Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Kementerian ESDM: Program PPM Dongkrak Petani Kakau di Berau

Kementerian ESDM: Program PPM Dongkrak Petani Kakau di Berau

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Kementerian ESDM bagian Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik (KLIK), Agus Cahyono Adi menyampaikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perlu sinergi kuat antara pemerintah dan pihak swasta.

Kementerian ESDM  mengharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu produsen kakao terbesar di dunia.

“Pemerintah dan swasta perlu bersinergi untuk meningkatkan produksi dan kualitas kakao Indonesia. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu produsen kakao terbesar di dunia,” kata Agus Cahyono di Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Baca juga : Bonyamin Tanggapi Keputusan Dewas KPK Terkait Firli Bahuri

Agus Cahyono mengatakan, PPM tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kakao dengan tingkatan produksi yang melimpah.

Dalam upaya mengembangkan hal itu kata dia, perlu ada inovasi teknologi, dan mendukung keberlanjutan industri kakao di Indonesia dengan berkualitas.

“Salah satu inovasi PPM yang sukses memberikan dampak positif bagi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat adalah budidaya kakao oleh PT Berau Coal,” ujarnya.

Sementara, Social Enterprise Coordinator Berau Coal Yandi Rama Krisna mengakui
bahwa PT Berau Coal telah sukses melakukan pendampingan di Kampung Rantau Panjang, Kalimantan Timur. Pendampingan tersebut diantaranya memberikan pelatihan teknik budidaya dan pengolahan biji kakao untuk meningkatkan nilai jual.

“Program budidaya Kakao telah dimulai sejak 2010. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan menciptakan lapangan kerja baru,” kata Yandi di kebun Kakao Kampung Rantau Panjang kemarin Kamis (7/12/2023).

Lanjut, Yandi mengatakan, program budidaya kakao melibatkan 184 petani di lahan seluas 600 hektar.

Meskipun menurutnya, Dinas Perkebunan mencatat penurunan lahan kebun kakao, PT Berau Coal bertekad mengembalikan petani dan mengembangkan kakao dengan pasaran yang belum terpenuhi sepenuhnya.

Dirinya menjelaskan selain pelatihan teknis, petani juga mendapatkan pendampingan pemasaran.

“Tugas kami agar petani bisa kembali dan mengembangkan kakao menjadi lebih besar,” terang Yandi.

Dalam upaya pemberdayaan, PT Berau Coal melibatkan warga binaan dalam mengkoordinasikan produk dan memasarkannya di Rumah Kemas Batiwakkal, dengan 55 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ikut serta.

Senuddin, mewakili petani binaan, menyampaikan, program pemberdayaan pengolahan kakao dari hulu ke hilir di PT Berau Coal. Ia mengakui PT. tersebut telah memberikan dampak positif dan  meningkatkan pengetahuan keterampilan petani, hingga pendapatan mereka.

“Program PPM budidaya kakao ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapatkan bibit kakao berkualitas, pelatihan budidaya kakao, dan pendampingan pemasaran,” kata Saenuddin.

Baca juga : Jokowi Sebut Fokus Perbaikan Iklim Investasi pada Rakernas.

“Hal ini sangat membantu kami untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kakao kami,” imbuhnya.

Selain budidaya kakao, PT Berau Coal juga berkontribusi dengan membangun Politeknik Sinar Mas Berau.

Politeknik ini fokus pada pengembangan pendidikan dan peningkatan peluang ekonomi di Kabupaten Berau, menjadi pusat pendidikan diminati oleh pelajar setempat.

Program ini bukan hanya tentang budidaya, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan ekonomi, menjadikan PT Berau Coal sebagai agen perubahan yang berdaya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud Minta Menteri Jokowi Jadi Saksi di Sidang PHPU Pilpres

    Kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud Minta Menteri Jokowi Jadi Saksi di Sidang PHPU Pilpres

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md secara bersama-sama mengajukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memanggil sejumlah menteri Kabinet Jokowi sebagai saksi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres. Permintaan kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden ini mendapat respons dari Tim Pembela Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. […]

  • Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Persaingan ketat calon anggota DPRD DKI Jakarta dapil II DKI penuh diwarnai orang hebat mulai dari ketua DPRD, mantan menteri hingga artis ibu kota. Daftar caleg di dapil DKI Jakarta II ini sudah ditampilkan di halaman KPU. Nama-nama yang tertera ini adalah daftar caleg sementara (DCS) yang dipublikasikan KPU. Pemilih bisa memberikan tanggapan soal […]

  • Rencana Kenaikan Tarif KRL Ancam Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Rencana Kenaikan Tarif KRL Ancam Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Rencana Kenaikan tarif Commuter Line oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) dinilai dapat mengancam kesejahteraan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah. Wacana tersebut juga akan menempatkan masyarakat Jabodetabek pada tantangan baru dan berpotensi mengancam kesejahteraan ekonomi mereka. Hal tersebut pun lantas menuai sorotan dari Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat. “Kenaikan tarif KRL Jabodetabek akan memberikan […]

  • Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi Program Waste to Energy

    Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi Program Waste to Energy

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) mendorong percepatan realisasi program Waste to Energy (WtE) atau pengelolaan sampah menjadi energi di daerah. Hal ini ditegaskan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo, pada Forum Diskusi Aktual bertema “Waste to Energy (Studi Kasus Pelayanan Pengelolaan Sampah sebagai Energi Alternatif)” di Command Centre BSKDN, […]

  • Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

    Megawati Soekarnoputri Kecam Kasus Intimidasi di Boyolali

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Bandung, SINews.com – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keprihatinannya terhadap kasus intimidasi oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Saat kampanye di Lapangan Tegalega, Bandung, Megawati menyoroti perlunya pemimpin yang mengayomi rakyat, bukan menurunkan aparat penegak hukum secara diam-diam. Megawati menyatakan seorang pemimpin seharusnya membela dan melindungi rakyat, bukan malah mengintimidasi. […]

  • Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan

    Lindungi Semua, Penuhi Hak Korban, Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16HAKTP) yang dimulai 25 November hingga 10 Desember 2024, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya perlindungan bagi korban kekerasan berbasis gender, memenuhi hak-hak mereka, dan bersama-sama mengakhiri kekerasan terhadap perempuan. Kampanye ini mengangkat tema “Lindungi Semua, […]

expand_less