Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Andi Rian : Rekrutmen Anggota Polri 2025, Gratis !

Andi Rian : Rekrutmen Anggota Polri 2025, Gratis !

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang msinews.com- Rekrutmen anggota Polri tahun 2025 harus transparan dan akuntabel. Apabila ada yang berani “cawe-cawe” saat penerimaan anggota baru tahun ini, akan disikat habis.

Ketegasan Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SH MH dalam rekrutmen anggota kepolisian 2025 itu patut didukung dan diacungi jempol.

“Ini merupakan wujud rekrutmen anggota polisi yang transparan dan akuntabel,” tegas Andi Rian, seusai pelaksanaan Isra Mi’raj 1446 H, di Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel, Kamis, 6 Februari 2025.

Pernyataan Kapolda Sumsel itu merupakan kabar gembira bagi putra-putri terbaik bangsa yang berminat mengabdikan diri sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Saya pastikan bahwa proses rekrutmen anggota polisi tahun ini, baik untuk taruna Akpol, bintara, atau tamtama Polri 2025, tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis,” tegas Andi.

Alumni Akpol 91 itu juga menyadari bahwa masih banyak penyimpangan yang terjadi dalam proses penerimaan anggota Polri yang baru.

Kapolda Sumsel prihatin mendengar imformasi masyarakat kepadanya bahwa masuk polisi itu harus membayar.

“Saya ingatkan kembali, masuk polisi itu gratis. Artinya tidak ada bayaran sepeser pun,” tegas Irjen Andi Rian.

Kapolda juga mengingatkan para orang tua, wali calon peserta, maupun keluarga untuk tidak mengindahkan tawaran oknum siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Ini tidak benar. Jangan tertipu dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan panitia. Catat nama panitia itu. Kalau ada yang berbuat seperti itu, laporkan ke nomor yang sudah kami berikan,” tegasnya.

Polda Sumsel menjamin keamanan dan kerahasiaan bagi siapa saja yang berani melaporkan praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen anggota polisi ini.

“Saya jamin anda akan kami lindungi kalau saudara-saudara berada di jalan lurus,” ungkap Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda Andi Rian meminta para orangtua dan keluarga mempercayakan anak-anak mereka sepenuhnya dalam mengikuti tahapan seleksi.

“Jangan percaya kepada manusia spekulan yang seolah-olah dekat dengan panitia, lalu mengumbar janji untuk meluluskan peserta seleksi. Kalau anak ibu ingin masuk polisi, tentu dia akan latihan sebaik-baiknya, karena mengikuti seleksi itu ada tahapannya,” jelas Rian.

Sementara itu, Kepala Biro (Karo) SDM Polda Sumsel Kombes Sudrajad Haribowo SIK MSi, menjelaskan bahwa penerimaan terpadu anggota Polri tahun anggaran 2025, resmi dibuka pada 5 Februari 2025.

“Penerimaan Polri tahun ini terdiri atas Akpol, bintara tugas umum, bintara rekpro, bintara kompetisi khusus, serta tamtama,” ujarnya.

Pendaftaran dan verifikasi dapat dilakukan pada 5 Februari hingga 6 Maret 2025. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs penerimaan.polri.go.id dan verifikasi dapat dilakukan di Polres terdekat.

Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar penerimaan anggota Polri, kata Sudrajad, masyarakat dapat mengakses akun Instagram Biro SDM Polda Sumsel di @sdmpoldasumsel atau mengunduh aplikasi Pa’kepo di Play Store.

Dengan penegasan Kapolda Sumsel dan jajaran serta pengawasan semua pihak, diharapkan proses rekrutmen anggota Polri tahun 2025 dapat berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, sehingga dapat memghasilkan anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.** Anto Narasoma.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebut Bencana Banjir di Sumatera karena Faktor Cuaca, DPR ; Menko PMK Tak Paham Akar Kerusakan Lingkungan

    Sebut Bencana Banjir di Sumatera karena Faktor Cuaca, DPR ; Menko PMK Tak Paham Akar Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Anggota DPR Fraks Golkar Firman Soebagyo mengkritik pernyataan Menko PMK, Pratikno yang menyatakan bahwa bencana alam terjadi di Sumatera disebabkan oleh cuaca dan akan dilakukan modifikasi cuaca. Firman menilai pernyataan tersebut tidak tepat karena tidak memahami akar masalah dari bencana yang terjadi, yaitu kerusakan lingkungan dan hutan akibat kebijakan pemerintah yang lemah. “Pemerintah seharusnya […]

  • Bentrok Warga dengan Pihak PT. KCMU di Lampung ,Empat Orang Luka Bacok

    Bentrok Warga dengan Pihak PT. KCMU di Lampung ,Empat Orang Luka Bacok

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, InfsiNews—Sedikitnya empat orang luka berat akibat luka bacok dalam bentrokan antara warga dengan pihak perusahaan sawit PT. Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU) yang terjadi di Pekon (Desa) Marang, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Peratin (Kepala Desa) Marang Surdi saat dikonfirmasi, Selasa, membenarkan adanya bentrokan tersebut yang mengakibatkan empat orang mengalami luka bacok […]

  • Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    Tak Setuju Perguruan Tinggi Jadi Pengelola Tambang, PKB: Rawan Terjerumus ke Masalah Hukum

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad Alaydus tidak setuju dengan usulan perguruan tinggi menjadi pengelola tambang. Dia khawatir lembaga pendidikan tinggi itu akan terjerumus ke dalam masalah hukum jika salah dalam mengelola tambang. Usulan perguruan tinggi bisa menjadi pengelola konsesi tambang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang Mineral dan […]

  • BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Msinews.com – Empat kabupaten di Provinsi Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor. Perpanjangan tersebut dilakukan karena proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut belum sepenuhnya rampung. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa dari total 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh. Masih ada empat daerah yang mempertahankan status tanggap […]

  • Wamendagri Ribka Haluk: Dana Otsus 2026 Triwulan I Sudah Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua

    Wamendagri Ribka Haluk: Dana Otsus 2026 Triwulan I Sudah Tersalurkan ke 16 Daerah di Papua

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Msinews.com –  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan, Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 Triwulan I telah disalurkan kepada 16 daerah di Tanah Papua. Penyaluran tersebut dilakukan setelah pemerintah daerah (Pemda) memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan prosedur yang ditetapkan. “Sejumlah daerah sudah merealisasikan Dana Otsus 1 persen dan 1,25 persen karena telah […]

  • Halangi Investasi Ratusan Triliun, Komisi VII: Polisi Harus Tindak Tegas Ormas Nakal

    Halangi Investasi Ratusan Triliun, Komisi VII: Polisi Harus Tindak Tegas Ormas Nakal

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Kaisar Abu Hanifah menyoroti batalnya investasi ratusan triliun di Indonesia akibat ulah organisasi kemasyarakatan (Ormas). Dia mendesak pihak kepolisian menindak tegas dan menangkap para anggota ormas yang nakal tersebut. Kaisar mengatakan, dirinya prihatin dengan batalnya investasi ratusan triliun di Indonesia. Padahal, mendatangkan investasi yang nilainya begitu besar […]

expand_less