Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh ; Syamsul Noor

DEMIKIANLAH  pada hari ketujuh Tuhan telah menyelesaikan penciptaan langit dan bumi serta segala isinya. Pada hari ketujuh itu Tuhan berhenti Ia dari segala pekerjaan-Nya itu.

Selanjutnya Tuhan memberkati hari ketujuh itu dan mensucikannya. Demikianlah sekerat kisah manakala Tuhan mewujudkan bumi dan langit serta segala isinya.

Pada mulanya belum ada semak apa pun di bumi, belum ada tumbuh-tumbuhan apa pun di padang. Tuhan juga belum menurunkan hujan ke bumi, juga belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu.

Namun secara seketika ada kabut berarak naik ke cakrawala bumi. Lalu kabut itu sirna menjadi titik-titik air membasahi seluruh permukaan bumi itu.

Saat itulah Tuhan membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas — roh hidup — ke dalam hidungnya. Sedemikian itulah manusia menjadi makhluk bernapas, berjiwa, dan hidup.

Kemudian Tuhan merekonstruksi suatu taman di Eden; di sini Timur. Di sanalah Tuhan menempatkan manusia yang diciptakan-Nya itu.

Lalu Tuhan menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik, dan yang baik untuk dimakan buahnya; Di tengah-tengah taman itu tumbuh Pohon Kehidupan dan Pohon Pengetahuan tentang baik—buruk.

Dari Eden mengalir suatu sungai untuk membasahi taman itu. Hulu dari sungai itu terbagi menjadi empat cabang.

Cabang dan pertama, bernama Pison, yaitu Cabang Sungai yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat bebatuan chrsye (bercahaya keemasan) mengendap. Emas dari negeri itu baik, di sana ada damar bedolah dan ada batu chrysopras.

Cabang Sungai Kedua adalah Gihon, yaitu sungai yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Cabang Sungai Ketiga adalah Tigris, yaitu sungai yang mengalir di sebelah timur Asyur. Cabang Sungai Keempat adalah Efrat.

Tuhan mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Kemudian Tuhan memberi perintah kepada manusia, “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi Pohon Pengetahuan tentang yang baik—buruk, janganlah kau makan buahnya. Sebab, pada hari engkau memakannya, pastilah engkau akan binasa.”

Tuhan berfirman, “Tidak baik apabila manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang setara dengan dia.”

Selanjutnya Tuhan merekayasa dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Berdasarkan atas Kuasa-Nya dan Kehendak-Nya, Rabani (Insan Kamil) dipinjamkan seperangkat potensi, di antaranya sama’ (mendengar), bashar (melihat), dan kalam (berbicara). Seperti apa dia (Rabani) menamai sesuatu, seperti nama diberikan manusia kepada tiap-tiap makhluk hidup. Sedemikianlah kelak nama makhluk itu.

Rabani memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi bagi Rahani sendiri dia tidak menjumpai penolong sepadan dengan dia.

Lalu Tuhan menghendaki manusia tidur nyenyak. Manakala dia tidur, Tuhan mengambil salah satu ruas rusuknya. Kemudian Tuhan menutup tempat (satu ruas rusuk) itu dengan daging.

Dari ruas rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Lantas berucaplah Rabani, “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Dia akan kunamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Oleh asbab-musabab itulah seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya, lalu bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, Rabani dan isterinya Rahani, tetapi mereka tidak merasa risih.

Datanglah ular bintang paling cerdik dari segala binatang di darat. Ular itu berkata kepada Rahani, “Tentulah Tuhan berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Lalu jawab Rahani kepada ular, “Buah dari pepohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi terhadap buah pohon di tengah-tengah taman, Tuhan berfirman: Jangan kamu makan atau pun raba buah itu, nanti kamu binasa.”

Bantah ular itu berkata kepada Rahani “Sekali-kali kalian tidak akan binasa. Tuhan mengetahui, pada waktu kalian memakannya mata kalian akan terbuka. Kalian akan menjadi seperti Tuhan, tahu tentang baik dan buruk.”

RAHANI melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lantas dia mengambil dari buahnya dan dimakannya serta diberikannya juga kepada Rabani yang bersama-sama dengan dia. Rabani, suaminya pun memakannya.

Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Politik Bamsoet: Membarui Konstitusi Agar Negara Adaptif di Era AI-Post Truth

    Catatan Politik Bamsoet: Membarui Konstitusi Agar Negara Adaptif di Era AI-Post Truth

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Bambang Soesatyo PERUBAHAN zaman dan perkembangan teknologi yang mengubah pola hidup dan perilaku individu mendorong terbentuknya norma dan sistem nilai baru yang tidak pernah diantisipasi. Peradaban sudah melakoni era pasca kebenaran atau post-Truth dan integrasi kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence) pada berbagai aspek kehidupan manusia. Sudah terbukti pula bahwa fenomena post-truth dan […]

  • Mendagri Pastikan Negara Hadir Bangun Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana di Sibolga

    Mendagri Pastikan Negara Hadir Bangun Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana di Sibolga

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Msinews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), melalui pembangunan hunian tetap (huntap). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan dan pemulihan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. “Saya dengan Pak Ara Sirait, […]

  • Halal Bihalal, Gus Imin Sowan Kiai Sepuh di Tapal Kuda Jatim

    Halal Bihalal, Gus Imin Sowan Kiai Sepuh di Tapal Kuda Jatim

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar silaturahim dalam rangka Halal Bihalal ke sejumlah kiai sepuh di Banyuwangi, Situbondo dan Jember atau disebut juga wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur. Kegiatan safari ini digelar pada Sabtu, 26 April 2025. Gus Imin, sapaan akrabnya, mengawali safari dengan silaturahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) […]

  • Prof Dadan Hindayana Laporkan Perkembangan Penerima Manfaat MGB kepada Presiden Praboworogram BGN Telah Mencapai 20 Juta Penerima

    Prof Dadan Hindayana Laporkan Perkembangan Penerima Manfaat MGB kepada Presiden Praboworogram BGN Telah Mencapai 20 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana menyampaikan perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang kini telah mencapai 20 juta orang penerima manfaat. Hal tersebut disampaikan usai melaporkan data terbaru penerima manfaat MBG kepada Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (12/8/2025 ). “Penerima manfaatnya sudah di atas 15 […]

  • Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    Dua Anggota DPR RI Ditetapkan Tersangka Kasus Dana CSR BI-OJK oleh KPK

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menetapkan dua tersangka Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau Corporate Social Responsibility (CSR) BI. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025 […]

  • DPR Apresiasi Presiden Dewan Air Dunia soal sebutan Pejuang Air

    DPR Apresiasi Presiden Dewan Air Dunia soal sebutan Pejuang Air

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Nusa Dua,msinews.com-Seluruh peserta yang hadir dalam World Water Forum Ke-10 di Bali merupakan pejuang air. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana. Putu mengatakan bahwa memang isu air ini sangat krusial sehingga perlu dibahas para pemangku kepentingan dunia mengingat ke depannya dunia akan menghadapi perubahan […]

expand_less