Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Mesra Dengan Prabowo, Apa Jokowi Diberhetikan Kader PDIP?

Mesra Dengan Prabowo, Apa Jokowi Diberhetikan Kader PDIP?

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Bentuk dukungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Pasalnya pengamat politik Rocky Gerung menyebut ada potensi konsekuensi yang besar atas tindakan Jokowi.

Dalam sebuah diskusi di kanal Youtube Rocky Gerung Official pada 25 Agustus lalu, Rocky menyebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seharusnya memecat Jokowi yang merupakan kader partai, sama seperti yang dilakukan partai tersebut terhadap politikus Budiman Sudjatmiko saat mendeklarasikan dukungannya terhadap Prabowo beberapa waktu lalu.

“Kalau PDIP memecat Budiman karena melanggar asas partai atau melanggar disiplin partai, yaitu memilih Prabowo yang bukan kader partai dan bukan calon presiden PDIP, mestinya Jokowi dipecat juga, dengan prinsip yang sama,” kata Rocky Gerung dalam perbincangannya dengan Hersubeno Arief di kanal Youtube Rocky Gerung Official dikutip Selasa 29/8/2023.

Polemik pemecatan Budiman Sudjatmiko oleh PDIP pada 24 Agustus lalu ada kaitannya apa yang disampaikan Rocky, Pasalnya Pemecatan berbuntut dari deklarasi Budiman yang mendukung bacapres Prabowo Subianto.

Peta politik partai berlambang banteng cukup jelas, di mana Ketua Umum PDIP Megawati telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai bacapres. Sementara Budiman sendiri telah bergabung dengan PDIP sejak 19 tahun lalu atau mulai 2004.

Baca Juga : Puan Maharani Sampaikan 23 RUU Disahkan, 46 Masih Jadi PR

Budiman sendiri tidak terlalu banyak berkomentar mengenai pemecatan dirinya. Yang pasti, mantan aktivis reformasi 1998 tersebut memilih sikap berlapang dada.

“Tak ada (tanggapan). Saya cuma bilang ‘menerima’,” ujar Budiman dikutip dari Detik.com.

Sinyal Kemesraan Jokowi-Prabowo

Sejumlah pengamat menilai ada kecenderungan Jokowi memberikan dukungan secara tersirat kepada Prabowo terlihat dari kebersamaan keduanya di beberapa kesempatan. Bahkan dengan gamblang Jokowi pernah memprediksi bahwa pilpres tahun depan akan dimenangkan oleh Prabowo.

Hal tersebut disampaikan pada perayaan HUT Ke-8 Partai Perindo pada 7 November 2022.

“Saya ini dua kali Wali Kota di Solo, menang. Kemudian ditarik ke Jakarta, Gubernur sekali, menang,” Ujar Jokowi.

“Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang, mohon maaf Pak Prabowo. Kelihatanya setelah ini jatahnya Pak Prabowo.” Tutup Joko Widodo.

Selain itu, Jokowi melakukan kunjungan ke Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, pada 24 Juli 2023. Ia melihat harga sembako pada wilayah itu masih stabil.

Dalam tinjauan itu, Jokowi terlihat didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Juga Gubernur Jawa Timur Khofifah dan Bupati Malang Sanusi.

Dilansir halaman CNBC  menjelaskan alasan mengajak Prabowo hingga Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jawa Timur, perihal PT Pindad (Persero).Jokowimembantah dia mengajak Prabowodan Erick Thohir berhubungan dengan pemilu 2024. Memang santer kabar Prabowo akan menggandeng Erick sebagai calon wakil presidennya.

Jokowi menyebut permintaan produk persenjataan militer dari Pindad tengah meningkat tajam, sehingga akan dilakukan rapat bersama direksi.

“Jadi kami akan rapat nanti di Pindad dengan Dirut, Komisaris, semuannya. ingin memutuskan ke arah mana pindad ini akan dibawa,” jelasnya.

Baca Juga : Film Pendek : Pendukung Prabowo Saling Bertemu dan Berbagi

Prabowo terlihat mesra dengan Erick Thohir saat mengunjungi Pindad di Malang, pada 24 Juli itu. Melansir Detik, (25/7), dalam kegiatan itu Prabowo sempat mengemudikan kendaraan Ranops Maung dan di sebelahnya Erick Thohir. Sementara, di belakangnya ada Jokowi dan Iriana Joko Widodo.

Direktur Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) Baihaki Sirajt mengatakan, momen itu sebagai sinyal Jokowi mengenalkan duo Prabowo-Erick ke publik.

“Jelas itu sinyal Pak Jokowi memperkenalkan Pak Prabowo dan Pak Erick Thohir ke publik, khususnya publik Malang,” ujar Baihaki saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (25/7).

Baihaki memperkirakan Jokowi lebih condong kepada Prabowo daripada bacapres PDIP Ganjar Pranowo. Hal tersebut meski sehari sebelumnya Jokowi juga terlihat bersama dengan Ganjar di suatu acara di Jawa Tengah.

Pengamat lainnya, Hasan Hasbi dari Cyrus Network menilai Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo menunjukkan cara kerja pemerintahan yang efektif.

Ini mengacu pada kehadiran Jokowi di Konferensi Tingkat Tinggi Brasil, Rusia, India, Cina (KTT BRICS) dan kunjungan kerja Prabowo di Amerika Serikat (AS) adalah pembagian tugas yang sangat elegan.

“Duet maut itu adalah ketika Presiden menghadiri KTT BRICS, sementara calon presiden berikutnya datang beli pesawat dan helikopter ke US. BRICS menerima dengan baik, dan US tak ada alasan buat misuh-misuh,” tulis Hasbi dikutip dari akun Twitternya (atau X), @datuakrajoangek, Jumat (25/8), dikutip dari Detikcom.

Di lain kesempatan, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno berpendapat, adanya kecenderungan dukungan Jokowi yang mengarah kepada Prabowo untuk Pilpres tahun depan.

Hal tersebut, jelas Adi dalam keterangan tertulis dikutip dari Antara (9/7), lantaran menurutnya sikap politik Jokowi belum sepenuhnya berlabuh kepada Ganjar Pranowo, seperti dalam keterangan tertulis dikutip dari Antara, Minggu (9/7).

“Sikap politik Jokowi belum sepenuhnya kepada Ganjar Pranowo karena apa pun pada saat yang bersamaan pendukung Prabowo Subianto dan Gerindra mengklaim pilihan politik Jokowi pada 2024 mengarah kepada Prabowo,” jelas Adi, dikutip dari CNN Indonesia (9/7).

Pemilih Jokowi ke Prabowo?

Sebelumnya, Lembaga Survei Political Statistics (Polstat) merilis survei yang salah satunya membahas soal arah dukungan basis Presiden Jokowi terhadap capres tiga besar.

Survei tersebut menunjukkan, pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 cenderung akan memilih bacapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa bagian terbesar publik atau 46,2% responden yang menjadi pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 mengaku akan memilih Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang,” kata Apna dalam jumpa pers secara virtual, Rabu (9/8), dikutip dari Detikcom.

Baca Juga : Fantastis Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Thailand Skor Telak 3-1

Survei ini dilakukan selama periode 28 Juli-4 Agustus di 34 provinsi Indonesia. Populasi survei ini adalah seluruh WNI berusia di atas 17 tahun serta memiliki KTP. Jumlah sampel yang diambil 1.200 responden melalui teknis pengambilan sampel secara acak bertahap (multistage random sampling).

Margin of error sebesar +- 2,8% pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan tenaga terlatih.

Bantahan PDIP, Jokowi Selamat dari Pemecatan?

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Jokowi sudah menepis isu mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres di Pilpres 2024.

“Hal tersebut sudah dibantah oleh Presiden Jokowi,” kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri acara pemberian rekor MURI kepada PDIP terkait pengobatan gratis di Ciawi, Bogor, Selasa (15/8).

Hasto mengatakan pihaknya meyakini Presiden Jokowi merupakan sosok yang memahami falsafah bangsa. Hastomenceritakan tokoh Wayang Yudhistira yang dianggap sebagai pemimpin jujur.

“Kami percaya Presiden Jokowi ini kan beliau sangat memahami falsafah bangsa. Termasuk dalam cerita wayang. Itu kan ada Yudhistira yang dipersepsikan sebagai sosok yang jujur. Karena pemimpin itu harus jujur,” ujar Hasto.

Karenanya, Hasto menegaskan pihaknya meyakini pernyataan Presiden Jokowi tak mendukung Prabowo.

“Bahwa klaim-klaim yang dinyatakan secara tidak benar, hanya untuk mendapat dukungan elit itu sudah langsung dibantah oleh Presiden Jokowi,” ucapnya.

Ia mengajak semua pihak agar menyampaikan narasi yang terbaik bagi masyarakat.

“Kan rakyat lah yang menentukan siapa yang akan jadi pemimpin ke depan. Dan bagi PDIP, itu adalah Pak Ganjar Pranowo,” ungkap Hasto.

Melihat jawaban dari petinggi PDIP tersebut sepertinya dalam waktu dekat ini PDIP masih akan mempertahankan Jokowi sebagai kader partainya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung BNN, Anggota DPR Hinca Panjaitan Ajak Kades Bersatu Usir Bandar Narkoba dari Kampung

    Dukung BNN, Anggota DPR Hinca Panjaitan Ajak Kades Bersatu Usir Bandar Narkoba dari Kampung

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews – Anggota DPR RI Komisi III Hinca Panjaitan mendukung startegi dan pendekatan intelijen BNN untuk memberantas peredaran gelap narkoba di seluruh Indonesia. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Anggota DPR Komisi III Hinca Panjaitan saat rapat kerja dengan kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin 5 Mei 2025. “Clear […]

  • Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

    Dua Sungai di Muba Tercemar, POSE-RI Desak Usut Dugaan Fee 5% dari Pengeboran

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com –Organisasi Sosial Kemasyarakatan (Ormas) Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (POSE RI) mendesak Polda Sumatera Selatan dan Polres Musi Banyuasin bersama stakeholder lain, agar bergerak cepat menuntaskan masalah pencemaran Sungai Parung dan Sungai Dawas di Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin (Muba). POSE-RI meminta pihak berwenang tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku pencemaran […]

  • KPK Dalami Kemungkinan Pembagian Jatah ke DPR dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

    KPK Dalami Kemungkinan Pembagian Jatah ke DPR dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Perkembangan terbaru mengenai kasus dugaan korupsi kuota haji di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mendalami informasi adanya tambahan kouta kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 2023 hingga 2024. Demikian yang disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo ,di Gedung Merah Putih […]

  • Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    Anggota Komisi III DPR Minta Transparansi Penuh Soal Kematian Brigadir Nurhadi: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Juliani mengatensi khusus perkembangan kasus kematian tragis Brigadir Muhammad Nurhadi yang terjadi di Gili Trawangan, Lombok Utara, pada 16 April 2025. Dewi mendesak agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan menyeluruh. “Seharusnya dengan adanya kematian, hasil forensik dan bukti lainnya, kasus […]

  • Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42: Melacak Jejak Istana Sriwijaya

    Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42: Melacak Jejak Istana Sriwijaya

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Acara Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI diawali Sambutan Dekan FISIP-UNSRI, diwakili WD III Dr. Andries Leonardo, S.IP., M.Si. “…Karya Tulis Ilmiah dan Bedah Buku, merupakan kegiatan yang harus didorong sebagai Tradisi Akademis di FISIP-UNSRI…” Bedah Buku Dies FISIP-UNSRI ke-42 Berlangsung di Ruang Doktor, FISIP-UNSRI, Palembang, pada Jumat, 21 Februari 2025 Pukul 08:30 s.d. selesai. Kegiatan […]

  • Ketahanan Pangan

    Ketahanan Pangan, Ma’ruf Amin Sebut, ‘Tak Ada Lagi Lahan Tidur’

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bekasi, MSINews.com – Ketahanan Pangan Global atau Global Food Safety Initiative (GFSI) merilis data terbaru mengenai ketahanan pangan Indonesia untuk tahun 2022. Ma’ruf Amin telah mengeluarkan seruan agar tidak ada lagi lahan tidur, dan mengoptimalkan lahan menjadi usaha tani yang produktif. Menurut laporan ini, indeks ketahanan pangan Indonesia berada pada angka 60,2, menempatkannya pada peringkat […]

expand_less