Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Partai Gelora Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Nuklir

Partai Gelora Dorong Pemerintah Percepat Pengembangan Energi Nuklir

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA-Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mendorong pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi nuklir sebagai salah salah sumber energi murah, serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang kebutuhannya sebagian besar masih berasal dari impor.

  1. “Apa perlu kita bikin senjata nuklir, atau apa perlu kita mengembangkan energi nuklir sebagai satu opsi. Saya kitra sangat perlu,” kata Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai GeloraMahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora.

Hal itu disampaikan Mahfuz Sidik dalam Kajian Pengembangan Wawasan Geopolitik dengan tema ‘Arsitektur Keamanan Baru di kawasan Asia Barat: Paska Perang AS-Israel Vs Iran‘, Jumat (12/6/2026) malam.

Menurut Mahfuz, energi nuklir itu dipergunakan untuk keperluan damai, sebagai salah satu sumber energi yang relatif murah apabila sudah beroperasi nantinya.

“Indonesia punya sumberdaya alam, kita punya uranium. Kita juga pernah punya BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) pada masa Orde Baru dan sudah ada rencana untuk mengembangkan,” ujarnya.

Namun, pembangunannya hingga kini masih menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat, salah satunya karena investasinya yang sangat besar.

“Kalau kita terus bicara pro kontra, tolak menolak, tidak akan pernah berhenti sampai kapanpun,” katanya.

Sehingga Indonesia sampai sekarang tidak pernah memiliki kemampuan untuk mengembangkan penelitian tentang uranium untuk kepentingan energinya.

“Kalau menurut saya, di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu seperti sekarang. Dimana rantai pasok energi terganggu akibat konflik di kawasan Teluk,” katanya.

Ia berpandangan rantai pasok energi dunia akan tetap terganggu, meskipun perang antara Amerika Serikat dan Israel berakhir.

“Tapi gangguan-gangguan kecil akan tetap ada di Selat Hormuz dan Kawasan Teluk, sehingga tetap akan menggangu pasokan energi dan lain-lain,” katanya.

Karena itu, di sinilah Indonesia perlu mengembangkan energi nuklir agar tidak tergantung lagi dari negara lain.

Nuklir, kata dia, adalah energi masa depan bagi Indonesia, termasuk negara-negara lain didunia.

Ketua Komisi I DPR 2010-2017 menilai Indonesia punya kapasitas dan kemampuan untuk mengembangkan energi nuklir.

“Sekarang yang perlu dijaga adalah transformasi menjadi senjata nuklir. Itulah perlunya kehadiran Badan Atom Internasional (IAEA), dan Indonesia masuk pintu yang terikat dengan perjanjian itu,” kata dia.

Selain itu, Indonesia perlu belajar dari Iran dan Pakistan dalam pengembangan energi nuklir, sehingga tidak mudah ditekan oleh kekuatan global.

Dengan memiliki nuklir, Indonesia bisa menjadi kekuatan global baru, negara superpower masuk lima besar dunia sejajar dengan Amerika, Rusia, Uni Eropa dan China.

Partai Gelora akan terus memberikan literasi kepada masyarakat mengenai masalah-masalah geopolitik global, termasuk tentang pentingnya pengembangan energi nuklir sebagai salah satu sumber energi masa depan.

“Kita akan terus kita melakukan literasi kepada masyarakat agar mendapatkan pemahaman terhadap masalah-masalah global, sehingga kita lebih mudah memahami situasi domestik,” ujarnya.

*Teater Konflik*

Dalam kesempatan ini, Mahfuz mengatakan, usai perang di Kawasan Teluk, konflik diprediksi akan berpindah ke Kawasan Indo Pasifik, termasuk di Kawasan Asia Tenggara.

“Teater konflik utamanya nanti ada Kawasan Indo Pasifik, karena Amerika ingin membunuh China dalam tanda kutip,” katanya.

Apabila perang diperluas hingga ke Kawasan Asia Tenggara, khususnya di Selat Malaka, Indonesia bisa jadi akan menjadi korban berikutnya. Sebab, Selat Malaka adalah adalah jalur vital perdagangan dunia dan energi.

Jika kapal-kapal internasional menghindari Selat Malaka, seperti halnya Selat Hormuz di Iran, akan merugikan Indinesia.

Namun, Indonesia masih punya dua selat lain, yaitu Selat Sunda dan Selat Lombok yang bisa dipergunakan.

“Jika kawasan ini jadi wilayah konflik dan ditutup, maka hanya ada dua jalur pelayaran internasional yang bisa di lewati, yakni Selat Sunda dan Selat Lombok. Suka tidak suka, Indonesia akan menjadi pihak yang terlibat dalam konflik,” katanya.

Sehingga Indonesia perlu melakukan penyesuaian perannya di dalam percaturan konflik berskala global melalui berbagai kerjasama internasional.

“Selat Malaka ini halaman rumah kita, maka kita harus mulai merumuskan apa yang harus kita lakukan, skenario seperti apa. Jangan sampai kita jadi korban lagi,” pungkasnya. **

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Lamsel, Serahkan Santunan Rp.46 Juta ke Keluarga Almarhum Anggota KPPS

    KPU Lamsel, Serahkan Santunan Rp.46 Juta ke Keluarga Almarhum Anggota KPPS

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Lamsel, MSINews.com – KPU Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) telah menyerahkan santunan uang sebesar Rp.46 juta kepada keluarga almarhum Edi Susanto, anggota KPPS 03 Desa Margo Rejo Kecamatan Jati Agung. “Ya, hari ini kita mau ke Jati Agung untuk serahkan santunan uang duka. Sementara, Jati Agung dulu, sebab baru untuk Jati Agung yang sudah selesai berkasnya,” […]

  • PHK Tembus di Angka 23.470 Orang, DPR Minta JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

    PHK Tembus di Angka 23.470 Orang, DPR Minta JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 228
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Angka Pemmutusan Hubungan Kerja -PHK telah mencapai 23 ribu orang sepanjang enam bulan di tahun 2026. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengaku prihatin ayas meningkatnya jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) . Untuk itu ia menekankan pentingnya perlindungan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaannya. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, […]

  • Panggung Sakral Pidato Berani Presiden Prabowo

    Panggung Sakral Pidato Berani Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Oleh : Tamsil Linrung BANGSA kita tiba pada hari bersejarah nan monumental, kita memulai lembaran baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hari pengambilan sumpah jabatan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Peristiwa tersebut bukan sekadar ritual konstitusional. Sumpah yang dilantunkan bukan semata merapal janji. Namun merefleksikan tekad di kedalaman nurani. Sumpah Presiden adalah […]

  • Tak Kenal Libur Lebaran, Kemensos  Kebut Pendirian Sekolah Rakyat

    Tak Kenal Libur Lebaran, Kemensos  Kebut Pendirian Sekolah Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MSINESWS.COM,Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempercepat pendirian Program Sekolah Rakyat yang ditargetkan awal Juli 2025 sudah dapat berjalan. Bahkan di tengah suasana libur lebaran, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta seluruh jajaran Kemensos tetap bekerja maksimal guna menuntaskan seluruh persiapan pendirian Sekolah Rakyat, salah satunya dengan menggelar rapat secara daring. “Manfaatkan betul di […]

  • Wakasat Binmas Polres Jaktim, Buat Unik Pimpin Upacara di SMPN 6

    Wakasat Binmas Polres Jaktim, Buat Unik Pimpin Upacara di SMPN 6

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Wakasat Binmas Polres Jakarta Timur, AKP Heru Sugiarto, menjadi inspektur upacara di SMP Negeri 6 Jakarta. Rasa penuh khidmat, siswa-siswi berbaju putih-biru mengikuti upacara dengan tertib di halaman sekolah. Dalam amanatnya, AKP Heru menyoroti pentingnya pemahaman siswa terkait kemajuan teknologi yang semakin modern. Baca juga : KSAD Dudung Abdurachman Akui Kinerja Mantap […]

  • DPD RI dan DPR RI Sampaikan Undangan  Sidang Tahunan Ke Eks Wapres  Boediono

    DPD RI dan DPR RI Sampaikan Undangan  Sidang Tahunan Ke Eks Wapres  Boediono

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM [Jakarta] -Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin bersama Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai dan Tamsil Linrung kembali menyampaikan undangan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI kepada para mantan Wakil Presiden Republik Indonesia. Kali ini, ketiga pimpinan DPD RI tersebut mendatangi kediaman mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-11, Boediono, di […]

expand_less