Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Partai Gelora Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Nuklir

Partai Gelora Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Nuklir

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA-Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendorong pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi nuklir sebagai salah salah sumber energi murah, serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang kebutuhannya sebagian besar masih berasal dari impor.

  1. “Apa perlu kita bikin senjata nuklir, atau apa perlu kita mengembangkan energi nuklir sebagai satu opsi. Saya kitra sangat perlu,” kata Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai GeloraMahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora.

Hal itu disampaikan Mahfuz Sidik dalam Kajian Pengembangan Wawasan Geopolitik dengan tema ‘Arsitektur Keamanan Baru di kawasan Asia Barat: Paska Perang AS-Israel Vs Iran‘, Jumat (12/6/2026) malam.

Menurut Mahfuz, energi nuklir itu dipergunakan untuk keperluan damai, sebagai salah satu sumber energi yang relatif murah apabila sudah beroperasi nantinya.

“Indonesia punya sumberdaya alam, kita punya uranium. Kita juga pernah punya BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) pada masa Orde Baru dan sudah ada rencana untuk mengembangkan,” ujarnya.

Namun, pembangunannya hingga kini masih menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat, salah satunya karena investasinya yang sangat besar.

“Kalau kita terus bicara pro kontra, tolak menolak, tidak akan pernah berhenti sampai kapanpun,” katanya.

Sehingga Indonesia sampai sekarang tidak pernah memiliki kemampuan untuk mengembangkan penelitian tentang uranium untuk kepentingan energinya.

“Kalau menurut saya, di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu seperti sekarang. Dimana rantai pasok energi terganggu akibat konflik di kawasan Teluk,” katanya.

Ia berpandangan rantai pasok energi dunia akan tetap terganggu, meskipun perang antara Amerika Serikat dan Israel berakhir.

“Tapi gangguan-gangguan kecil akan tetap ada di Selat Hormuz dan Kawasan Teluk, sehingga tetap akan menggangu pasokan energi dan lain-lain,” katanya.

Karena itu, di sinilah Indonesia perlu mengembangkan energi nuklir agar tidak tergantung lagi dari negara lain.

Nuklir, kata dia, adalah energi masa depan bagi Indonesia, termasuk negara-negara lain didunia.

Ketua Komisi I DPR 2010-2017 menilai Indonesia punya kapasitas dan kemampuan untuk mengembangkan energi nuklir.

“Sekarang yang perlu dijaga adalah transformasi menjadi senjata nuklir. Itulah perlunya kehadiran Badan Atom Internasional (IAEA), dan Indonesia masuk pintu yang terikat dengan perjanjian itu,” kata dia.

Selain itu, Indonesia perlu belajar dari Iran dan Pakistan dalam pengembangan energi nuklir, sehingga tidak mudah ditekan oleh kekuatan global.

Dengan memiliki nuklir, Indonesia bisa menjadi kekuatan global baru, negara superpower masuk lima besar dunia sejajar dengan Amerika, Rusia, Uni Eropa dan China.

Partai Gelora akan terus memberikan literasi kepada masyarakat mengenai masalah-masalah geopolitik global, termasuk tentang pentingnya pengembangan energi nuklir sebagai salah satu sumber energi masa depan.

“Kita akan terus kita melakukan literasi kepada masyarakat agar mendapatkan pemahaman terhadap masalah-masalah global, sehingga kita lebih mudah memahami situasi domestik,” ujarnya.

*Teater Konflik*

Dalam kesempatan ini, Mahfuz mengatakan, usai perang di Kawasan Teluk, konflik diprediksi akan berpindah ke Kawasan Indo Pasifik, termasuk di Kawasan Asia Tenggara.

“Teater konflik utamanya nanti ada Kawasan Indo Pasifik, karena Amerika ingin membunuh China dalam tanda kutip,” katanya.

Apabila perang diperluas hingga ke Kawasan Asia Tenggara, khususnya di Selat Malaka, Indonesia bisa jadi akan menjadi korban berikutnya. Sebab, Selat Malaka adalah adalah jalur vital perdagangan dunia dan energi.

Jika kapal-kapal internasional menghindari Selat Malaka, seperti halnya Selat Hormuz di Iran, akan merugikan Indinesia.

Namun, Indonesia masih punya dua selat lain, yaitu Selat Sunda dan Selat Lombok yang bisa dipergunakan.

“Jika kawasan ini jadi wilayah konflik dan ditutup, maka hanya ada dua jalur pelayaran internasional yang bisa di lewati, yakni Selat Sunda dan Selat Lombok. Suka tidak suka, Indonesia akan menjadi pihak yang terlibat dalam konflik,” katanya.

Sehingga Indonesia perlu melakukan penyesuaian perannya di dalam percaturan konflik berskala global melalui berbagai kerjasama internasional.

“Selat Malaka ini halaman rumah kita, maka kita harus mulai merumuskan apa yang harus kita lakukan, skenario seperti apa. Jangan sampai kita jadi korban lagi,” pungkasnya. **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambaran Politik Duet Ganjar-Anies: Siasat Lawan Prabowo atau Skenario Blunder?

    Gambaran Politik Duet Ganjar-Anies: Siasat Lawan Prabowo atau Skenario Blunder?

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Wacana duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan mencuat mendekati pendaftaran Pilpres 2024. Ketua DPD Said Abdullah menganggap kedua tokoh itu memiliki kekuatan jika bergabung menjadi satu. Said mengatakan Anies tak bisa diremehkan sebagai salah satu calon presiden (capres). Menurutnya, sama seperti Ganjar, Anies merupakan sosok pemimpin cerdas. “Apalagi, jika keduanya bisa bergabung menjadi satu kekuatan, tentu akan makin bagus buat masa depan […]

  • BP POM Rilis 4 Jenis Prodak Kosmetik Tidak Sesuai dengan Norma Kesusilaan

    BP POM Rilis 4 Jenis Prodak Kosmetik Tidak Sesuai dengan Norma Kesusilaan

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BP POM) dalam siaran pers Nomor : HM.01.1.2.03.24.22 Tanggal 11 Maret 2024 yang lalu,merilis sejumlah temuan tentang hasil pengawasan promosi produk kosmetik tidak sesuai dengan norma kesusilaan. Dalam kesempatan itu, disampaikan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi digital, pola perdagangan konvensional semakin bergeser ke arah perdagangan online. Bahwasannya, kosmetik menjadi […]

  • Kasad Terima Darjah Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera dari Kerajaan Malaysia

    Kasad Terima Darjah Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera dari Kerajaan Malaysia

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR,MSINEWS.COM- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman menerima penganugerahan Darjah Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera (PGAT) dari Yang di-Pertuan Agong Kerajaan Malaysia, Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, bertempat di Balairung Seri Istana Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (17/10/2023). Selain Kasad, terdapat lima pejabat militer lainnya dari negara sahabat, yang […]

  • Demokrat dan PKS Beri Jawaban, Sikap Golkar Tak Mungkin Dukung Anies

    Demokrat dan PKS Beri Jawaban, Sikap Golkar Tak Mungkin Dukung Anies

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Partai Demokrat menghormati sikap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang memastikan partai berlambang pohon beringin itu tidak bakal mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani memahami ada hambatan tertentu bagi Golkar yang kini berada dalam koalisi pemerintah untuk bergabung dengan koalisi Anies. “Kami bisa memahami jika ada […]

  • Jamaah Haji Mulai Tiba di Tanah Suci, Petugas Diminta Beri Layanan Optimal

    Jamaah Haji Mulai Tiba di Tanah Suci, Petugas Diminta Beri Layanan Optimal

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanul Haq meminta kesiapan petugas seiring kedatangan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. Meskipun jumlah petugas haji tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun lalu tapi bukan menjadi alasan untuk memberikan layanan optimal kepada para jamaah. “Tugas utama petugas haji adalah melayani […]

  • Kemensos Kejar Target Penurunan Angka Kemiskinan dibawah Lima Persen di 2029

    Kemensos Kejar Target Penurunan Angka Kemiskinan dibawah Lima Persen di 2029

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta– Menteri Sosial atau Mensos Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan langkah yang signifikan dalam menanggulangi angka penurunan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia dengan capaian target di bawah lima persen pada tahun 2026-2029. Pernyataan ini langsung disampaikan oleh Mensos Gus Ipul sapaan akrabnya, kepada wartawan seusai Halal Bihalal Keluarga Besar Kementerian Sosial (Kemensos) […]

expand_less