Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

Kemensos Siagakan Lumbung Sosial di Kawasan Rawan Bencana

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Menteri Sosial Tri (Mensos) Rismaharini telah menginisiasi pendirian lumbung sosial di wilayah rawan bencana dan sulit diakses, termasuk kawasan terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Hal tersebut disampaikan Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Adrianus Alla mwngatakan bahwa meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan lumbung sosial.

Adrianus menjelaskan penyiapan lumbung sosial dimaksudkan agar masyarakat yang tinggal di kawasan bencana tetap bisa mengakses bantuan. Untuk itu, Kemensos memastikan ketersediaan logistik di zona rawan bencana.

“Ketika terjadi bencana, langkah yang kami lakukan adalah memastikan semua gudang logistik, khususnya lumbung-lumbung sosial ada di wilayah tersebut dan terpenuhi atau tercukupi (stok logistiknya),” kata Adrianus pada Forum Salemba 28 bersama media di Jakarta, terbitkan pada Jum’at 8/9/2023.

Ia mencontohkan pengalaman saat turun langsung membantu penanganan bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Maret lalu.

Akibat tidak adanya lumbung sosial sebagai tempat menyimpan stok logistik di sekitar wilayah tersebut, pihaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat mengirimkan bantuan lantaran terkendala sulitnya akses ke lokasi terdampak.

“Kami tidak punya lumbung sosial di Pulau Serasan. Pada saat terjadi longsor, kami harus mengirimkan bantuan dari dua lokasi terdekat, yaitu dari Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat. Nah, ini yang kami rasakan sangat sulit sekali,” ujarnya.

Lain halnya, lanjutnya, dengan penanganan bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sebulan kemudian pada April.

“Akses ke Pulau Mentawai juga cukup sulit dari Kota Padang, tapi karena adanya lumbung sosial, pada saat terjadi gempa, masyarakat bisa bertahan di wilayah tersebut,” ucap pria berkacamata ini.

Kesiapan dan ketersediaan logistik pada lumbung-lumbung sosial di sekitar wilayah tersebut, dikatakan Adrianus, dapat membantu korban terdampak bertahan. “Setidaknya, dua sampai tiga hari hingga bantuan tiba, terlebih jika akses menuju lokasi sulit dijangkau,” terangnya.

Terhadap kesulitan yang dihadapinya ini, pihaknya mengatakan akan mengupayakan pendirian sekurang-kurangnya dua atau tiga lumbung sosial di setiap wilayah, khususnya 3T.

“Kita punya ribuan pulau 3T yang jika tidak segera difasilitasi lumbung sosial, kita akan sangat kesulitan mengirimkan bantuan ketika terjadi bencana karena tidak ada persediaan logistik di wilayah tersebut. Kami upayakan bukan hanya satu, tapi minimal ada dua atau tiga lumbung sosial,” ungkap dia.

Lumbung sosial berisi logistik dasar masyarakat yang dibutuhkan saat bencana, seperti makanan siap saji, makanan anak, selimut, kasur, sandang dewasa maupun sandang anak.

“Termasuk, juga kelengkapan tenda, baik itu tenda serbaguna maupun tenda keluarga, genset dan bahan kebutuhan pendukung lainnya,” paparnya.

Meski begitu, Kemensos tetap memperhatikan kearifan lokal yang berlaku di wilayah tersebut. “Seperti di Papua, karena masyarakat di Papua mengkonsumsi babi, maka lumbung-lumbung sosial di sana, selain kami penuhi dengan logistik, juga kami isi dengan babi. Kami menyesuaikan kearifan lokal wilayah tersebut,” kata dia.

Selain itu, indeks risiko bencana juga diperhitungkan dalam penentuan titik lumbung sosial. “Lokasi lumbung sosial akan berada di tengah-tengah wilayah. Misalnya, di Kecamatan A, kami akan menempatkan di desa yang menjadi titik sentral dari kecamatan tersebut,” katanya menjelaskan.

Sampai saat ini, telah terdapat 532 lumbung sosial di 28 provinsi di seluruh Indonesia. Seluruhnya tersebar di 159 kabupaten/kota dan 590 kecamatan. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sempat Viral Protes Menu MBG, Kepsek SDN 3 Sindang Sari Jujur Dukung Program MBG

    Sempat Viral Protes Menu MBG, Kepsek SDN 3 Sindang Sari Jujur Dukung Program MBG

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Msinews.com – Kepala Sekolah SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, menyampaikan klarifikasi terkait video viral yang beredar mengenai permasalahan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tak layak konsumsi. Ia mengakui bahwa video tersebut memang dibuat olehnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas pelaksanaan Program MBG sekaligus mendukung penuh terhadap program unggulan Presiden […]

  • Mendagri: Inflasi Indonesia YoY pada Desember 2024 Terkendali di Angka 1,57 Persen

    Mendagri: Inflasi Indonesia YoY pada Desember 2024 Terkendali di Angka 1,57 Persen

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, msinews.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, inflasi Indonesia secara year-on-year (YoY) pada Desember 2024 terhadap Desember 2023 terkendali di angka 1,57 persen. Hal ini disampaikan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (6/1/2025). […]

  • Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    Tegakkan Kedaulatan dan Perkuat Keamanan Nasional, DPR Finalisasi RUU Pengelolaan Ruang Udara

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Panitia Khusus (Pansus) DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara menyatakan pembahasan regulasi tersebut terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, DPR bersama pemerintah memasuki tahap sinkronisasi sejumlah norma strategis. Wakil Ketua Pansus Pengelolaan Ruang Udara DPR RI, Amelia Anggraini, mengatakan sinkronisasi itu meliputi penegasan kedaulatan ruang udara, pembagian kewenangan sipil dan […]

  • Garda Flobamora Sulsel & Formab Makasar Satu Suara Dukung Melisa di Ajang Putri Indonesia 2026

    Garda Flobamora Sulsel & Formab Makasar Satu Suara Dukung Melisa di Ajang Putri Indonesia 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Dukungan untuk finalis Puteri Indonesia untuk Nn. dr. Melisa Sonia Foris,peserta asal Maumere,Nusa Tenggara Timur (NTT) terus  mengalir. Kali ini datang  dari Garda Flobamora Sulawesi Selatan dan Forum Maumere Bersatu (FORMAB) Makassar. Ini bukan sekadar bentuk partisipasi,namun adalah gelombang kekuatan, persaudaraan, dan kebanggaan yang menyatu dalam satu tujuan besar. Perjalanan Nn. dr. Melisa Sonia Foris […]

  • Mahkamah Konstitusi Tolak Pengujian Materiil UU KUHAP

    Mahkamah Konstitusi Tolak Pengujian Materiil UU KUHAP

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menolak permohonan pengujian materiil terkait Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Keputusan ini diambil pada Sidang Pengucapan Putusan No.115/PUU-XXI/2023 pada Rabu (29/11/2023) di Ruang Sidang Pleno MK, yang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo. Menurut Ketua MK Suhartoyo, “Amar putusan, mengadili, menolak permohonan […]

  • Hermeneutika Minanga dalam  Tinjauan Semiotika

    Hermeneutika Minanga dalam  Tinjauan Semiotika

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Oleh:  Syamsul Noor KEPALA Biro SumselBabel MSINews Pak Unu Suyanto meminta penulis menyusun ulasan singkat tentang diksi Minanga. Dalam konteks permintaan tersebut, penulis menyadari permintaan itu sangat beralasan, baik secara “Rasionalitas Nilai” maupun “Rasionalitas Tujuan”. Berhadapan dengan beliau (Pak Unu Suyanto; Red), penulis cenderung “mati kutu” bila berapologi. Alasannya, beliau terlampau banyak mengetahui “rekam jejak” […]

expand_less