Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

BNPB: Pemulihan Belum Tuntas, Empat Daerah di Aceh Masih Tanggap Darurat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Empat kabupaten di Provinsi Aceh masih memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir dan longsor.

Perpanjangan tersebut dilakukan karena proses pemulihan di wilayah-wilayah tersebut belum sepenuhnya rampung.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa dari total 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh.

Masih ada empat daerah yang mempertahankan status tanggap darurat, yakni Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya.

“Masih ada 4 kabupaten/kota dari total 18 kabupaten/kota terdampak di provinsi Aceh yang masih memperpanjang status tanggap daruratnya,” ucap Abdul dalam konferensi pers, Jumat (9/1/2026).

Abdul menjelaskan, fokus utama penanganan di keempat kabupaten tersebut saat ini adalah pemulihan akses jalan darat serta percepatan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak bencana.

Di sisi lain, sebanyak 14 kabupaten di Aceh telah menetapkan peralihan status dari tanggap darurat ke masa transisi darurat, seiring membaiknya kondisi lapangan dan stabilnya penanganan darurat.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Aceh juga memperpanjang status tanggap darurat di tingkat provinsi selama 14 hari ke depan.

“Untuk status provinsi sendiri tadi malam gubernur provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat hingga 14 hari ke depan, jadi terhitung dari tanggal 8 hingga 22 Januari,” ujar dia.

Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, seluruh daerah terdampak dilaporkan telah memasuki fase transisi darurat. Meski proses pencarian korban telah dihentikan, kesiapsiagaan tetap dilakukan.

“Nah, untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat, proses pencarian ini sudah dihentikan, tapi tim SAR masih terus standby,” kata Abdul.

“Artinya, jika ada informasi dari masyarakat,ada informasi lokasi atau posisi yang mungkin diidentifikasi sebagai korban, maka tim SAR akan melakukan pencarian di titik tersebut,” sambungnya.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud

    Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JENEVA,MSINEWS.COM— Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa Indonesia mencatat capaian positif di forum ketenagakerjaan internasional. Selama dua tahun berturut-turut, Indonesia tidak tercantum dalam daftar kasus, baik long list maupun short list of country cases, pada Konferensi Perburuhan Internasional atau International Labour Conference (ILC). Menaker mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memenuhi standar ketenagakerjaan […]

  • Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jakarta_Setidaknya ada 1.000 orang dilaporkan mengungsi akibat sijago merah melalap rumah disebuah permukiman warga di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 30/7/2023 pagi. Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang menyampaikan bahwa pada saat ini ada sedikitnya ribuan warga ini ditempatkan di Tenda Pengungsi di Jalan Kapuk Utara 2. “1.000-an jiwa […]

  • Ketua DPD RI Tegaskan, Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberikan Gelar Pahlawan

    Ketua DPD RI Tegaskan, Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberikan Gelar Pahlawan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa, pihaknya tidak mempersoalkan adanya usulan Pemberian gelar Pahlawan kepada Mantan Presiden ke-2 Republik Indonesia H.M. Soeharto. Ia menilai bahwa atas dedikasi kepemimpinan Nasional di Negara yang besar ini, idelanya semua Mantan presiden RI yang Telah meninggal dunia layak diberikan gelar Pahlawan Nasional. “Saya secara […]

  • KPK Sidangkan Bos Harita Group, Kasus Suap Gubernur Malut

    KPK Sidangkan Bos Harita Group, Kasus Suap Gubernur Malut

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan sidang untuk menyidangkan Direktur Eksternal PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), Stevi Thomas terkait kasus dugaan suap pengadaan dan perizinan proyek di Maluku Utara (Malut). Bersamaan tim penyidik telah menyerahkan berkas perkara petinggi Harita Group yang diduga memberi suap kepada Gubernur nonaktif Malut, Abdul Ghani Kasuba, […]

  • Kemenkeu Belak-belakan Cara RI Dapat Modal Bangun Insfratruktur

    Kemenkeu Belak-belakan Cara RI Dapat Modal Bangun Insfratruktur

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta InfomsiNews–Mengentri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan cara agar pemerintah bisa mendapatkan modal untuk membangun infrastruktur. Menurutnya, kesenjangan infrastruktur memang masih terjadi dan masalah utamanya adalah sumber pembiayaan. Sri Mulyani mengatakan membiayai pembangunan infrastruktur pemerintah menggunakan anggaran sendiri terlebih dahulu. Ia menyebut karena anggaran terbatas maka butuh bantuan swasta. “Ketika pemerintah memiliki anggaran sendiri, kita […]

  • Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos

    Warga Merasa Nyaman Menempati Rumah Bantuan Kemensos

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Maluku Tenggara,msinews.com– Atapnya dari daun rumbia, dindingnya dari papan dan triplek. Hanya ada satu kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur sederhana. Tidak ada toilet dan kamar mandi. Beberapa sudut rumah berlubang, ditambal dengan terpal dan seng seadanya untuk menahan terpaan angin. Saat hujan deras dan angin ribut, penghuninya terpaksa pindah ke tempat yang aman. Tapi […]

expand_less