Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » JKN Hadir Melindungi Budi Saat Bertugas Menjadi Petugas KPPS

JKN Hadir Melindungi Budi Saat Bertugas Menjadi Petugas KPPS

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Pesta demokrasi yang kita laksanakan setiap lima tahun sekali telah selesai perhelatannya. Proses pemungutan hingga perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) tidak lepas perannya dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Pada Pemilu tahun ini para petugas KPPS secara keseluruhan telah dilindungi oleh Program JKN apabila jatuh sakit saat bertugas, hal ini berkaca pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 yang cukup banyak memakan korban jiwa.

Baca juga: Delapan Parpol Dipastikan Lolos ke DPR RI 2024, ini Hasil Preliminary Count

Selain mengobati, petugas KPPS juga telah dilakukan skrining riwayat kesehatan terlebih dahulu sebagai upaya preventif guna mengetahui potensi penyakit apa saja yang dapat diderita untuk bisa dicegah.

Salah satu petugas KPPS yang merasakan manfaat dari Program JKN selama bertugas di masa Pemilu ialah Budi Nopiandi (43 tahun), yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 273 Kelurahan Pulogebang. Budi melakukan skrining riwayat kesehatan terlebih dahulu sebelum Pemilu dilaksanakan.

Dirinya mengatakan bahwa baru kali ini mengetahui ternyata bisa melakukan skrining riwayat kesehatan secara gratis melalui Aplikasi Mobile JKN atau tautan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Selama ini Budi merasa ingin melakukan skrining kesehatan untuk mengetahui potensi penyakit yang ia derita namun takut akan biaya yang mahal.

Bersyukur setelah dilakukan skrining Budi dinyatakan sehat dengan risiko penyakit rendah.

“Saya menjadi petugas KPPS awalnya ingin mengabdi kepada negara dan masyarakat untuk menjadi salah satu saksi sejarah perhelatan Pemilu Tahun 2024 ini. Pasti kita tahu kejadian Pemilu Tahun 2019 yang cukup banyak memakan korban jiwa khususnya petugas KPPS, sehingga saya mempersiapkan betul kesehatan fisik agar mengurangi risiko jatuh sakit.

Apalagi kami para petugas juga disyaratkan harus memiliki surat keterangan kesehatan dan bebas dari narkoba dari fasilitas kesehatan.

Skrining kesehatan menjadi faktor penambah bagi petugas KPPS dalam mempersiapkan diri sebelum melaksanakan Pemilu di tanggal 14 Februari kemarin,” ujar Budi pada saat disambangi dikediamannya oleh tim Jamkesnews pada Minggu (18/02).

Budi menambahkan bahwa pada hari pelaksanaan Pemilu dirinya sudah merasakan kurang fit karena dirinya juga bekerja sebagai pedagang yang berjualan makanan.

Saat pagi hingga sore hari dirinya masih normal bertugas mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, namun penghitungan suara yang dilakukan sampai larut malam membuat Budi tidak kuat merasakan kelelahan.

Akhirnya Budi ditemani oleh salah satu anggota keluarganya pergi berobat ke Puskesmas yang memiliki fasilitas dokter 24 jam. Budi tidak khawatir saat berobat karena ia telah menjadi peserta JKN selama delapan tahun sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan pembayaran iurannya selalu lancar.

“Saat dilayani di Puskesmas saya harus mengakui kalau sangatlah mudah proses pendaftarannya. Saya hanya cukup menunjukkan KTP saya kepada petugas pendaftaran tanpa harus melampirkan fotokopi apapun baik itu fotokopi KTP, kartu keluarga atau kartu BPJS Kesehatan.

Pelayanan kesehatannya juga baik, dokter siaga 24 jam begitupun perawatnya. Saya diperiksa dengan seksama dan ditanya keluhannya secara rinci setelah itu saya diresepkan beberapa obat yang selanjutnya saya harus tebus di instalasi farmasi Puskesmas.

Seperti yang sudah kita ketahui semua pelayanan mulai dari jasa dokter hingga obat-obatan saya tidak perlu membayar sedikitpun karena memang sudah dijamin tanpa iur biaya,” lanjut Budi.

Budi pun bersyukur sakitnya malam itu dapat ditangani karena adanya Program JKN yang telah melindunginya. Budi berharap semoga Pemilu tahun ini dapat selesai dengan baik sampai proses pengumuman disampaikan. Budi mendoakan siapapun yang menang Pemilu semoga menjadi pemimpin yang baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Tidak ketinggalan juga Budi mendoakan Program JKN kedepannya dapat terus hadir dan juga dapat terus berkembang sehingga dapat melayani kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, karena dirinya telah merasakan manfaat mendapatkan pelayanan kesehatan seperti saat melaksanakan tugas menjadi petugas KPPS kemarin.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Risma Gandeng Kementerian Lain Terkait Disabilitas SLB

    Risma Gandeng Kementerian Lain Terkait Disabilitas SLB

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan akan terus berkomitmen memenuhi hak, perlindungan penyandang disabilitas. Ia mengatakan siap memperkuat peran kelembagaan Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui kerja sama dengan beberapa kementerian Terkai. Risma menyebut persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas, SLB, cukup kompleks dan banyak tantangannya. Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya kerja sama dengan […]

  • MAKI: Ketua KPK Main Retorika, Exsen nya Kejar Harun Masiku

    MAKI: Ketua KPK Main Retorika, Exsen nya Kejar Harun Masiku

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Boyamin Saiman mengaku kecewa atas pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyatakan terus melakukan pencarian dan menerbitkan surat perintah penangkapan buron Harun Masiku. Boyamin menilai pernyataan Firli dari dulu sekadar narasi atau retorika yang tidak menunjukkan hasil. Selain itu, pernyataan tersebut bisa dibaca sebagai upaya tawar-menawar […]

  • Komite I DPD RI Minta DIM RUU Daerah Khusus Jakarta Dibahas Bersama

    Komite I DPD RI Minta DIM RUU Daerah Khusus Jakarta Dibahas Bersama

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si, menegaskan, dasar penugasan wapres merupakan mandat yang diberikan presiden. Karena itu, Sylviana mengingatkan kewenangan wapres dalam Dewan Aglomerasi Jakarta perlu dipertimbangkan secara matang. “Kami melihat bahwa atribusi kewenangan secara langsung kepada wapres sebagai Dewan Pengarah Kawasan Aglomerasi dalam […]

  • DPD RI Tegaskan Komitmen Cabut Moratorium Pembentukan DOB

    DPD RI Tegaskan Komitmen Cabut Moratorium Pembentukan DOB

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna membahas otonomi daerah dan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) sebagai upaya memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam forum tersebut, DPD RI menegaskan komitmennya mendorong pencabutan moratorium pembentukan DOB untuk mewujudkan otonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab. Wakil Ketua DPD RI GKR […]

  • Lantik 410 Lulusan Poltekessos, Berikut Pesan Risma

    Lantik 410 Lulusan Poltekessos, Berikut Pesan Risma

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bandung – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melantik sebanyak 410 wisudawan dan wisudawati Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekessos) Bandung dalam upacara adat yang digelar pada Wisuda Sarjana Terapan dan Magister Terapan Pekerjaan Sosial Tahun 2023 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) pada Rabu 20 September 2023. Sejumlah 34 wisudawan Program Studi Pekerjaan Sosial Program Magister Terapan, […]

  • Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    Meutya Hafid : Pemerintah Harus Aktif Diplomasi Deeskalasi Konflik Tim-Teng

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketegangan Israel-Iran mengundang reaksi Pimpinan Komisi I Parlemen RI, Meutya Hafid. Ia meminta Pemerintah terlibat aktif diplomasi dalam melakukan deeskalasi konflik di Timur Tengah karena mengarah pada terjadinya Perang Dunia III. “Saya meminta Pemerintah RI untuk terlibat aktif diplomasi dalam deeskalasi konflik di Timur Tengah karena menjurus pada terjadinya Perang Dunia III yang akan […]

expand_less