Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » AHY Tekankan Keadilan Hukum, Buntut Jokowi Minta Stop e-KTP

AHY Tekankan Keadilan Hukum, Buntut Jokowi Minta Stop e-KTP

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan tanggapan tegas terhadap cerita mantan Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta penghentian kasus korupsi e-KTP. AHY menekankan bahwa panglima keadilan adalah hukum, bukan politik.

“Kita ingin keadilan tegak di Indonesia, yang menjadi panglima adalah hukum, bukan politik. Tentunya kita harapkan Indonesia ke depan, siapapun yang memimpin, yang terbaik tentunya yang kita harapkan bisa menjadi pemimpin negeri ini,” kata AHY pada wartawan di Kawasan Salemba, Jakarta Pusat, dikutip deti.com, Senin (4/12/2023).

Baca juga : Perdamaian Antara Denny-MK Terkait Bocoran Sistem Pemilu

“Yang bisa menjadi wakil-wakil rakyat, terus memperjuangkan penegakan hukum yang adil di negara kita sehingga rakyat bisa terayomi semuanya, tidak melihat dari status sosial mana, apakah dia rakyat biasa atau pejabat,” imbuhnya.

AHY juga menyoroti pentingnya wakil-wakil rakyat yang memperjuangkan penegakan hukum yang adil tanpa melihat status sosial. Ia berharap agar hukum semakin beradab dalam menyelesaikan persoalan di Indonesia, menegaskan bahwa hal ini menjadi pondasi kuat bagi kemajuan negara.

“Kita harapkan ini yang menjadi pondasi yang kuat bagi negara agar semakin berkeadaban. Saya cuma punya harapan begitu, dan demokrat tentunya ingin menjadi bagian dari Perjuangan negeri kita,” ungkapannya.

Sebelumnya, Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Jokowi saat kasus e-KTP mencuat menjadi salah satu alasan revisi UU KPK. Meski begitu, Istana menegaskan bahwa revisi tersebut bukan inisiatif pemerintah, melainkan inisiatif DPR.

“Saya terus terang pada waktu kasus E-KTP saya dipanggil sendirian, oleh Presiden. Presiden waktu itu ditemani oleh Pak Pratikno. Saya heran biasanya memanggil itu berlima, ini kok sendirian. Dan dipanggilnya juga bukan lewat ruang wartawan tapi lewat masjid kecil gitu,” kata Agus.

Dalam wawancara dengan program Rosi di Kompas TV, Agus Rahardjo menyampaikan bahwa saat dipanggil oleh Jokowi ke Istana, Presiden tampak marah dan meminta penghentian kasus e-KTP Setya Novanto. Agus menjelaskan bahwa KPK sudah mengeluarkan sprindik sebelumnya, sesuai dengan UU KPK yang berlaku saat itu.

“Di sana begitu saya masuk, presiden sudah marah. Menginginkan.. karena baru saya masuk, beliau sudah teriak ‘Hentikan’. Kan saya heran, hentikan, yang dihentikan apanya,” ujar Agus.

“Setelah saya duduk, ternyata saya baru tahu kalau yang suruh hentikan itu adalah kasusnya Pak Setnov, Ketua DPR pada waktu itu, mempunyai kasus e-KTP supaya tidak diteruskan,” sambung dia.

Baca juga : Pemerintah Tak Setujui Revisi UU MK: Alasan dan Tindakan Lanjutan

Meskipun Jokowi meminta penghentian, KPK tetap melanjutkan penyidikan kasus e-KTP, mengabaikan permintaan tersebut. Akhirnya, Agus menyadari bahwa momen tersebut menjadi pendorong revisi UU KPK.

Demokrat, melalui AHY, menyatakan harapannya untuk menjadi bagian dari perjuangan demi keadilan dan kemajuan Indonesia. Dengan penuh keyakinan, AHY menegaskan bahwa hukum harus menjadi pilar utama bagi negara untuk mencapai keberadaban yang lebih baik.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kaltim Janji Perjuangkan Status SHM Warga Perumahan Korpri Loa Bakung

    Gubernur Kaltim Janji Perjuangkan Status SHM Warga Perumahan Korpri Loa Bakung

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berjanji mencari jalan keluar atas persoalan status kepemilikan rumah warga Perumahan Korpri Loa Bakung. Warga Loa Bakung saat ini diketahui masih mengantongi Hak Guna Bangunan (HGB) dan berharap status tersebut dapat ditingkatkan menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Menurut Rudy, Perumahan Korpri Loa Bakung merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. […]

  • Buruan Cek, 7 Lokasi Shalat Idul Fitri 1446 H di Jakarta,Lengkap dengan Khatib nya

    Buruan Cek, 7 Lokasi Shalat Idul Fitri 1446 H di Jakarta,Lengkap dengan Khatib nya

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta-Harin ini 30 Maret 2025. Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Sudah tiga puluh hari umat Islam seantero dunia khususnya di Indonesia telah menjalankan Ibadah Puasa atau Bulan Suci Ramadan sejak 1 Maret 2025. Ibadah Bulan Suci Ramadan ini akan berakhir Senin, 31 Maret 2025 dengan merayakan hari Kemenangan atau Hari Raya Idul Fitri 1446 […]

  • Dirjen Hubdat:

    Dirjen Hubdat: Bicara Jalan dan Umumkan Pemenang Adhigana

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemehub melalui Dirjen Hubdat Hendro Sugiatno menyampaikan perhatian kepada penyelenggara pelayanan angkutan transportasi jalan. Ia mengatakan penyelenggaraan itu merupakan kegiatan pemilihan tahun. “ya semua ini bertujuan menyejajarkan insan pengemudi angkutan umum. Kita  sejajarkan sehingga ada penghargaan yang baik terhadap operator, pengemudi-pengemudi angkutan darat,” kata Hendro usai kegiatan Wahana Adhigana dan Abdi Yasa Tingkat […]

  • Rencana Pemprov DKI Pinjam RP.1 M Untuk Bagun RDF Ditolak, Banyak Praksi Tidak Setuju

    Rencana Pemprov DKI Pinjam RP.1 M Untuk Bagun RDF Ditolak, Banyak Praksi Tidak Setuju

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews-Pemprov DKI Jakarta mengajukan permohonan pinjaman daerah sebesar Rp.1 triliun untuk membangun fasilitas pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant. Dalam rapat semua pimpinan fraksi dan komisi di DPRD DKI Jakarta mayoritas tidak menyetujui permohonan pinjaman daerah yang dimaksud. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani meminta TAPD menyisir kembali anggaran non-prioritas dalam KUA-PPAS […]

  • Qatar Investasi 1 juta Rumah di Jakarta, DPR Harap Tidak Over Supply

    Qatar Investasi 1 juta Rumah di Jakarta, DPR Harap Tidak Over Supply

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Kerjasama Indonesia-Qatar membangun 1 juta rumah susun di Jakarta disambut hangat banyak kalangan. Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB Syaiful Huda meminta agar proyek rumah susun tersebut tidak membuat Jakarta mengalami suplai berlebih tingkat hunian. “Masuknya investor Qatar untuk terlibat dalam Program 3 juta Rumah tentu kita sambut baik. Hanya saja […]

  • Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    Bahlil Buka-bukaan Soal Reaksi Jokowi Saat Tahu RI Kalah di WTO

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia buka-bukaan reaksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pasca mengetahui bahwa Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Oktober 2022 lalu. Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa di WTO perihal larangan ekspor bijih nikel yang dikeluarkankan pada tahun 2019. Menteri Bahlil menyatakan bahwa, pasca […]

expand_less