Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Efisiensi Berlanjut 2026, Menkeu: Pastikan Belanja Sesuai Peruntukan Tanpa Dikorupsi

Efisiensi Berlanjut 2026, Menkeu: Pastikan Belanja Sesuai Peruntukan Tanpa Dikorupsi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Msinews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap berlanjut pada tahun 2026 yang akan datang.

Purbaya memastikan efisiensi bukan berarti pemangkasan atau pemblokiran anggaran.
Menurutnya, prinsip utama efisiensi adalah memastikan setiap rupiah dibelanjakan sesuai peruntukan, tepat waktu, dan bebas praktik korupsi.

“Kalau efisiensi adalah yang Anda dipastikan, dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya dan tempat waktu dan gak dikorup,” ujar Purbaya kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Rabu (8/10/2025).

Ia menepis adanya perubahan struktur anggaran. Relokasi yang dilakukan, kata Purbaya, hanya sebatas perbedaan penempatan dana agar tidak menjadi beban fiskal akibat pembayaran bunga dari dana yang menganggur.

“Jadi saya bukan spending free. Saya gak merubah anggaran. Anggaran yang ada jangan sampai mengganggu sistem. Uangnya masih punya pemerintah, tapi tempatnya beda. Anggarannya sama sama kemarin. Tapi impact-nya akan beda,” jelasnya.

“Kalau (uang negara) besar-besar, saya ambil. Saya bayar bunga kan,” tambahnya.

Pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memastikan kebijakan efisiensi anggaran tetap berlanjut pada tahun 2026. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan hal itu dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI.

“Tentu di tahun 2026, dalam rencana kerja anggaran 2026, kita akan terus melanjutkan kebijakan efisiensi anggaran dan perluasan strategi efisiensi anggaran,” ungkap Suahasil, pada Senin 22 September 2025.

Ia menyebut, sejak 2020 hingga 2025, Kementerian Keuangan telah mencatat total efisiensi sebesar Rp3,53 triliun hasil dari evaluasi belanja dan pemangkasan pengeluaran yang tidak mendukung prioritas pembangunan nasional.

Menurut Suahasil, efisiensi anggaran bukan sekadar penghematan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

Kebijakan efisiensi tersebut kini diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dalam Pasal 2 ayat (1) disebutkan bahwa efisiensi dilakukan untuk menjaga keberlanjutan fiskal serta mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Dalam pidato kenegaraan penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan pada 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga efisiensi anggaran dan menekan defisit.

“Pemerintah yang saya pimpin berjanji di hadapan majelis ini kami akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit ini kita ingin tekankan sekecil mungkin. Dan harapan saya, adalah cita-cita saya untuk suatu saat apakah dalam 2027 atau 2028 saya ingin berdiri di depan majelis ini di podium ini untuk menyampaikan bahwa kita berhasil punya APBN yang tidak ada defisitnya sama sekali,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menekankan, efisiensi tidak hanya berarti pemotongan, tetapi peningkatan kualitas belanja negara. Belanja operasional yang tidak produktif akan dikurangi, sementara anggaran yang menciptakan lapangan kerja, memperkuat layanan publik, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat akan menjadi prioritas utama.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catat,Ini Besaran Pagu Anggaran Kementerian ESDM 2025

    Catat,Ini Besaran Pagu Anggaran Kementerian ESDM 2025

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR.RI) menggelar rapat kerja (Raker) dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada masa sidang tahun 2023/2024. Raker membahas soal penyesuaian alokasi Pagu Anggaran tahun 2025 untuk setiap sub sektor Kementerian ESDM. Raker dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dony Maryadi Oekon […]

  • Jawa Barat dan Banten Diguncang Gempa Bumi M5,1, Begini Penjelasan BMKG

    Jawa Barat dan Banten Diguncang Gempa Bumi M5,1, Begini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Minggu, 1 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 215
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Pada Minggu 1 Oktober 2023 hari ini sekitar pukul 11:00 WIB Wilayah Provinsi Jawa Barat dan Banten diguncang Gempa Bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan Gempa Bumi yang mengguncang Jawa Barat dan Banten ini memiliki parameter Magnitudo (M) 5,1. “Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,26,LS ; 106,52,BT, atau tepatnya berlokasi di […]

  • Kementerian PANRB Pastikan Verifikasi Kapabilitas Kelembagaan Berjalan Cermat

    Kementerian PANRB Pastikan Verifikasi Kapabilitas Kelembagaan Berjalan Cermat

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar kegiatan Persiapan Verifikasi Penilaian Kapabilitas Kelembagaan di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan tahapan verifikasi setelah instansi pemerintah menyelesaikan proses penilaian mandiri. Melalui tahapan ini, Kementerian PANRB memastikan hasil penilaian yang disampaikan instansi telah didukung data, dokumen, […]

  • Amin Rais Beserta Rombongan Geruduk KPK, Apa yang Terjadi?

    Amin Rais Beserta Rombongan Geruduk KPK, Apa yang Terjadi?

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Amien Rais dan Rizal Ramli mendatangi gedung KPK bersama sejumlah rombongan elemen masyarakat dan perwakilan mahasiswa hingga emak-emak. “Jadi hari ini tadi jam 11 ada pertemuan 35 tokoh-tokoh nasional, dosen-dosen dari universitas negeri, rektor dari universitas swasta, mahasiswa dan emak-emak. Tadi kita bahas perkembangan situasi termasuk ada Pak Amien, tokoh reformasi, Letjen Soeharto, jenderal […]

  • Soal Revisi UU Sisdiknas Harus Satukan Sistem Pendidikan Nasional, Ini Kata Prof. Atip Latipulhayat

    Soal Revisi UU Sisdiknas Harus Satukan Sistem Pendidikan Nasional, Ini Kata Prof. Atip Latipulhayat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) merupakan langkah strategis untuk menyatukan seluruh elemen pendidikan nasional ke dalam satu sistem yang utuh. Revisi ini, kata Atip, bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan upaya mengembalikan marwah sistem pendidikan nasional sesuai amanat konstitusi. “Revisi ini bukan hanya karena […]

  • PPP Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    PPP Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menyikapi rekapitulasi suara pemilu legislatif 2024 oleh KPU RI, Partai Persatuan Pembangunan menggelar rapat pengurus harian DPP PPP ke-21 pada Kamis malam (21/3/2024) di kantor DPP PPP. Rapat pengurus harian ini merupakan bentuk konsolidasi internal serta finalisasi persiapan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi. Seperti diketahui perolehan suara PPP pada hasil rekapitulasi KPU […]

expand_less