemukan di wilayah Kabupaten Batang.

Dalam inskripsi yang dikenali sebagai Prasasti Sojomerto, selain nama Dapunta Sailendra disebutkan juga nama ayahnya Santanu dan ibunya bernama Bhadrawati (dapunta selendra namah santanu nama nda bapa nda bhadrawati nama aya nda sampula nama nda).

Menurut Boechari (1966), tokoh yang
bernama Dapunta Sailendra adalah moyang dan pengasas kepada semua raja-raja dari keturunan raja Sailendra di Medang.

Siapa Sailendra?

Prasasti Sojomerto ditulis dalam Bahasa Melayu Kuno. Nama ‘Dapunta Selendra’ adalah kata/ejaan dalam Bahasa Melayu Kuno dari kata Sansekerta ‘Sailendra’.

Jika keluarga Sailendra berasal dari India Selatan, sudah tentu mereka akan menggunakan bahasa Tamil atau setidaktidaknya bahasa Sansekerta pada prasasti mereka. Berdasarkan gaya paleografiknya, Prasasti Sojomerto ditulis pada pertengahan abad ke-7 Masehi.

Isi teks prasasti Sojomerto:

… – ryayon çrî sata … … _ â kotî
… namah ççîvaya bhatâra parameçva
ra sarvva daiva ku samvah hiya
– mih inan –is-ânda dapû nta selendra namah santanû namânda bâpanda bhadravati namanda ayanda sampûla
namanda vininda selendra namah
mamâgappâsar lempewângih
Terjemahan inskripsi yang terbaca:
Sembah kepada Siwa Bhatara Paramecwara dan semua dewa-dewa
… dari yang mulia Dapunta Selendra
Santanu adalah nama bapaknya, Bhadrawati adalah nama ibunya, Sampula adalah nama bininya dari yang mulia Selendra.

Prasasti Sojomerto telah menggugurkan semua teori Majumdar, Nilakanta Sastri, Moens, Coedes, dan lain-lain. Prasasti ini memang kuat diyakini menetapkan asal-usul dinasti ini karena menerangkan siapakah Dapunta Sailendra dan ibu-bapaknya dalam bahasa Dapunta Sailendra yaitu bahasa melayu kuno. *

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Lambar Paparkan Capaian Kinerja Triwulan Pertama 2024

    Pj Bupati Lambar Paparkan Capaian Kinerja Triwulan Pertama 2024

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Lampung, MSINews.com – Pejabat (Pj) Bupati Kabupaten Lampung Barat, Nukman, secara rinci memaparkan 10 aspek capaian kinerja kepada tim evaluasi Kemendagri. Dalam evaluasi tersebut, aspek pertama yang disorot adalah inflasi. Nukman menjelaskan bahwa hingga minggu pertama tahun 2024, indeks perkembangan harga Kabupaten Lampung Barat menunjukkan tren stabil melalui tiga komoditas utama: beras, daging sapi, dan […]

  • Korban Bencana Tapanuli Utara Mulai Tempati Huntara yang Dibangun BNPB

    Korban Bencana Tapanuli Utara Mulai Tempati Huntara yang Dibangun BNPB

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Msinews.com – Sejumlah warga korban tanah longsor di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mulai menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Sebanyak 40 unit huntara telah ditempati warga terdampak longsor yang berasal dari Desa Sibalanga dan Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting. Warga Desa Sibalanga, Nurhaidah Aritonang, mengatakan dirinya telah […]

  • Wow,Ternyata MSI Punya Produk Terbaru, Dapatkan Diskon hingga Rp1,5 jutaan ,Penasaran?

    Wow,Ternyata MSI Punya Produk Terbaru, Dapatkan Diskon hingga Rp1,5 jutaan ,Penasaran?

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Yogyakarta,msinews.com-Perusahaan elecktronik MSI (Micro Star Internasional) meluncurkan prodak teranyarnya di tahun 2024. Adapun prodak tersebut mulai dari Laptop hingga Perangkat Genggam Gaming. Pruduk-produk tersebut antara lain, rangkaian laptop yang ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra, Intel Core Generasi ke-14, serta segmen produk terbaru di bidang perangkat genggam gaming yaitu MSI Claw,kata “Di era kecerdasan buatan […]

  • Disetujui Komisi VIII DPR, Anggaran Kemenag Naik Jadi Rp74 Triliun

    Disetujui Komisi VIII DPR, Anggaran Kemenag Naik Jadi Rp74 Triliun

    • calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Adapun, rapat tersebut menyetujui kenaikan anggaran Kementerian Agama Tahun 2024 Kementerian Agama berjumlah Rp74.068.406.173.000,00. Anggaran ini meningkat sebesar Rp1.902.149.755.000,00 atau 2,64 persen dari pagu anggaran Tahun Angaran 2024. Hal tersebut berdasarkan Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas […]

  • Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Butuh Keberpihakan Pemerintah

    Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Butuh Keberpihakan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com– Industri penerbangan di tanah air masih menghadapi berbagai tantangan berat di tahun 2025. Dibutuhkan keberpihakkan pemerintah agar ekosistem industri penerbangan mampu menyediakan layanan terjangkau dan berkualitas kepada konsumen. “Kami menilai saat ini perlu ada kajian serius untuk mengarustamakan transportasi udara untuk memperlancar konektivitas Indonesia sebagai negara kepulauan. Maka satu-satunya jalan agar hal itu […]

  • Tiba di Tanah Air,Presiden Prabowo Bawa Komitmen Investasi dan Kerjasama Strategis

    Tiba di Tanah Air,Presiden Prabowo Bawa Komitmen Investasi dan Kerjasama Strategis

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 161
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa pagi (15/4/2025) usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke lima negara mitra strategis, yakni Turkiye, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Kepulangan Presiden disambut langsung oleh beberapa pejabat negara, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Sekretaris Negara, Panglima TNI, dan […]

expand_less