Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

Rahani dan Rabani : Pohon Pengetahuan -Bagian kedua

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh ; Syamsul Noor

DEMIKIANLAH  pada hari ketujuh Tuhan telah menyelesaikan penciptaan langit dan bumi serta segala isinya. Pada hari ketujuh itu Tuhan berhenti Ia dari segala pekerjaan-Nya itu.

Selanjutnya Tuhan memberkati hari ketujuh itu dan mensucikannya. Demikianlah sekerat kisah manakala Tuhan mewujudkan bumi dan langit serta segala isinya.

Pada mulanya belum ada semak apa pun di bumi, belum ada tumbuh-tumbuhan apa pun di padang. Tuhan juga belum menurunkan hujan ke bumi, juga belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu.

Namun secara seketika ada kabut berarak naik ke cakrawala bumi. Lalu kabut itu sirna menjadi titik-titik air membasahi seluruh permukaan bumi itu.

Saat itulah Tuhan membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas — roh hidup — ke dalam hidungnya. Sedemikian itulah manusia menjadi makhluk bernapas, berjiwa, dan hidup.

Kemudian Tuhan merekonstruksi suatu taman di Eden; di sini Timur. Di sanalah Tuhan menempatkan manusia yang diciptakan-Nya itu.

Lalu Tuhan menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik, dan yang baik untuk dimakan buahnya; Di tengah-tengah taman itu tumbuh Pohon Kehidupan dan Pohon Pengetahuan tentang baik—buruk.

Dari Eden mengalir suatu sungai untuk membasahi taman itu. Hulu dari sungai itu terbagi menjadi empat cabang.

Cabang dan pertama, bernama Pison, yaitu Cabang Sungai yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat bebatuan chrsye (bercahaya keemasan) mengendap. Emas dari negeri itu baik, di sana ada damar bedolah dan ada batu chrysopras.

Cabang Sungai Kedua adalah Gihon, yaitu sungai yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Cabang Sungai Ketiga adalah Tigris, yaitu sungai yang mengalir di sebelah timur Asyur. Cabang Sungai Keempat adalah Efrat.

Tuhan mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Kemudian Tuhan memberi perintah kepada manusia, “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi Pohon Pengetahuan tentang yang baik—buruk, janganlah kau makan buahnya. Sebab, pada hari engkau memakannya, pastilah engkau akan binasa.”

Tuhan berfirman, “Tidak baik apabila manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang setara dengan dia.”

Selanjutnya Tuhan merekayasa dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Berdasarkan atas Kuasa-Nya dan Kehendak-Nya, Rabani (Insan Kamil) dipinjamkan seperangkat potensi, di antaranya sama’ (mendengar), bashar (melihat), dan kalam (berbicara). Seperti apa dia (Rabani) menamai sesuatu, seperti nama diberikan manusia kepada tiap-tiap makhluk hidup. Sedemikianlah kelak nama makhluk itu.

Rabani memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi bagi Rahani sendiri dia tidak menjumpai penolong sepadan dengan dia.

Lalu Tuhan menghendaki manusia tidur nyenyak. Manakala dia tidur, Tuhan mengambil salah satu ruas rusuknya. Kemudian Tuhan menutup tempat (satu ruas rusuk) itu dengan daging.

Dari ruas rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Lantas berucaplah Rabani, “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Dia akan kunamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

Oleh asbab-musabab itulah seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya, lalu bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, Rabani dan isterinya Rahani, tetapi mereka tidak merasa risih.

Datanglah ular bintang paling cerdik dari segala binatang di darat. Ular itu berkata kepada Rahani, “Tentulah Tuhan berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Lalu jawab Rahani kepada ular, “Buah dari pepohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi terhadap buah pohon di tengah-tengah taman, Tuhan berfirman: Jangan kamu makan atau pun raba buah itu, nanti kamu binasa.”

Bantah ular itu berkata kepada Rahani “Sekali-kali kalian tidak akan binasa. Tuhan mengetahui, pada waktu kalian memakannya mata kalian akan terbuka. Kalian akan menjadi seperti Tuhan, tahu tentang baik dan buruk.”

RAHANI melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lantas dia mengambil dari buahnya dan dimakannya serta diberikannya juga kepada Rabani yang bersama-sama dengan dia. Rabani, suaminya pun memakannya.

Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    Terlalu Terburu-buru, RUU DKJ Belum Menunjukan Adanya “Kekhususan”

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Jakartya,msinews.com-Rancangan Undang-undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) dinilai terlalu terburu-buru dan belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation). Selain itu, belum menunjukkan adanya kekhususan yang ada untuk kota Jakarta di setiap pasalnya. Demikian kata Anggota Badan Legislasi DPR RI Ansory Siregar. “Fraksi PKS berpendapat (RUU DKJ) belum melibatkan partisipasi masyarakat yang bermakna ya, belum […]

  • Komisi IV : Pemerintah Harus Utamakan Kebutuhan Nasional dan Kesejahteraan Petani

    Komisi IV : Pemerintah Harus Utamakan Kebutuhan Nasional dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mengizinkan Indonesia mengekspor beras ke luar negeri. Namun demikian, ia mengingatkan agar pemerintah mengutamakan kepentingan nasional dan kesejahteraan petani sebelum memutuskan untuk mengekspor beras. “Kita support untuk ekspor tapi harus dipastikan kebutuhan nasional aman, dan minimal tidak ada lagi berita tentang impor […]

  • Jelang Idul Fitri 1445 H, Komisi VI : Penghitungan Neraca Daging Nasional Harus Tepat

    Jelang Idul Fitri 1445 H, Komisi VI : Penghitungan Neraca Daging Nasional Harus Tepat

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK menyoroti soal rencana Pemerintah yang terus memberlakukan kebijakan impor guna mencukupi kebutuhan daging dalam negeri. Ia mengatakan, penghitungan neraca daging, khususnya kebutuhan di dalam negeri dan kapasitas produksi di dalam negeri, harus tepat. Adapun, tujuan impor tersebut agar harga daging di pasaran stabil dan terjangkau di masyarakat. Namun, […]

  • masa protes masalah rohingya

    Massa Kembali Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Jumat (8/9) pagi ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Kepolisian Sektor Metro Menteng telah bersiaga dibantu aparat dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Ada 3 aliansi masyarakat yang telah melayangkan surat pemberitahuan menggelar aksi di depan Kedubes Myanmar dengan perkiraan massa mencapai […]

  • Nah Siap-siap, Pj Gubernur DKI Bakal Terapkan Kerja Dirumah Mulai September ini

    Nah Siap-siap, Pj Gubernur DKI Bakal Terapkan Kerja Dirumah Mulai September ini

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berencana bakal menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota pada September bulan depan. Menurutnya kebijakan yang segera diambil tersebut menyambut arahan Presiden Joko Widodo terkait polisi udara di sekitar Jadetabek. “Kayak work from home. Ini sebentar lagi sedang dihitung […]

  • DPR RI Akan Gelar IOF 2024: Sebagai Wadah Aspirasi dan Inspirasi Publik

    DPR RI Akan Gelar IOF 2024: Sebagai Wadah Aspirasi dan Inspirasi Publik

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bekerja sama dengan Citizen OS akan menyelenggarakan Indonesia Opinion Festival (IOF) 2024, sebuah festival yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan pendapat dan berdiskusi mengenai berbagai isu terkini di Indonesia. Adapun, acara ini akan berlangsung selama dua hari, pada 29-30 Desember 2024, bertempat di Kompleks Gedung DPR RI, […]

expand_less