Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Budiman Dukung Prabowo, Megawati Minta Kader PDIP Tidak Terpancing Situasi Politik

Budiman Dukung Prabowo, Megawati Minta Kader PDIP Tidak Terpancing Situasi Politik

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, InfomsiNews–Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri turut menjewer  kader partainya, Budiman Sudjatmiko. Pasalnya Budiman terang-terangan mendukung bakal calon presiden (bacapres) dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Megawati menjewer Budiman dengan menganalogikan orang yang tengah berdansa. Dia menyebut hal itu pernah dia sampaikan kepada Presiden Jokowi.

“Sekarang kasus Budiman, Presiden Jokowi saat akan selesai periode kedua ini, sempat memanggil saya dan bertanya, ‘Bagaimana suasana Pemilu (2024) nanti?’,” kata Mega saat dialog dan konsolidasi pemenangan partai di DPD PDIP Yogyakarta, terbit Rabu 22/8/2023.

Dengan sambil berbincang dengan Jokowi, ketup PDIP itu menyampaikan seperti dansa dengan bisa berganti pasangan.

“Saya bilang kepada Pak Jokowi, “Tahu nggak soal dansa ? Dansa itu bisa sendiri, berdua dan rame-rame atau bisa slow motion dan bermacam gaya, zumba, rock and roll,” tandasnya

Perumpamaan itulah yang digambarkan Megawati untuk menjelaskan sikap Budiman. Menurutya manuver yang dilakukan Budiman hal yang sangat wajar dalam dunia politik yang selalu dinamis.

Lebih lanjut Megawati pun hanya meminta para kader militan PDIP tidak terpancing dengan situasi politik yang bisa membuat orang berubah haluan secara cepat. Dia meminta para kader PDIP tetap fokus bekerja untuk memenangkan pemilu 2024 tahun depan.

“Meneng wae, nyambut gawe (diam saja, terus bekerja), turun ke akar rumput, sapa rakyat, karena tak ada jalan lain (untuk memenangakan Pemilu),” ujarnya

Megawati menjelaskan, tahapan yang harus dilalui jika ingin mempertahankan kemenangan di Pemilu 2024 sangat terjal. Ia mengibaratkan pemilu sebagai pesta demokrasi tak lain seperti perang dengan kondisi yang berbeda.

“Perang yang sekarang kan lewat udara bisa melalui survei, medsos dan media, kalau kita solid dan kerja keras, akan menang,” ujarnya.

Lebih dari itu Megawati meminta pengurus partai di daerah memperhatikan kadernya agar tidak dilirik dan dibajak partai lain. Dia menilai hal itu bisa membuat PDIP kehilangan sosok potensial untuk meraup suara.

“Pengurus daerah harus hati-hati, kalau ada bisik-bisik si A kelihatan mau diambil, sudah langsung drop saja sebelum dicalonkan,” jelasnya

Sebab kata Megawati, jika kader itu terlanjur ditetapkan sebagai daftar calon sementara oleh KPU, maka partai akan rugi dua kali.

“Setelah dicopot partai, nomor kader itu tidak bisa diganti dan kosong, kita rugi orang dan rugi partai,” kata dia.

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto dengan deklarasi Prabowo Budiman Bersatu atau Prabu di Semarang Jumat pekan lalu. Langkah Budiman itu mendapatkan reaksi dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Hasto menyatakan ada dua opsi bagi Budiman, mundur atau dipecat dari PDIP. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    Pemerintah Disarankan Bentuk Pansus Pusat Data Nasional,Ini Alasannya

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi I DPR RI mengusulkan agar Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus soal polemik peretasan data di Pusat Data Nasional (PDN).Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi I DPR RI Sukamta di Jakarta. “Kalau negara kita tidak merasa perlu membentuk Satgas dan tidak merasa bersalah, negara ini, atas kehilangan data ini, berarti ada yang sakit dengan […]

  • Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

    Kuasa Hukum Haistar Klaim Laporan Dugaan Penggelapan Rp.1,778 M Tidak Sesuai Fakta

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakart, Infomsi.News–Kuasa Hukum Haistar, Wardaniman Larosa, menegaskan bahwa tuduhan terhadap Haistar terkait dugaan penggelapan dengan kerugian senilai Rp1,778 miliar ke Polres Jakarta Timur tidak memiliki dasar yang kuat dan tidak sesuai dengan Fakta hukum yang sebenarnya. Wardaniman mengatakan bahwa konflik yang sedang dihadapi oleh seller Vanderism berkaitan dengan Haistar, bukan dengan salah satu pemegang saham, […]

  • Buku 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Taktah Suci Diluncurkan di Roma

    Buku 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Taktah Suci Diluncurkan di Roma

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    ROMA,ITALIA,MSINEWS.COM-Buku “BERSAMA MENGARUNGI ZAMAN” dalam rangka 75 tahun hubungan diplomatik antara negara Indonesia dan Takhta Suci diluncurkan Dubes RI Untuk Takhta Suci Trias Kuncahyono di Wisma KBRI, Kamis (26/03/2026). Juga turut memberikan sambutan dalam peluncuran tersebut, Mgr. John D. Putzer yang mewakili Mgr. Paul R. Gallagher, Sekretaris Hubungan Dengan Negara-Negara dan Organisasi Internasional Pemerintah Takhta […]

  • Pengajaran Dharmakirti dari Sriwijaya kepada Dipamkara Shrijnana dari India

    Pengajaran Dharmakirti dari Sriwijaya kepada Dipamkara Shrijnana dari India

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Oleh Syamsul Noor DI DALAM biografi Acharya (Guru Besar) Dipamkara Shrijnana (dikenal di Indonesia sebagai Pendeta Atisha) menuliskan pengalaman dia berkunjung ke Swarnadwipa (Sriwijaya) guna menimba ilmu kepada Acharya Dharmakirti pada 1013 Masehi. Pada masa itu, Swarnadwipa adalah salah satu pusat pendidikan Buddhadharma terkemuka di dunia. Acharya Dharmakirti di Swarnadwipa dipandang sebagai cendekiawan terbesar pada […]

  • Meski Capaian Baik di Triwulan I-2024, Belum Bisa Jamin Gambaran Ekonomi Hingga Akhir 2024

    Meski Capaian Baik di Triwulan I-2024, Belum Bisa Jamin Gambaran Ekonomi Hingga Akhir 2024

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I-2024 sudah baik sebagai modal awal. Sebelumnya, BPS RI telah merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 tumbuh sebesar 5,11 persen. Meski begitu Anis mengingatkan hal tersebut masih terlalu dini untuk memprediksi kondisi tersebut akan menjadi gambaran ekonomi hingga akhir tahun 2024. Demikian kata Wakil Ketua Badan […]

  • KPK Panggil Iqbal Latanro

    KPK Panggil Iqbal Latanro sebagai Saksi dalam Kasus Investasi Fiktif di PT Taspen

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah lebih lanjut dalam penyelidikan terhadap dugaan korupsi bermodus investasi fiktif di PT Taspen (Persero) dengan memanggil Direktur Utama PT Taspen (Persero) periode 2013-2020, Iqbal Latanro, sebagai saksi kunci dalam perkara ini. Baca juga : Aktris Nirina Zubir Adu Mulut dengan Pengacara, Usai Sidang di […]

expand_less