Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Mantan Penyidik KPK Dukung Bongkar Dugaan Intervensi

Mantan Penyidik KPK Dukung Bongkar Dugaan Intervensi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha, memberikan dukungan kepada eks Ketua KPK, Agus Rahardjo, untuk membongkar dugaan intervensi yang terjadi selama kepemimpinannya.

Praswad, yang kini menjabat sebagai Ketua Indonesia Memanggil Institute (IM57+), menyatakan bahwa intervensi tersebut melibatkan Presiden Joko Widodo dan berkaitan dengan kasus korupsi e-KTP yang menjerat mantan Ketua DPR Setya Novanto.

Menurut Mantan Penyidik KPKP Praswad, intervensi yang bertujuan menghambat proses penegakan hukum merupakan pelanggaran serius. IM57+ Institute mendesak Agus Rahardjo untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan intervensi tersebut demi kejelasan dan keadilan.

Baca juga : Koordinator MAKI Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri 

“Dukungan kami agar Agus Rahardjo membongkar praktik intervensi tersebut secara tuntas dan komprehensif,” ujar Praswad dalam keterangannya hari Sabtu 2/12/2023.

Praswad menyatakan bahwa bukti tidak langsung terhadap intervensi tersebut sangat kuat. Dia merinci bahwa Agus Rahardjo sempat ingin mundur sebagai Ketua KPK karena tekanan dan intervensi selama pengusutan kasus e-KTP. Selain itu, setelah KPK menetapkan beberapa tersangka, DPR menyepakati revisi UU KPK pada tahun 2019.

“Pasca penyidikan dan penetapan tersangka, ada revisi UU KPK yang disetujui oleh Presiden. Hal ini sebelumnya diawali dengan tekanan terhadap penyidik yang menangani kasus tersebut,” ungkap Praswad.

Meski mengalami tekanan, KPK tetap menjalankan prosedur hukum, dan hasilnya, Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka.

Praswad menekankan bahwa sikap tegak lurus terhadap penegakan hukum tetap dijunjung tinggi meskipun pada akhirnya Agus Rahardjo dan timnya disingkirkan.

Dalam program Rosi Kompas TV pada Kamis malam, Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi pernah meminta agar KPK menghentikan penyelidikan kasus e-KTP pada 2017.

Namun, KPK menolak permintaan tersebut. Agus meyakini penolakan tersebut berkontribusi pada revisi UU KPK yang memberikan lembaga itu di bawah kekuasaan eksekutif.

Baca juga : Mahkamah Konstitusi Tolak Pengujian Materiil UU KUHAP

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membantah adanya pertemuan tersebut dalam agenda presiden setelah melakukan pengecekan.

“Setelah dicek, pertemuan yang diperbincangkan tersebut tidak ada dalam agenda Presiden,” kata Ari melalui keterangan tertulis.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    Sejahterakan Masyarakat dengan Menanam Jagung

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Distrik Venaha, Papua Selatan — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan Nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP Pos Venaha melaksanakan program penanaman jagung di lahan 1,5 hektar, Sabtu 05 April 2025. Wilayah Venaha yang terpencil dan sulit dijangkau, membuat masyarakat di sekitarnya hidup dalam kondisi serba kekurangan. Ketergantungan pada bantuan logistik […]

  • Pemilihan RW di Apartemen Greenbay, Diduga Tak Sesuai Pergub, Warga Minta Pembatalan

    Pemilihan RW di Apartemen Greenbay, Diduga Tak Sesuai Pergub, Warga Minta Pembatalan

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Sejumlah perwakilan warga Apartemen Greenbay Pluit bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Masyarakat Sipil Peduli Indonesia (MSPI) mendatangi Kantor Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat 1 Agustus 2025. Mereka menyampaikan surat keberatan atas pelaksanaan musyawarah pemilihan Ketua RW 010 yang dianggap tidak transparan dan sarat kepentingan. Rombongan tiba di kantor kelurahan dengan maksud […]

  • Ribuan Relawan Kesehatan Pastikan Layanan Medis Pulih di Wilayah Terdampak

    Ribuan Relawan Kesehatan Pastikan Layanan Medis Pulih di Wilayah Terdampak

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Msinews.com – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah terdampak melalui mobilisasi ribuan relawan tenaga kesehatan di tiga provinsi. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), total relawan yang dimobilisasi mencapai 6.525 orang, terdiri atas 5.734 relawan di Aceh, 286 relawan di Sumatera Utara (Sumut), dan 505 relawan […]

  • Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    Komisi III  Desak Hukuman Kebiri bagi Pelaku Pemerkosaan Anak di Cianjur

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB Abdullah mengecam keras kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 16 tahun oleh 12 laki-laki di Cianjur, Jawa Barat. Ia menyebut tindakan para pelaku sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang keji dan tidak beradab, serta mendesak agar pelaku dijatuhi hukuman maksimal, termasuk hukuman kebiri kimia. “Kejadian ini sangat […]

  • PKB Dilema: Menjadi Oposisi atau Bergabung Koalisi Pemerintahan Berikutnya?

    PKB Dilema: Menjadi Oposisi atau Bergabung Koalisi Pemerintahan Berikutnya?

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda, mengungkapkan bahwa internal partainya terbagi dua mengenai langkah politik yang akan diambil ke depan. Beberapa anggota partai mendukung untuk menjadi bagian dari oposisi, sementara yang lain cenderung bergabung dengan koalisi pemerintahan yang akan datang. Baca juga : Eks Kepala Bea dan Cukai Makassar Dihukum 10 Tahun […]

  • Terkait Pemblokiran Rekening, Direktur CELIOS Sebut Kebijakan PPATK Rugikan Masyarakat

    Terkait Pemblokiran Rekening, Direktur CELIOS Sebut Kebijakan PPATK Rugikan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK untuk membatalkan kebijakan pemblokiran rekening yang tidak aktif atau dormant. Hal ini ditegaskan Nailul Huda Melalui surat terbuka, bahwa kebijakan PPATK tak hanya melanggar hak-hak konsumen, tetapi juga dinilai sebagai langkah yang tidak tepat […]

expand_less