Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Mahfud MD Sebut Penundaan Penyelidikan Kasus Pejabat, Kenapa?

Mahfud MD Sebut Penundaan Penyelidikan Kasus Pejabat, Kenapa?

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahfud MD menyebut penundaan Perkara

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD

Jakarta, MSINews.com – Menkopolhukam Mahfud MD mengungkapkan kejaksaan, kepolisian telah memutuskan untuk menunda pengusutan perkara yang melibatkan sejumlah pejabat negara. Keputusan ini mencakup berbagai tingkatan pejabat, mulai dari menteri, calon legislatif, hingga calon kepala daerah.

Keputusan ini menjadi perhatian publik yang mendalam karena berkaitan dengan berbagai dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan pejabat negara yang memiliki peran penting dalam pemerintahan.

Baca Juga : SDR Desak Kejagung RI Selidiki Korupsi, Pengusaha Asal Lampung 

Menurut Mahfud MD, penundaan pengusutan ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup bagi penyelidikan yang lebih teliti dan mendalam terkait perkara tersebut.

“Kalau benar, itu mungkin permainan antar Parpol (Partai Politik). Karena Parpol itu kan punya orang-orang juga, persaingan antar pengusaha,” kata dalam video yang ditayangkan akun Youtube Universitas Gadjah Mada, dikutip Minggu (8/10/2023).

“Ya kalau di pemerintah sendiri, Kejaksaan Agung (Kejagung), sekarang menghentikan kasus-kasus korupsi yang menyangkut politisi sampai selesai Pemilu,” imbuhny.

Namun, keputusan ini juga menuai kritik dari beberapa pihak yang menyatakan bahwa hal ini bisa memunculkan persepsi. Pejabat negara mendapatkan perlindungan khusus dan keadilan tidak ditegakkan secara adil.

Sementara itu, Mahfud MD menegaskan bahwa penundaan ini tidak berarti pejabat yang terlibat dalam perkara tersebut akan terhindar dari proses hukum.

Dia menekankan bahwa keputusan ini semata-mata untuk memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara profesional dan tidak dipengaruhi oleh faktor politik atau tekanan dari pihak mana pun.

Baca Juga : Para Pakar Transportasi Menyampaikan Solusi Penjadwalan TransJ

Tidak kemukinan bukan ditutup tapi ditunda. Karena dalam pengalaman ada orang nggak salah dilaporkan lalu pencalonannya batal, di berbagai daerah. Sekarang hentikan dulu. Tapi, KPK jalan terus,” ungkapnya.

Publik akan terus memantau perkembangan kasus ini dengan seksama, sambil menunggu keputusan lanjutan dari pihak berwenang. Mengenai jadwal pengusutan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan pejabat negara.

Berkenaan hal itu, Mahfud juga menampik tudingan yang menyebut pemerintah mempolitisiasi KPK dan mengkriminalisasi politisi.

“Kriminalisasi, sebenarnya nggak juga loh. Karena memang terbukti kriminil sendiri. Nyatanya terbukti. Kita memisahkan menteri, iya. Gitu. Kalau E-Formula kan ndak, itu kan muncul tenggelam, muncul tenggelam, sekarang ndak jalan,” bebernya.

Mahfud kembali menegaskan pernyataannya saat Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni UGM Arie Sudjito menanyakan soal dugaan politisasi hukum

“Mungkin, pilih-pilih kasus bisa saja terjadi dan itu persoalan moral. Kan bisa saja, Ketua Pengadilan ‘ah ntar dulu’…’ini kasus atau tidak’..politisasinya di situ. Bisa saja ada korupsi di situ,” punkasnya.

Perlu diketahui Mahfud MD disampaikan saat memberikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman pada hari Jumat (6/10/2023), menjawab pertanyaan peserta kuliah umum terkait kriminalisasi.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

    Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan reforma agraria harus diarahkan untuk mewujudkan keadilan dan memastikan pengelolaan tanah memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Penekanan itu disampaikan Mendagri pada Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat terkait Pengelolaan Aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) dan […]

  • MKD Minta Polisi Tindak Tegas 5 Tersangka Kasus Nopol dan KTA DPR Palsu

    MKD Minta Polisi Tindak Tegas 5 Tersangka Kasus Nopol dan KTA DPR Palsu

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Polisi menyita 8 mobil dan 25 Kartu Tanda Anggota (KTA) DPR palsu saat mengusut kasus dugaan pemalsuan pelat khusus anggota DPR dan KTA. Dari kasus itu, 5 lima orang ditetapkan tersangka. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi kerja polisi cepat merespon kasus tersebut dan meminta Polisi […]

  • Menko Polkam: Persaingan Harus Dijaga untuk Kemajuan

    Menko Polkam: Persaingan Harus Dijaga untuk Kemajuan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA,MSINEWS.COM -Menko Polkam menegaskan bahwa persaingan harus dijaga untuk kemajuan.Hal itu diungkapkan Menko Polkam setelah memberikan penghargaan di Malam Apresiasi Anugerah Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026). Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago berharap pemerintah […]

  • Pemerintah Diminta Libatkan Disabilitas di Industri Kreatif Batik

    Pemerintah Diminta Libatkan Disabilitas di Industri Kreatif Batik

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JEPARA –Pelibatan disabilitas dalam dindustri kreatif batik sangat penting. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat, saat mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara pada Sabtu pekan lalu. Rerie demikian disapa, mendorong dukungan pemerintah pusat maupun daerah agar melibatkan penyandang disabilitas pada industri batik. Menurutnya, dukungan […]

  • Ribuan Umat Buddha Berbagai Negara Baca Tipitaka di Borobudur, Perdalam Pemahaman Dhamma

    Ribuan Umat Buddha Berbagai Negara Baca Tipitaka di Borobudur, Perdalam Pemahaman Dhamma

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 426
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,BALI-Suasana khidmat menyelimuti Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, saat ribuan umat Buddha memulai rangkaian Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sangha Theravada Indonesia (STI) bekerja sama dengan Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI), diikuti para Bhikkhu dari mancanegara, samanera, atthasilani, serta upasaka-upasika yang menjalankan Atthasila. Dalam sambutan pembukaan, Dirjen Bimas Buddha Kemenag Supriyadi […]

  • DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pelaku industri AMDK Soal Sumber Air Kemasan

    DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pelaku industri AMDK Soal Sumber Air Kemasan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Msinews.com – Komisi VII DPR RI meminta pemerintah segera melakukan audit independen terhadap industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) guna memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan, kualitas air, dan perlindungan konsumen. Demikian yang disampaikan oleh Pimpinan Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDIP Evita Nursanty dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Perindustrian dan pelaku industri […]

expand_less