Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wakil Ketua MPR Rai, Eddy Soeparno: Saatnya Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

Wakil Ketua MPR Rai, Eddy Soeparno: Saatnya Indonesia Punya One-Stop Center Kebijakan Krisis Iklim

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK-Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menyampaikan perkembangan pembahasan RUU Penanggulangan Perubahan Iklim yang Berkeadilan dalam forum Rembug Iklim di UI Convention Center, Depok, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, perkembangan pembahasan RUU Penanggulangan Perubahan Iklim yang Berkeadilan dalam forum Rembug Iklim di UI Convention Center, Depok, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Adapun, Pembahasan legislasi iklim di Indonesia memasuki babak baru. Wakil Ketua MPR RI yang juga merupakan Anggota Komisi XII DPR RI, Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa draf final Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Perubahan Iklim yang Berkeadilan (RUU PPIB) telah resmi diterima oleh Komisi XII DPR RI dari Badan Keahlian DPR RI sejak 6 Oktober lalu.

Draf yang terdiri atas 26 bab dan 157 pasal tersebut kini sedang berada dalam tahap pengkajian mendalam di internal Komisi XII sebelum dibawa ke Rapat Paripurna untuk disahkan sebagai RUU Usulan Inisiatif DPR RI.

“Harapan kami, pembahasan di tingkat komisi dapat dimulai setelah masa reses pada November mendatang, sehingga pembahasan resmi bersama Pemerintah bisa bergulir pada akhir tahun ini atau awal tahun depan,” kata Eddy Soeparno dalam forum Rembug Iklim di UI Convention Center, Depok, Jawa Barat.

Lanjut dia, RUU PPIB sebagai Payung Hukum Penanganan Krisis Iklim
Eddy menegaskan bahwa keberadaan RUU PPIB sangat mendesak untuk menjadi payung hukum utama (anchor legislation) yang menyatukan berbagai aturan iklim yang selama ini masih tersebar dan tumpang tindih.

“Hari ini, siapapun yang ingin bergerak di sektor lingkungan atau mengendalikan perubahan iklim harus berurusan dengan 5 Kemenko dan 11 Kementerian. Ini sangat merepotkan. Melalui RUU PPIB, kita menghadirkan one-stop center agar tata kelola dan aksi iklim memiliki rumah yang jelas dan terintegrasi,” tegasnya.menambahkan bahwa istilah yang digunakan kini bukan lagi sekadar ‘perubahan iklim’, melainkan ‘krisis iklim’ untuk mencerminkan kondisi darurat yang sedang dihadapi dunia dan Indonesia. Menurutnya, penanganan krisis iklim bukan sekadar program lingkungan hidup biasa, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi nasional masa depan.

Lima Aspek Utama dalam RUU PPIB

Dalam pemaparannya di forum tersebut, Eddy merinci sejumlah aspek utama yang diatur secara mendalam di dalam 157 pasal draf RUU PPIB untuk memastikan perlindungan masyarakat dan keterlibatan semua pihak.

Mulai dari perlindungan khusus pembela iklim (Climate Defenders). Dalam hal ini, terdapat pasal khusus yang memberikan jaminan perlindungan hukum bagi para pejuang dan aktivis lingkungan.

Kemudian, kebutuhan terhadap partisipasi publik bermakna (Meaningful Participation). Hal ini menjamin partisipasi aktif masyarakat, akademisi, generasi muda, dan organisasi masyarakat sipil dalam setiap perumusan kebijakan iklim.

Termasuk pengaturan kerugian dan kerusakan (Loss and Damage). Dalam hal ini, skema penanganan dan ganti rugi atas dampak krisis iklim yang merugikan masyarakat rentan, seperti petani dan nelayan.

Selain itu, Eddy juga menekankan perlindungan kelompok rentan dan transisi berkeadilan. Ia menegaskan bahwa memastikan proses transisi energi harus memberi kepastian penghidupan bagi pekerja serta membuka peluang ekonomi baru secara merata di daerah.

Selanjutnya, soal payung hukum Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Eddy menyebut bahwa hal ini memperkuat dan melengkapi regulasi turunan yang sudah ada, seperti Perpres NEK, ke dalam tingkat undang-undang.

Dampak Krisis Iklim dan Tantangan Transisi Energi

Eddy juga menyoroti soal dampak krisis iklim yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari fenomena penurunan tanah (land subsidence) di Jakarta dan Pantai Utara Jawa (Pantura) sebesar 3,5–5 cm per tahun hingga ancaman biaya mitigasi bencana yang mencapai ribuan triliun rupiah.

Dikatakan, meski dinamika transisi energi global masih menghadapi tantangan disorderly energy transition (transisi energi tidak teratur) dan biaya investasi nasional yang membutuhkan hingga US$190 miliar hingga 2034, Eddy optimistis Indonesia dapat menjadi contoh terdepan.

“Antusiasme dan kolaborasi antara parlemen, akademisi, think tank, generasi muda, dan civil society saat ini sangat tinggi. Ini adalah modal sosial yang sangat besar bagi kami di DPR untuk segera memroses dan menyelesaikan RUU PPIB ini bersama Pemerintah demi memperkuat perlindungan masyarakat Indonesia,” ujar  politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Editor : Tm Redaksi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri umumkan, Pj Gubernur Terbaik dan Cukup Baik, Elen Setiadi Jadi Pj Gubernur Terbaik Kedua

    Kemendagri umumkan, Pj Gubernur Terbaik dan Cukup Baik, Elen Setiadi Jadi Pj Gubernur Terbaik Kedua

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kementerian Dalam Negeri melakukan evaluasi terhadap kinerja kerja para Pj Gubernur se Indonesia. Kemendagri mengumumkan hasil evaluasi Pj Gubernur terbaik se Indonesia yang salah satunya Elen Etiadi, Pj Gubernur Provinsi Sumatera Selatan. Terkait itu, Elen mengatakan, evaluator memberikan catatan positif atas kinerjanya saat menjadi Pj Gubernur Sumsel sejak Juni 2024. Elen mengaku, terdapat 10 indikator […]

  • Menilik Ragam Upaya Pemerintah Selesaikan Penataan Pegawai Non-ASN

    Menilik Ragam Upaya Pemerintah Selesaikan Penataan Pegawai Non-ASN

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Berbagai kolaborasi strategis dan upaya konsisten telah dilakukan pemerintah dalam percepatan penyelesaian penataan pegawai non-aparatur sipil negara (ASN). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengungkapkan penataan tenaga non-ASN telah dimulai sejak tahun 2005. Pemerintah secara periodik melakukan pendataan tenaga non-ASN dan mengangkat tenaga non-ASN. Pada tahun 2014, Undang-Undang No. […]

  • DPR dan Bupati Bergerak, Listrik Oksibil Prioritas Menteri ESDM!

    DPR dan Bupati Bergerak, Listrik Oksibil Prioritas Menteri ESDM!

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Harapan warga Papua Pegunungan untuk listrik yang lebih stabil kian menguat, Anggota Komisi XII DPR RI dapil Papua Pegunungan, Arif Riyanto Uopdana, baru saja menyerahkan aspirasi krusial dari masyarakat kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Senayan, Jakarta, pada Rabu 2 Juli 2025. Fokus […]

  • Ketua DPR RI Soroti Hak Perempuan dan Pemilu yang Damai

    Ketua DPR RI Soroti Hak Perempuan dan Pemilu yang Damai

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org- Membangun peradaban politik hukum nasional demi mewujudkan harapan rakyat di peringatan Hari Konstitusi yang jatuh setiap tanggal 18 Agustus. Ia pun mengajak semua pihak kembali memaknai amanah UUD 1945 yang di dalamnya memuat cita-cita kemerdekaan Indonesia. Demikian kata Ketua DPR RI, Dr (H.C) Puan Maharani saat mengahadiri acara Hari Ulang Tahun Konstitusi di Gedung […]

  • Perubahan Global,Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Siap Hadapinya

    Perubahan Global,Ketua DPD RI : Pemerintah Harus Siap Hadapinya

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomasi.org–Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah untuk bersiap menghadapi ancaman peningkatan suhu global. Hal itu untuk merespon data yang dilansir World Meteorological Organization (WMO) yang memperkirakan intensitas kejadian ekstrem seperti kekeringan dan kelangkaan pangan serta kelaparan global. Bahkan, WMO memprediksi intensitas ancaman tersebut akan semakin tinggi dalam tempo waktu satu hingga lima […]

  • Cek Kesehatan Gratis Digelar Serentak di Seluruh Titik Sekolah Rakyat

    Cek Kesehatan Gratis Digelar Serentak di Seluruh Titik Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Cibinong,msinews.com – Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk siswa Sekolah Rakyat digelar serentak di 63 titik Sekolah Rakyat pada Senin (14/7/2025), termasuk di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong, Bogor, Jawa Barat. CKG di Sekolah Rakyat dilaksanakan bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026. Secara teknis, […]

expand_less