Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste terkait kasus yang berkaitan dengan patok perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Pasalnya wilayah perbatasan kedua negara telah menarik perhatian publik akhir-akhir ini. Informasi terbaru dari Kompas.com mengungkap dugaan penggeseran patok perbatasan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Timor Leste yang telah menimbulkan kehebohan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Kompas Kupang yang ditulis oleh wartawan Kompas, Giranbere, patok perbatasan antara Distrik Oekusi, Timor Leste, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga telah digeser tanpa persetujuan dari pihak Indonesia.

Dalam berita tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Miomafo Timur, Inspektur Dua (Ipda) Aris Salama, pertama kali mengungkapkan informasi ini pada Sabtu (19/8/2023).

Berkaitan dengan pemberitaan Kompas.com dimaksud, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekretaris,Robert Simbolon, memberikan klarifikasi pada hari Senin, 4 September 2023.

Robert menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan garis batas pada Tanggal 20 Agustus 2023 di perbatasan Sungai Noel Lekat, Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan.

“Dalam investigasi di lokasi penggeseran garis batas, kami menemukan bahwa pembangunan bronjong (pagar batas sungai) telah dilakukan oleh CV. AMLISHO, seorang kontraktor lokal dari Wilayah Oesilo – Oecusse, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Proyek ini melibatkan satu unit alat berat excavator yang dioperasikan oleh Operator alat berat bernama Sergio Kaet, berusia 36 tahun, asal Oesilo – Oecusse, RDTL,” ujarnya pada Minggu (4/9/2023).

Menurutnya, pihak pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut sama sekali tidak memahami garis batas antar negara di wilayah Sungai Noel Lekat.

Mereka hanya mengikuti arahan pihak kontraktor untuk melaksanakan penggalian sebagai pondasi untuk peletakan batu bronjong pagar batas sungai Noel Lekat. Namun, titik garis batas yang ditarik lurus oleh pihak kontraktor melanggar garis batas kedua negara.

Sebagai langkah sementara, pengerjaan galian pondasi bronjong dengan menggunakan alat berat excavator dihentikan, sambil menunggu koordinasi dan penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah RDTL, yang diwakili oleh Wadanki UPF Sektor Oecusse.

Hasil koordinasi dengan pihak Wadanki UPF Sektor Oecusse, yang dipimpin oleh Hendrikus Bana, mengungkapkan bahwa penggeseran garis batas adalah murni kesalahan dari pihak pelaksana dan kontraktor.

Dinas Pekerjaan Umum RDTL yang selama ini tidak memiliki pemahaman yang memadai mengenai posisi garis batas negara. Wadanki UPF menyatakan kesiapannya untuk mengalihkan garis batas sesuai dengan lekukan sungai, sesuai dengan petunjuk garis batas yang berlaku.

Permasalahan ini juga menarik perhatian dari Tim Badan Intelijen dan Keamanan Strategis (BAIS), yang telah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Perbatasan dan Daerah Tertinggal (BPPD) serta instansi terkait lainnya.

“Mereka menegaskan bahwa berita yang beredar di media Kompas tidak benar dan merupakan kesalahan berita, karena tidak melakukan konfirmasi dan pengecekan kebenaran secara langsung di lapangan atau ke lokasi proyek bronjong,” tandas Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP ini.

Menurut BAIS, penting bagi semua pihak, baik dari pihak Republik Indonesia maupun RDTL, untuk segera mengklarifikasi berita yang sudah beredar demi menghindari konflik antar negara yang mungkin timbul akibat berita yang salah.

Penyelesaian masalah ini telah diambil tindakan koordinatif dengan UPF, dan solusi terbaik akan segera dicari. Kedua negara akan melakukan klarifikasi dan penyesuaian sesuai dengan batas yang sebenarnya, sehingga tidak merugikan kedua negara terkait kesalahan yang terjadi di Sungai Noel Lekat, Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU – NTT.

“Untuk mencegah masalah serupa di masa mendatang, penting untuk mempertimbangkan pembangunan patok batas di seluruh wilayah perbatasan, termasuk Sungai Noel Lekat dan wilayah lainnya. Hal ini diharapkan dapat mencegah potensi perselisihan atau sengketa batas di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste,” tegasnya.

Penyelesaian masalah ini disaksikan oleh Wadanki Sektor Oesilo, Hendrikus Bana, serta rombongan dari pihak Republik Demokratik Timor Leste. Turut hadir pula tokoh adat Timor Leste, Kades Napan, Bapak Wendi Anunu, dan Ketua Adat Bapak Martinus Taeki, bersama dengan personel pos lintas batas dan intelijen yang terlibat dalam proses ini. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipertimbangkan, Bareskrim Tolak Pengajuan Penangguhan Penahanan Paji Gumilang

    Dipertimbangkan, Bareskrim Tolak Pengajuan Penangguhan Penahanan Paji Gumilang

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menolak pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukum tersangka penistaan agama sekaligus pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang (PG). “Namun penyidik dengan berbagai pertimbangan yang sudah kemarin kami sampaikan, kita akan tetap melaksanakan penahanan,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro […]

  • Fahira Idris: Penguatan DPD RI Idealnya Dipimpin Sosok Pendobrak, Pertahankan La Nyalla 

    Fahira Idris: Penguatan DPD RI Idealnya Dipimpin Sosok Pendobrak, Pertahankan La Nyalla 

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepemimpinan DPD RI butuh figur pendobrak. Hal ini mengingat agenda penguatan DPD RI punya tantangan yang signifikan. Hal itu disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Fahira Idris “Oleh karena itu, lembaga ini idealnya dipimpin oleh sosok pendobrak. Saya berharap, Pak La Nyalla Mahmud Mattalitti bersedia kembali memimpin DPD RI lima tahun ke […]

  • Wamendagri Ribka Haluk Dampingi Wapres Gibran di Papua Barat

    Wamendagri Ribka Haluk Dampingi Wapres Gibran di Papua Barat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung keberhasilan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua melalui pengembangan komoditas kakao dari hulu hingga hilir yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Ribka […]

  • Golkar Gagas RUU Komoditas Strategi untuk Lindungi Tembakau

    Golkar Gagas RUU Komoditas Strategi untuk Lindungi Tembakau

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Anggota Baleg DPR Firman Soebagyo memaparkan pentingnya keberadaan komoditas tembakau bagi perekonomian nasional. Dalam sejarahnya, Firman mengungkapkan bahwa tembakau bukanlah komoditas asli Indonesia, VOC membawa komoditi ini masuk ke Indonesia dalam rangka untuk kebutuhan mereka. Namun hingga kini keberadaan tembakau mampu menghidupi hajat hidup orang banyak. Bahkan, lanjut Firman, tembakau Indonesia pernah menguasai […]

  • Kodim 0824/Jember Siagakan Personel On Call Antisipasi Berbagai Kondisi Wilayah

    Kodim 0824/Jember Siagakan Personel On Call Antisipasi Berbagai Kondisi Wilayah

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM, JEMBER – Personel siaga On Call Kodim 0824/Jember yang digelar sepanjang waktu, memiliki fungsi sebagai personel yang siap digerakkan sewaktu-waktu apabila terjadi perkembangan situasi wilayah yang membutuhkan perkuatan personel. Hal ini disampaikan Kapten Arm Ardi Kusuma Perwira Siaga Kodim 0824/Jember pada Sabtu (5/4/2025.) Kekuatan siaga On Call sebanyak 1 peleton atau 30 orang yang […]

  • Kapolri Tanggapi Alasan Terkait Belum Ditahannya Firli Bahuri

    Kapolri Tanggapi Alasan Terkait Belum Ditahannya Firli Bahuri

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan terkait belum ditahannya Firli Bahuri, tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Menurut Sigit, penyidik memiliki alasan subjektif terkait hal ini. “Ya ikuti saja prosedurnya; tentunya penyidik memiliki alasan-alasan subjektif. Namun demikian, sepanjang itu masih dimaknai, bisa ditoleransi,” ujar Sigit […]

expand_less