Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

Ada Apa, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia Hari Ini Datangi Polda Metro Jaya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Merasa kesal atas sikap Jatanras Polda Metro Jaya yang telah menangkap enam warga asal dari Timur Indonesia, Forum Intelektual Anak Timur Indonesia yang dikoordinir Josh Letwory dan Hengky Hengkesa berencana hari ini, kamis (27/06), akan mendatangi Polda Metro Jaya.

Kedatangan ini terkait penangkapan yang telah dilakukan Jatanras Polda Metro terkait terhadap enam warga dari daerah Timur Indonesia yang ditanggap beberapa waktu lalu terkait peristiwa keributan yang terjadi di tempat hiburan malam diskotik black owl.

Menurut Josh Letwory dan Hengky Hengkesa yang merasa kesal atas sikap polda ini, ketika menghubungi media ini kamis (27/06) mengatakan, mereka menduga Kuat kalau aksi Jatanras Polda untuk enam orang ditambah 1 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang tersebut telah “Dibayar” pihak Oligarki sehingga ada tindakan-tindakan yang dilakukan tidak manusiawi terhadap saudara mereka.

Bar OWL. (foto-net)

Menurut mereka, polisi dalam hal ini polda Metro Jaya unit Jantran telah melakukan intimidasi dan intervensi terhadap masyarakat yang kurang paham hukum, dan bukti bahwa Jatanras polda hanya berpihak kepada oligarki dan menindas rakyat kecil.

Josh Letwory dan rekannya menceritrakan kronologis masalah ini bermula terjadi keributan yang di tempat hiburan malam atau diskotik black owl yang berada di Pagedangan Kabupaten Tangerang.

“Kejadian bermula ketika sekelompok pemuda  yang ingin masuk untuk menikmati hiburan malam di tempat itu, ada bercekcok mulut dengan pegawai yang berada disana, dan kemudian ada salah satu pemuda yang terekam  cctv menjatuhkan barang yang ada di meja front office black owl tersebut, atas kejadian tersebut di saat itu juga sudah dilerai dan di amankan serta di tenangkan oleh kedua belah pihak dalam hal ini keamanan tempat diskotik dan para pemuda tersebut, namun keesokan harininya anggota Jatanras Polda Metro Jaya melakukan pencarian terhadap beberapa pemuda yang sempat terekam cctv menggunakan senjata lengkap senjata panjang serta senjata pendek”, ungkapnya

Menurut beberapa keterangan yang di informasikan saksi yang melihat pencarian polisi tersebut para korban di pukul disiksa dan di intervensi untuk mengakui perbuatan tersebut, dan diketahui penangkapan yang di lakukan ternyata atas dasar laporan yang di buat oleh Pihak disktotik black owl tersebut.

“Yang kami di sayangkan adalah arogansi kepolisian serta pihak diskotik yang terlihat memiliki super power tak tertandingi karena merasa memiliki orang kuat di negeri ini, padahal dalam kejadian tersebut tidak terlihat dan terbukti adanya tindakan pengeroyokan dan  penganiayayan”, jelasnya

Buntut dari kejadian tersebut 6 orang di tangkap, 1 orang tertangkap cctv sebagai pelaku pengrusakan karena menjatuhkan barang di meja front office sedangkan 5 orang lainnya belum di ketahui perbuatan pidana apa yang di lakukan tapi di paksakan harus di tangkap dan di tahan.

Ia menambahkan, bahwa keterangan dari pihak korban mereka dipukul ditindas dan di intervensi oleh polisi, kemudian berkelanjutan muncul pencarian khusus salah satu nama yang di sebarkan yaitu saudara Ical Kei pemuda yang berasal dari kepulauan Kei Maluku.

ICHAL merupakan salah satu senior yang ada di tempat lejadian tersebut, namun atas kejadian itu, bukanlah ada arahan atau perintah dari Saudara Ical Kei dalam peristiwa tersebut tetapi murni karena di pengaruhi alcohol.

Namun polisi memaksakan menangkap saudara Ical Kei dengan alasan pencarian dan tujuan penangkapan yang belum jelas karena tidak ada bukti yang bisa membuktikan hal keterlibatannya.

“Yang menjadi pertanyaan apakah pihak kepolisian dalam hal ini Jatanras Polda Metro Jaya sudah memiliki bukti tersebut atau tidak kemudian menetapkan status Ical Kei sebagai DPO. Pertanyaannya dasar penetapan DPO apakah secarah hukum terbukti bersalah atau tidak.  Kemudian kasus yang terjadi hanyalah sebuah keributan dan tidak ada korban di tempat kejadian”, tanya Josh Letwory

“Dengan sikap polisi seperti ini, terlihat jelas polisi sepertinya tunduk dan patuh terhadap pemilik diskotik black owl. Untuk itu kami meminta Polri untuk objektif melihat dan menilai sebuah perkara bukan karena dasar uang dan kekuatan oligarki”, tegasnya.

Berikut nama-nama yang telah ditahan di Polda Metro Jaya; Ricardo wee alias riko, Krisantu Alexander Mau Kura alis Ongki, Agustinus Kau Ilus alias Akam, Selfish Melmambessy alias Ikrom, Robertus Lefubun alias Onal, Yustinus Yulianus Masbaitunun alias Nus dan DPO Jan Charles Sedubun alias Ichal Kei.

(timred)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luluk Bahagia Dapat Nomor 1, Miliki Banyak Filosofi Kemenangan

    Luluk Bahagia Dapat Nomor 1, Miliki Banyak Filosofi Kemenangan

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com –Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim mengaku bahagia mendapat nomor urut 1 pada kontestasi pemilihan Gubernur Jatim 2024. Seperti yang telah diharapkan, nomor 1 untuk Luluk-Lukman kini sudah ditangan dan resmi ditetapkan oleh KPU Jatim dalam rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut Pilgub Jatim di Hotel Mercure […]

  • Wamendagri Bima Arya : Keseluruhan Pilkada Serentak 2024 Berjalan dengan Lancar

    Wamendagri Bima Arya : Keseluruhan Pilkada Serentak 2024 Berjalan dengan Lancar

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.com- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Hal itu ditegaskannya saat menjadi narasumber dalam acara “Musyawarah Ngawal Pilkada 2024: Serentak Berdampak” yang digelar secara daring oleh Narasi TV, Rabu (27/11/2024). “Kita lihat ada banyak laporan tentang penyelenggaraan pemungutan suara ini. Ada yang […]

  • Jangan Ditutupi! Seluruh Fakta Temuan Senjata di Sekolah Harus Dibuka Jelas 

    Jangan Ditutupi! Seluruh Fakta Temuan Senjata di Sekolah Harus Dibuka Jelas 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM- Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun meminta aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh, profesional, dan transparan terkait temuan ratusan senjata di lingkungan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan. Menurut politisi PMS ini, bahwa seluruh fakta harus diungkap agar memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat. “Kepolisian harus mengusut perkara […]

  • Komisi IV : Pemerintah Harus Utamakan Kebutuhan Nasional dan Kesejahteraan Petani

    Komisi IV : Pemerintah Harus Utamakan Kebutuhan Nasional dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mengizinkan Indonesia mengekspor beras ke luar negeri. Namun demikian, ia mengingatkan agar pemerintah mengutamakan kepentingan nasional dan kesejahteraan petani sebelum memutuskan untuk mengekspor beras. “Kita support untuk ekspor tapi harus dipastikan kebutuhan nasional aman, dan minimal tidak ada lagi berita tentang impor […]

  • TKN Prabowo-Gibran

    TKN Prabowo-Gibran Minta Polri Independen, Buntut Kasus Roy Suryo

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dedek Prayudi, meminta kepolisian untuk menangani secara independen kasus dugaan penyebaran hoaks yang melibatkan eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. “Dalam hal ini, biarkan saja Polri bergerak secara independen mengusut kasus ini,” kata Dedek usai launching buku Politik Gemoy: Keberpihakan Pemuda pada Prabowo Gibran […]

  • Kontroversi Pemotor Mirip Polisi Ditilang oleh Polantas di Jakarta

    Kontroversi Pemotor Mirip Polisi Ditilang oleh Polantas di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kejadian Kontroversi terjadi di Jakarta, di mana seorang pengendara motor yang berusaha mengawal sebuah ambulans mendapat perlakuan tegas dari petugas polisi lalu lintas. Insiden ini tercatat di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam Kontroversi tersebut diketahui salah satu video yang diunggah oleh […]

expand_less