Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » PADMA Indonesia : Mabes Polri Diminta Ambil Alih Tangani TPKS

PADMA Indonesia : Mabes Polri Diminta Ambil Alih Tangani TPKS

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com- Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia,Gabriel Goa,menyatakan, Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Perempuan dan Anak Perempuan tidak hanya terjadi di darat kini sudah terjadi di Kapal-Kapal Penumpang antar pulau di Indonesia.

Hal itu dialami oleh seorang dara asal Kawanua, salah seorang penumpang kapal Pelni dari Surabaya menuju Bitung,Sulawesi Utara yang ikut Omanya mau berlibur ke Menado.

Dalam keterangan tertulisnya, Gabriel menyebut, bahwa Dara Kawanua berinisial KS menjadi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual di atas kapal yang diduga kuat dilakukan oleh ABK Kapal tersebut.

Mereka atau ABK ini seharusnya menjaga kenyamanan sekaligus melakukan perlindungan kepada penumpang kapal.

Mengalami hal tersebut, korban akhirnya berani mengungkap hal yang dialaminya.

Menurut Gabriel, keberanian Korban TPKS berani mengungkap dan melaporkan resmi ke Polda Jawa Timur patut kita apresiasi dan dukung total.

“Keberanian Korban sangat didukung oleh Keluarga Besar,Penggiat Anti Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak beserta Pers dan Aparat Penegak Hukum,” kata Gabriel.

Kasus TPKS Surabaya disampaikan juga secara resmi ke Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dan Tindak Pidana Perdagangan Orang,Bareskrim Mabes Polri juga ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Harapan Korban TPKS KS agar penannganan perkara TPKS nya dilimpahkan ke Bareskrim Mabes Polri terwujud,” ujar Gabriel Goa.

Terpanggil nurani untuk memperjuangkan para Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Indonesia, maka Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia), Penggiat Anti Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak dan Pers menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

Gabriel Goa. Ketua Dewan Pembina PADMA Indonesia

“Pertama,mendukung Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dan TPPO Bareskrim Mabes Polri untuk menangani serius segera Tangkap dan proses Pelaku TPKS erhadap Korban TPKS yakni KS di Surabaya,IG Korban menjadi Korban Kriminalisasi Hukum dan anak dibawah umur di Ngada yang Pelaku DPO hingga saat ini belum berhasil ditangkap dan diproses hukum oleh Polres Ngada.”

Kedua,mendesak Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Ham,Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dan DPR RI untuk mengawal ketat Kapolri dan jajarannya untuk segera Tangkap dan memberikan efek jera dengan menghukum seberat-beratnya Pelaku Kejahatan Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Korban TPKS yakni Surabaya,Ngada dan di wilayah hukum NKRI.

Ketiga, mengajak Solidaritas Penggiat Ham,Penggiat Anti Kekerasan Seksual dan Pers untuk mendukung dan mengawal ketat penegakan hukum Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dan Tindak Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Mabes Polri. ** Sipres.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Pahlawan : Mengoreksi Abad Kemanusiaan Kita

    Hari Pahlawan : Mengoreksi Abad Kemanusiaan Kita

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh Anto Narasoma MEMAJUKAN negara dalam upaya menyejahterakan rakyatnya, sangat tidak baik untuk saling memprovokasi antarsesama”. Sudah cukup bagi rakyat kita mengalami peristiwa berdarah dari sejak memperebutkan kemerdekaan dari tahun 1947 hingga ke zaman pecahnya peritiwa PKI. Kapan negeri ini menjadi dewasa apabila rakyat ini selalu diperangkap dengan sifat provokatif yang bertujuan memecah-belah Negara Kesatuan […]

  • Danau Tondano Menjerit! TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok

    Danau Tondano Menjerit! TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Danau Tondano, permata alam Sulawesi Utara, kini terancam oleh invasi eceng gondok yang tak terbendung. Danau yang dulu jernih dan memesona ini seolah ‘menjerit’ meminta pertolongan. Menanggapi hal ini, ratusan prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran. Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat […]

  • Prabowo Targetkan 5 Sektor Pariwisata RI di tahun 2025

    Prabowo Targetkan 5 Sektor Pariwisata RI di tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Presiden RI Ke-8,H.Prabowo Subianto menargetkan 5 sektor pariwisata Indonesia yang harus dikerjakan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang saat ini dipimpin oleh Widiyanti Putri Wardhana. Hal tersebut dalam rangka pengembangan sektor-sektor Pariwisata di Indonesia untuk tahun 2025. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendapat sejumlah target dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangka pengembangan sektor pariwisata di Indonesia untuk […]

  • Politisi PDIP Stevano Kutuk Keras Pembubaran Retreat Pelajar Kristen: Aparat Harus Segera Bertindak

    Politisi PDIP Stevano Kutuk Keras Pembubaran Retreat Pelajar Kristen: Aparat Harus Segera Bertindak

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Komisi III DPR, Stevano Rizki Andranacus mengecam tindakan intoleran atas pembubaran kegiatan retreat pelajar Kristen oleh sejumlah warga yang viral di media sosial, di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, tindakan intoleran dan radikal tersebut tidak bisa dibiarkan dan harus segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Mengingat, Indonesia […]

  • Komisi XIII DPR : Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban Fokus Perkuat Peran dan Keberadaan LPSK

    Komisi XIII DPR : Revisi UU Perlindungan Saksi dan Korban Fokus Perkuat Peran dan Keberadaan LPSK

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 165
    • 0Komentar

    SURABAYA,,MSINEWS.COM-Dalam rangka menyerap aspirasi serta masukan terkait rencana revisi Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban,Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu pekan lalu. Adapun, RUU ini bertujuan untuk memperkuat keberadaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar perlindungan terhadap korban maupun saksi dapat lebih […]

  • Leader’s Retreat Indonesia-Singapura Hasilkan Langkah Konkret Berbagai Sektor

    Leader’s Retreat Indonesia-Singapura Hasilkan Langkah Konkret Berbagai Sektor

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong dalam Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026. Adapun, pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kemitraan strategis melalui kerja sama yang makin luas dan konkret di berbagai sektor. Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan, […]

expand_less