Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Aliansi PT. Polo Ralph Desak MA Tinjau Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 Penuh Kontroversi

Aliansi PT. Polo Ralph Desak MA Tinjau Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 Penuh Kontroversi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Puluhan masa yang tergabung Aliansi karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia menggelar aksi di Jl. Ir. H. Juanda Jakarta Pusat dan depan Gedung Mahkamah Agung (MA). Mereka mendesak agar penegak hukum meninjauan Kembali (PK) Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 telah menimbulkan banyak pertanyaan dan kontroversi. Kasus ini melibatkan Mohindar HB yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum terkait merek Polo by Ralph Lauren.

Ketua Aliansi Zanli Sembiring menyampaikan meskipun terdapat dua bukti putusan pengadilan yang bertentangan, Mohindar HB memenangkan kasusnya. Ia mempertanyakan Apa yang sebenarnya terjadi?

Baca juga : Prabowo-Gibran Absen, Anies dan Ganjar Hadir di Sidang PHPU Pilpres di MK

“Mohindar HB telah ditetapkan sebagai tersangka dan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan pelanggaran hukum terkait merek Polo by Ralph Lauren. Merek dengan kode 173934 atas nama Mohindar HB telah dihapus oleh perintah putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Namun, Mohindar HB diduga dengan sengaja menggunakan surat dan/atau dokumen palsu di pengadilan untuk mengelabui majelis hakim,” kata Zanli usai diterima audensi oleh pihak MA, Jakarta pusat Senin 22/4/2024.

Lebih lanjut Zanli mempertanyakan, bagaimana mungkin Mohindar HB dapat menggunakan merek Ralph Lauren yang sudah dihapus sebagai bukti untuk menghapus merek-merek terdaftar resmi? Ia menyebut meskipun terdapat dua bukti putusan pengadilan yang bertentangan, mengapa hakim memenangkan Mohindar HB?

“Hakim I Gusti Agung Sumantha SH MH, DR. Rahmi Mulyati SH MH, dan Agus Subroto SH, M.Kn, yang memutuskan dalam PK Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 diduga tidak mempertimbangkan dengan teliti dua putusan pengadilan yang bertentangan sebelumnya. Meskipun telah memegang kasus merek Polo by Ralph Lauren di tingkat kasasi sebelumnya, mereka dipertanyakan apakah dapat bersikap adil dalam mengadili PK,’ ucapnya.

“Apakah ada praktek mafia hukum yang bermain dalam putusan PK Nomor 9 PK/PDT.SUS-HKI/2024 sehingga memenangkan pihak Mohindar HB? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan mengingat dampaknya yang bisa mengancam hajat hidup banyak orang, bahkan mengakibatkan PHK massal,’ sambungnya.

Dalam aksi itu juga para masaa memohon kepada Ketua Mahkamah Agung (MA) untuk memberikan keadilan dalam dua perkara merek Polo by Ralph Lauren yang belum diputus di tingkat PK. Menurut mereka keadilan adalah hak, bukan barang dagangan dan putusan yang tidak adil dapat berdampak besar terhadap nasib ribuan orang yang terdampak secara langsung, termasuk karyawan dan keluarga mereka.

Baca juga : Majelis Hakim MK Tolak Eksepsi, Putusan Terkait PHPU Pilpres 2024 Dibacakan

Zanli  berharap agar presiden dan wakil presiden terpilih dapat mendukung tegaknya keadilan hukum di Indonesia, sehingga praktek mafia hukum dan mafia merek dapat dicegah dan tidak merugikan masyarakat lebih lanjut.

“Dengan demikian, penegakan hukum yang adil dapat menjadi landasan bagi kehidupan yang lebih baik bagi semua orang,’’ pungkasnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didukung Jokowi Akhirnya Ketua KPK Firli Bahari Buka Suara Soal Kasus Basarnas 

    Didukung Jokowi Akhirnya Ketua KPK Firli Bahari Buka Suara Soal Kasus Basarnas 

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta_Ketua KPK Firli Bahuri mendapatkan dukungan Presiden Joko Widodo dalam pengusutan kasus korupsi di Basarnas. Firli sepakat akan adanya perbaikan sistem pengadaan barang dan jasa untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali. “KPK menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Presiden Joko Widodo untuk memproses dugaan tindak pidana korupsi ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dan mendorong […]

  • In Memoriam Bunda Elly Rudy, Pencipta Tari Tanggai dan Pendiri Sanggar GER

    In Memoriam Bunda Elly Rudy, Pencipta Tari Tanggai dan Pendiri Sanggar GER

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com – Kabar duka seketika merundung jagat seni, khususnya di Sumatra Selatan dan secara umum Indonesia. Penggiat dan Koreografer Tari Nasional Nurul Laili Anggraini (keseharian lebih akrab dipanggil Bunda Elly Rudy) meninggal dunia, Selasa (16/07/2024) sekitar pukul 02.30 WIB. Rumah duka di Kompleks Villa Mitra Palembang, Jalan Seruni Nomor 29, Bukit Lama, Kecamatan Ilir […]

  • Ahok : Banyak Omong dan Marah-Marah,Manfaatnya Apa? 

    Ahok : Banyak Omong dan Marah-Marah,Manfaatnya Apa? 

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 253
    • 0Komentar

    By : Inas N . Zubi AHOK gembar gembor membongkar borok Pertamina, tapi borok apa yang dibongkar oleh Ahok? Ternyata, hanya utang Pertamina yang ia soroti, dan tidak lebih dari itu. Ketika Pertamina berencana melakukan pinjaman, persetujuan dari Komisaris Utama (Komut) yang saat itu dijabat oleh Ahok sangatlah penting. Lalu, mengapa pinjaman tersebut tetap disetujui […]

  • MenPANRB : WFH Maksimal 50 Persen, Pelayanan Publik WFO 100 Persen

    MenPANRB : WFH Maksimal 50 Persen, Pelayanan Publik WFO 100 Persen

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memutuskan untuk menerapkan pengombinasian tugas kedinasan dari kantor (work from office/WFO) dan tugas kedinasan dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (16/04/2024) s.d. Rabu (17/04/2024). Hal ini untuk memperkuat manajemen arus balik Lebaran. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) […]

  • Pemda Didorong Percepat Pencapaian Universal Coverage  Jamsosnaker

    Pemda Didorong Percepat Pencapaian Universal Coverage  Jamsosnaker

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MSINEWS.Com,Manado-Guna memperkuat pelindungan bagi pekerja serta mencegah munculnya kelompok masyarakat miskin ekstrem baru,maka  Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat capaian universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsosnaker). Penegasan itu disampaikan oleh sekretaris BSKDN Kemendagri, Noudy R.P. Tendean saat membuka FGD di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Utara […]

  • Diterpa Pindah Partai, Budiman Sudjatmiko Sebut Saya Masih PDI Perjuangan

    Diterpa Pindah Partai, Budiman Sudjatmiko Sebut Saya Masih PDI Perjuangan

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mengukapkan soal peluang dirinya bakal pindah partai termasuk ke Gerindra setelah dia terancam didepak dari partainya buntut deklarasi dukungan kepada Prabowo Subianto di Pilpres 2024. PDIP kini memberikan dua opsi kepada Budiman buntut deklarasi tersebut: Budiman bisa mengundurkan diri atau menerima sanksi pemecatan dari partai. Budiman […]

expand_less