Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

Taubat Tak Diterima Ketika 2 Waktu Ini, Segeralah Bertaubat

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINews.com, Jakarta – Peribahasa Arab yang terkenal, ‘Al Insanu Mahallul Khotho’ Wannisyan, yang berarti ‘Manusia adalah tempat kesalahan dan lupa’, makin terasa relevan dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan bijak ini menggarisbawahi hakikat manusia sebagai makhluk yang rentan melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak.

Sejalan dengan prinsip ini, Nabi Muhammad SAW pun pernah mengakui kesalahannya, menegaskan bahwa semua manusia berbuat kesalahan.

“Semua bani Adam pernah berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang segera bertaubat,” demikian sabda Nabi seperti yang tercatat dalam Hadis Ibnu Majah.

Baca juga : Klarifikasi Sri Mulyani Terkait Hoaks Poster, Ini Pertanyaannya.

Taubat, sebagai bentuk pengakuan kesalahan dan permintaan ampun kepada Allah, menjadi pintu kebaikan sejati.

Saat ber-taubat, yakinlah bahwa Allah SWT pasti menerimanya. Bahwa kesalahan kita pasti akan diampuni-Nya.

لَوْ أَخْطَأْتُمْ حَتَّى تَبْلُغَ خَطَايَاكُمْ السَّمَاءَ ثُمَّ تُبْتُمْ لَتَابَ عَلَيْكُمْ

“Sekiranya kalian melakukan kesalahan hingga mencapai langit dan bumi, kemudian kalian bertaubat, niscaya taubat kalian akan diterima.” (HR. Ibnu Majah).

Namun, melansir NU Online, ada dua waktu krusial di mana taubat tidak diterima. Ustadz Amien Nurhakim, Musyrif Pesantren Luhur Ilmu Hadits Darus-Sunnah, menjelaskan bahwa taubat hanya diterima sebelum kedua waktu tersebut tiba: saat ajal menjemput dan pada hari kiamat.

1. Tobat Ketika Kematian Tiba

Tobat tidak diterima ketika ajal menjemput, Allah ta’ala berfirman dalam surat An-Nisa’ Ayat 18:

وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Artinya, “Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (QS An-Nisa’: 18).

Tobat mu tidak diterima ketika ajal menjemput, sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nisa’ Ayat 18. Syekh Wahbah az-Zuhaili menjelaskan bahwa diterimanya taubat seorang hamba merupakan nikmat bagi mereka yang bertobat sebelum nyawa di ujung kerongkongan.

2. Tobat Pada Hari Kiamat

هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ انْتَظِرُوا إِنَّا مُنْتَظِرُونَ

Artinya, “Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula).” (QS Al-An’am: 158).

Kedua, tobat tidak diterima ketika hari kiamat tiba, seperti yang disebutkan dalam surat Al-An’am Ayat 158. Syekh Wahbah al-Zuhaili menegaskan bahwa tobat dan iman yang baru dilakukan di hari kiamat tidak berguna.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu untuk merenung, bertaubat, dan memperbaiki diri sebelum kedua waktu kritis tersebut tiba. Kesadaran akan kesalahan, permintaan maaf, dan perbaikan diri adalah langkah-langkah menuju ampunan Allah, sesuai dengan ajaran agama Islam.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ، فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ، مَرَّةٍ

Artinya, “Wahai sekalian manusia, bertobatlah kepada Allah, karena sesungguhnya aku juga bertobat kepada-Nya sehari seratus kali.” (HR. Muslim).:

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur KRL Tanah Abang–Palmerah, Operasional Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal

    Jalur KRL Tanah Abang–Palmerah, Operasional Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – KAI Commuter menginformasikan bahwa pukul 21.49 WIB, kondisi jalur kereta api di lintas Tanah Abang – Palmerah telah kembali aman dan dapat dilalui kembali setelah sebelumnya dilakukan penutupan sementara imbas adanya kerumunan massa di sekitar jalur rel dan perlintasan JPL 41. Saat ini, kerumunan massa sudah mulai membubarkan diri, dan petugas pengamanan bersama […]

  • Gelar Apel Siaga, Menko Polkam Tekankan Target Pemerintah Kendalikan Karhutla

    Gelar Apel Siaga, Menko Polkam Tekankan Target Pemerintah Kendalikan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Riau – Pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan swasta, bersatu dan bergerak dalam satu komando dan satu tujuan yaitu menekan angka kebakaran hutan dan lahan hingga ke titik minimal, bahkan ke arah zero karhutla. “Sebagai langkah strategi dan penguatan, pemerintah, swasta, dan masyarakat harus bergotong royong, bahu-membahu, dan bekerja sama untuk meningkatkan mitigasi […]

  • Transformasi Transportasi Publik Kota Medan: Menuju Era Mobilitas Berkelanjutan dan Rendah Emisi

    Transformasi Transportasi Publik Kota Medan: Menuju Era Mobilitas Berkelanjutan dan Rendah Emisi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 450
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Sumatera, Kota Medan menghadapi tantangan klasiknya sendiri. Ledakan mobilitas urban yang bergerak linier dengan pertumbuhan angka kemacetan. Setiap harinya, urat nadi kota ini terus berdenyut kencang, menampung jutaan pergerakan warga lokal maupun komuter dari wilayah penyangga yang masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Menghadapi ketergantungan akut pada sektor […]

  • Guru Sakit Usai Cicipi Makanan MBG, DPR: Jangan Biarkan Korban Bayar Sendiri

    Guru Sakit Usai Cicipi Makanan MBG, DPR: Jangan Biarkan Korban Bayar Sendiri

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Anggota Komisi IX DPR, Nurhadi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) tidak lepas tangan atas kasus gangguan kesehatan yang dialami seorang guru dan sejumlah siswa di Sleman, Yogyakarta, setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nurhadi mengaku prihatin dengan kejadian tersebut, terlebih guru yang mengalami gangguan kesehatan disebut menjalankan tugas di sekolah, […]

  • Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro dan Pride Masih Tertahan di Teluk Arab

    Kapal Tanker Pertamina Gamsunoro dan Pride Masih Tertahan di Teluk Arab

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Dua kapal tanker milik perusahaan PT Pertamina (Persero) dkkabarkan masih tertahan di Teluk Arab,saat mulai dibukanya jalur pelayaran Selat Hormuz. Kapal tersebut masing-masing VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang merupakan milik PT Pertamina International Shipping (PIS). “Saat ini dua kapal PIS masih berada di kawasan Teluk Arab dan dalam kondisi aman,” kata Vice President Corporate […]

  • Fadli Zon : Net Zero Emission 2060 Butuh Kerja Sama Seluruh Pihak

    Fadli Zon : Net Zero Emission 2060 Butuh Kerja Sama Seluruh Pihak

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota DPR RI Fadli Zon mendukung berbagai upaya dari seluruh pihak terkait kebijakan yang berhubungan dengan perubahan iklim (climate change), ekonomi sirkular, dan juga islamic blended financing. Menurutnya, hal itu dibutuhkan dalam rangka untuk mencapai tujuan dari komitmen untuk mencapai nol emisi di 2060 (2060 net zero emission). Hal tersebut disampaikan dalam acara Kaukus Ekonomi […]

expand_less