Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Budaya » In Memoriam Bunda Elly Rudy, Pencipta Tari Tanggai dan Pendiri Sanggar GER

In Memoriam Bunda Elly Rudy, Pencipta Tari Tanggai dan Pendiri Sanggar GER

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, msinews.com – Kabar duka seketika merundung jagat seni, khususnya di Sumatra Selatan dan secara umum Indonesia. Penggiat dan Koreografer Tari Nasional Nurul Laili Anggraini (keseharian lebih akrab dipanggil Bunda Elly Rudy) meninggal dunia, Selasa (16/07/2024) sekitar pukul 02.30 WIB.

Rumah duka di Kompleks Villa Mitra Palembang, Jalan Seruni Nomor 29, Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat 1. Direncanakan almarhumah Bunda Elly akan dimakamkan Rabu (17/07/2024) bakda Zuhur.

Rudy disematkan ke namanya karena sang suami bernama Rudy Syafruddin. Pasangan Nurul Laili Anggraini dan Rudy Syafruddin dikaruniai empat anak, yaitu Swarna Maha Reza, S.Sos., Swarga Arya Eza, S.Pd, Permata Safira, S.E. dan Puspa Dita, S.Si.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Cahyo Sulistiyaningsih menuturkan, sosok almarhumah pekerja keras dan bertanggung jawab. Dalam usia tidak muda lagi almarhumah masih terus berkarya dan mengajar.

Bunda Elly Rudy bersama almarhum Bang Kusni Kirana dan para penari Sanggar GER dalam salah satu even nasional pada 1990-an. (Foto: Nina Sri Lestari penari Sanggar GER)

“Disbudpar Sumsel sedang dalam proses pengajuan ke Kemendikbud untuk almarhumah memperoleh anugerah maestro. Berkasnya sudah diajukan dan sedang diproses. Saya akan segera menanyakan perihal berkas tersebut ke Kemendikbud RI,” ujar Cahyo.

Ketua Dewan Kesenian Sumsel (DKSS) Iqbal Rudianto menyatakan, DKSS jelas merasa sangat kehilangan figur seniman hebat di Sumsel. Apalagi banyak partisipasi dan kontribusi almarhumah, baik untuk Dewan Kesenian Palembang maupun DKSS.

“Terima kasih atas jasa dan pengabdian almarhumah di jalur seni tari di Sumsel. Almarhumah orang baik yang selalu peduli dengan kesenian dan generasi muda,” kata Didit.

Pada 1965 Bunda Elly mulai menekuni kreativitas seni tari. Alumnus FKIP Bahasa dan Seni Universitas Sriwijaya Palembang, pada 1965 menciptakan Tari Tanggai.

Selanjutnya, almarhumah kian “mabuk” oleh “ekstase seni tari”. Ia pun menjadi pelatih tari di berbagai institusi dan lembaga, antara lain sekolah, yayasan hingga instansi pemerintah. Dalam berbagai even ia juga menjadi juri lomba, koreografer, dan native speakers (narasumber), serta menulis beberapa buku.

“Bunda Elly Rudy orang konsisten dalam berkesenian sejak 1960-an. Beliau seniwati sejati dan banyak menciptakan karya seni tari diakui, baik tingkat nasional maupun internasional,” ujar seniman tari Sumsel Indra Gunawan.

Para seniman Sumsel, menurut Indra, jelas merasa sangat kehilangan. Karya almarhumah akan dikenang sepanjang masa, seperti Tari Tanggai menjadi tari saat penyambutan tamu.

Sejak kecil Elly Rudy telah menyenangi dunia tari. Pada 1962, dia menjadi anggota tim penari Gending Sriwijaya, terhimpun dalam dalam Sanggar Tari pimpinan Sukaenah Rozak. Sejak itu, Bunda Elly kerap tampil dengan tari Gending Sriwijaya dalam berbagai perhelatan.

Bunda Elly Rudy bersama para penari Tari Nindai dari Sanggar GER pada 1994. (Foto: Nina Sri Lestari penari Sanggar GER)

Pengalaman dan prestasi dia miliki tentu saja layak disebut sebagai maestro. Seluruh hidupnya didedikasikan di dunia seni khususnya tari Gending Sriwijaya serta menggantungkan hidupnya dari seni.

Berikut ini historiografi semasa hidup Elly Rudy di dalam aktivitas-kreativitas berkesenian:

1962: Sebagai penari Gending Sriwijaya bergabung dalam Grup Tari pimpinan Sukaenah Rozak.

1962: Berperan sebagai aktris bersama aktor Bahar Tan Tuah dalam film drama perjuangan “Sehelai Merah Putih” di Jakarta. Arsip Foto: Anwar Tan Djumai

1965:  Menciptakan Tari Tanggai.

1965: Menjadi duta Indonesia ke New York World Fair Amerika sebagai penari.

1980: Pada 30 Oktober 1980 mendirikan Sanggar Tari GER (Group Elly Rudy), dikuatkan dengan S.K. Pendirian No. 17/19-04-2018 oleh pejabat notaris Raden Muhammad Fauwaz Diraja, S.H., M.Kn.

Bunda Elly Rudy (76) bersama @kintanrhmadini Gadis Palembang 2023. (Foto: Dok.

1981 – sekarang: Aktif sebagai Pelatih Tari. Mengikuti Misi Kesenian sebagai Duta Seni ke berbagai Even nasional dan internasional.

1986: Karya Tari Erai-Erai Serumpun mewakili Provinsi Sumatra Selatan pada Pembukaan Pekan Raya Jakarta (PRJ).

1987: Karya Tari Cek Molek Juara I dalam Pekan Tari Kreasi di Bengkulu, mewakili Provinsi Sumatra Selatan.

1988: Tim Tari Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas), Karya: Tari Egal-Egol (eksibisi).

1989: Tim Tari Universitas Sriwijaya (Unsri). Juara I Tari Tradisi dengan Karya: Tari Tanggai pada Pekan Seni Mahasiswa di Universitas Syiah Kuala, Aceh.

1990: Juara I Lomba Cipta Tari Tingkat Provinsi, Karya Tari Bungo Inten.

1991: Juara III Tingkat Nasional dalam Gatra Kencana TVRI Palembang, Karya: Pijar Budaya Sumatra Selatan.

1992:   Mewakili Provinsi Sumatra Selatan pada Pekan Seni Budaya Melayu di Tanjung Pinang, Riau.

1993: Penampilan Terbaik Lomba Cipta Tari Tingkat Nasional di Jakarta, Karya: Tari Nindai.

1994:   Mewakili Provinsi Sumatra Selatan ke Laos, Thailand, dan Singapura atas undangan pemerintah setempat.

1995: Mewakili Provinsi Sumatra Selatan pada Festival Keraton Surakarta.

1995: Kerjasama TVRI Pusat Jakarta dan TVRI Palembang dalam Paket Khusus Indonesia Emas, Karya Sendratari “Sultan Mahmud Badaruddin II”.

1997: Utusan Provinsi Sumatra Selatan pada Festival Keraton Cirebon.

1998: Utusan Provinsi Sumatra Selatan pada Pekan Raya Budaya Melayu Riau.

1998: Sebagai tutor/narasumber Tari Tanggai dan Tari Gending Sriwijaya di STSI Padang Panjang (sekarang ISI Padang Panjang).

1999: Utusan Provinsi Sumatra Selatan ke Johor Baru Malaysia sebagai narasumber Bedah Tari Zapin.

2001: Utusan Provinsi Sumatra Selatan pada Festival Gendang Nusantara di Melaka Bandar Raya, Malaysia.

2001: Menerima Penghargaan Seni ASEAN Social and Economic Corporation Golden Award 2001, Jakarta.

2002: Mewakili Provinsi Sumatra Selatan di Istana Negara. 1. Tari Gending Sriwijaya; 2. Tari Lenggok Musi.

2002: Pelatih Tim Kesenian Daerah Musi Banyuasin (Muba) dibawah pimpinan Bupati Muba Bapak Ir. Alex Noerdin. – Mengikuti Festival Floriade Hearlemmeer, Belanda.- Misi Indonesia ke Perancis.

2003: Utusan Provinsi Sumatra Selatan ke Kerajaan Negara Selangor, Malaysia.

2003: Utusan Provinsi Sumatra Selatan pada Festival Rampai Melayu–Budaya Melayu Sedunia, Riau.

2003: Utusan Tim Kesenian sebagai Pelatih Tari ke Italia dan Jerman.

2003: Menerima Penghargaan Seni sebagai Seniman Tari dari Pemerintah Daerah (Pemda) Sumatera Selatan.

2007: Dosen Luar Biasa Fakultas Seni Prodi Sendratasik Universitas PGRI Palembang.

2007: Sebagai tutor/narasumber “Workshop Penata Tari dan Musik se-Sumatra Selatan”.

2009:   Sebagai juri/pengamat pada Festival Seni Tari Melayu.

2010: Narasumber Workshop Pengembangan–Pelestarian Seni Budaya Palembang, diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatra Selatan.

2013:   Narasumber Focus Group Discussion Pakaian Adat dan Tari Sambut Sumatra Selatan, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sumatra Selatan.

2013: Juri/Pengamat Lomba Tari Kreasi Sumatra Selatan.

Bunda Elly Rudy bersama aktor Bahar Tan Tuah dalam syuting adegan film drama perjuangan “Sehelai Merah Putih” di Jakarta pada 1962. (Foto: Anwar Tan Djumai)

2013: Menerima Penghargaan Sebagai Tokoh Seni Budaya Sumatra Selatan dari Universitas PGRI Palembang.

2016: Koreografer World Dance Day di Surakarta diselenggarakan oleh ISI Surakarta. Karya: Tari Lilin Siwa.

2017: Sebagai Narasumber/Pamong Seni Pelatihan Kesenian Tradisional Sumatra Selatan. Materi: Tari Tanggai. Diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  (Disbuspar) Provinsi Sumatra Selatan.

2017: Koreografer World Dance Day Surakarta diselenggarakan oleh ISI Surakarta. Karya: Tari Pagar Pengantin.

2017: Menciptakan Tari Sambut Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Karya: Tari Sambut Ilim.

2018:   Koreografer pada Festival Triangle Culture Festival yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Kota Palembang.

2018: Pelatih Tari di Dinas Kebudayaan Kota Palembang.

Sang Maestro Tari Sumatra Selatan Bunda Elly Rudy lahir pada 29 Oktober 1948. Semua karya dan pengabdian Bunda Elly senantiasa tetap hidup dan menggelora dalam semangat generasi muda.

Rest in Peace (RIP), Bunda Elly Rudi. Allah SWT teramat mengasihi umat-Nya dan semoga Dia mengampuni khilaf dan salah. (SN/Biro SumselBabel). **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua MPR Pimpin Rapim Bahas Putusan Sanksi MKD dan Persiapan Rapat Tahunan MPR RI 2024

    Ketua MPR Pimpin Rapim Bahas Putusan Sanksi MKD dan Persiapan Rapat Tahunan MPR RI 2024

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta,msines.com- Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) MPR menyikapi putusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI yang menyatakan Ketua MPR melakukan pelanggaran kode etik. Adapun, Rapat Pimpinan MPR memutuskan pimpinan MPR akan mengirimkan surat kepada Ketua DPR, agar preseden buruk dalam pelaksanaan kewenangan MKD DPR yang cacat prosedural mencederai marwah, harkat, martabat […]

  • Pemerintah Diminta Batasi Umroh Jelang Musim Hajih Jelang

    Pemerintah Diminta Batasi Umroh Jelang Musim Hajih Jelang

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Padang,msinews.com – Anggota Komisi VIII DPR RI John Kenedy Azis menilai keberangkatan umrah jelang musim haji berpotensi menambah kepadatan jemaah di tanah suci. Ia pun mengimbau kepada pemerintah, Kementerian Agama (Kemenag), agar dapat melakukan pembatasan. Legislator Dapil Sumbar II ini khawatir jika jemaah umrah tersebut memutuskan lanjut berhaji. “Padahal tenda sudah ditentukan. Bagaimana mereka mau memenuhi, […]

  • Pengajaran Dharmakirti dari Sriwijaya kepada Dipamkara Shrijnana dari India

    Pengajaran Dharmakirti dari Sriwijaya kepada Dipamkara Shrijnana dari India

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Oleh Syamsul Noor DI DALAM biografi Acharya (Guru Besar) Dipamkara Shrijnana (dikenal di Indonesia sebagai Pendeta Atisha) menuliskan pengalaman dia berkunjung ke Swarnadwipa (Sriwijaya) guna menimba ilmu kepada Acharya Dharmakirti pada 1013 Masehi. Pada masa itu, Swarnadwipa adalah salah satu pusat pendidikan Buddhadharma terkemuka di dunia. Acharya Dharmakirti di Swarnadwipa dipandang sebagai cendekiawan terbesar pada […]

  • Bawaslu Cegah Serangan Fajar Pemilu 2024 dengan Patroli 24 Jam

    Bawaslu Cegah Serangan Fajar Pemilu 2024 dengan Patroli 24 Jam

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) turut aktif dalam mencegah potensi ‘serangan fajar‘ pada Pemilu 2024 dengan melakukan patroli intensif selama 24 jam. Dilaporkan bahwa patroli ini telah dimulai sejak dimulainya masa tenang pada 11 Februari 2024. Menurut pernyataan anggota Bawaslu, Lolly Suhenty, patroli pengawasan telah diaktifkan sejak awal masa tenang untuk memastikan keamanan […]

  • Tito Karnavian Ungkap Percepatan Jadwal Pilkada 2024 Terlalu Berisiko

    Tito Karnavian Ungkap Percepatan Jadwal Pilkada 2024 Terlalu Berisiko

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bahwa usulan  memajukan jadwal Pilkada 2024 berisiko, bagi penyelenggara pemilu. Pasalnya Pilkada serentak pada November 2024 itu sudah diatur dalam Pasal 201 UU No. 10 tahun 2016 tentang Pilkadaa. Kendati demikian Tito menjelaskan usulan percepatan Pilkada tersebut tergantung pada kesiapan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya lembaga itu dapat atensi pemilu […]

  • World Water Forum ke-10 Buka Peluang Investasi Pembangunan Infrastruktur Air

    World Water Forum ke-10 Buka Peluang Investasi Pembangunan Infrastruktur Air

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 diharapkan dapat menciptakan peluang investasi untuk pembangunan infrastruktur air. Demikian dikatakan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Nani Hendiarti, dalam keterangannya Minggu (5/4/2024) di Jakarta. Nani menuturkan untuk mencapai target akses air minum yang aman, adil dan terjangkau pada tahun 2030 […]

expand_less