Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » UNSRI Perkuat Keberlanjutan Air Bersih dan Energi Surya di Pulau Kemaro

UNSRI Perkuat Keberlanjutan Air Bersih dan Energi Surya di Pulau Kemaro

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG,MSINEWS.COM– Forum Group Discussion (FGD) didukung LPDP melalui Program WCU–EQUITY UNSRI, menegaskan pentingnya tata kelola, SOP, dan kolaborasi multipihak untuk menjaga manfaat layanan dasar tetap berjalan.

Tiga fasilitas berbasis energi surya sudah berdiri di Pulau Kemaro sejak akhir 2025. Air bersih mengalir, masjid punya listrik mandiri, dan warga tidak lagi kesulitan untuk berwudhu. Tapi bagi tim dosen Universitas Sriwijaya yang membangunnya, justru di situlah kegelisahan mulai muncul siapa yang akan memeriksa filter bulan depan, dari mana biaya ganti komponen kalau ada yang rusak, dan apa yang harus dilakukan warga ketika sistem tiba-tiba berhenti sementara tim kampus sudah tidak ada di sana.

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang mendorong UNSRI menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan diseminasi pengabdian masyarakat pada 13 April 2026 di Palembang. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan warga, tokoh masyarakat, pengelola masjid, mahasiswa, dan akademisi duduk bersama memutuskan hal-hal yang sangat konkret.

Pulau Kemaro sendiri adalah pulau kecil di aliran Sungai Musi yang bertahun-tahun bergumul dengan tiga masalah dasar yang saling berkaitan: air minum yang tidak selalu aman, kekurangan air bersih untuk keperluan ibadah, dan listrik yang tidak andal. Tim dosen lintas jurusan dari Fakultas Teknik UNSRI — melibatkan Teknik Elektro, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin datang membawa tiga solusi sekaligus: fasilitas wudhu hemat air, pembangkit listrik tenaga surya off-grid untuk rumah ibadah, dan unit ultrafiltrasi bertenaga surya yang mengolah air sungai menjadi air layak minum. Ketiga sistem itu diserahterimakan ke warga pada 22 November 2025. Untuk menjawab permasalahan pasca pemasangan, diselenggarakan kegiatan FGD yang didanai LPDP dan Kemendiktisaintek melalui Program WCU–EQUITY UNSRI 2025–2026 yang diketuai Prof. Ir. Subriyer Nasir, M.S., Ph.D.

FGD dipimpin Dr. Ir. Herlina, S.T., M.T., IPM. dan dibuka Dekan Fakultas Teknik UNSRI, Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM. Hadir sekitar 50 orang dari beragam unsur. Hadir pula Ir. Nusa Idaman Said, M.Eng., Peneliti Utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang berbagi pengalaman soal teknologi membran dan pentingnya akses air bersih bagi kesehatan masyarakat — memperluas diskusi agar tidak semata soal teknis, tapi juga soal dampak nyata pada kehidupan sehari-hari.

Materi yang dibahas dalam forum sangat membumi. Peserta menentukan siapa yang masuk Tim Operasional Lokal, menyepakati SOP ringkas untuk masing-masing sistem, merancang logsheet pemantauan harian, menyusun jalur pelaporan jika ada gangguan, hingga memutuskan skema pembiayaan rutin yang bisa ditanggung warga sendiri. Mahasiswa UNSRI turut dilibatkan sebagai co-fasilitator sekaligus pendamping teknis, menjaga agar pengetahuan tidak berhenti di forum lalu hilang begitu saja.

“Membangun fasilitasnya itu bagian yang lebih mudah,” kata Dr. Herlina. Yang jauh lebih sulit adalah membangun sistem agar fasilitas itu tetap hidup ketika tidak ada lagi yang datang dari kampus untuk mengeceknya.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan agenda lebih besar. Program ini mendukung langsung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta nomor 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau dua komitmen yang Indonesia ikut menandatangani dan ditargetkan tercapai pada 2030.
Di Pulau Kemaro, air bersih dan listrik tenaga surya kini bukan lagi barang asing. Tantangannya tinggal satu: memastikan semua itu masih berfungsi sepuluh tahun ke depan, ketika nama-nama yang membangunnya mungkin sudah terlupakan, tapi manfaatnya masih benar-benar terasa. (msinews/Biro Sumsel-Babel).**

Sumber: Alan Novi Tompunu

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensos Ajak Seluruh Pihak Ciptakan Ekosistem Suportif dalam Pemenuhan Hak Disabilitas Menuju Indonesia Emas

    Mensos Ajak Seluruh Pihak Ciptakan Ekosistem Suportif dalam Pemenuhan Hak Disabilitas Menuju Indonesia Emas

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak seluruh pihak untuk turut aktif menciptakan ekosistem yang memberikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. “Hari ini kita sama-sama memperingati Hari Braille Sedunia, dari data yang ada menunjukkan kita perlu suatu langkah besar dalam rangka penghormatan dan perlindungan […]

  • Soroti Rendahnya Dana Transfer Daerah, Senator AWK Desak Presiden Prabowo Perbaiki RAPBN 2026

    Soroti Rendahnya Dana Transfer Daerah, Senator AWK Desak Presiden Prabowo Perbaiki RAPBN 2026

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Angelius Wake Kako (AWK), menyoroti rendahnya Dana Transfer ke Daerah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Sorotan itu disampaikan Senator AWK dalam Rapat Paripurna DPD RI Masa Sidang 1 tahun 2025/2026, dengan agenda penyerahan RAPBN 2026 dari Pimpinan DPD RI ke Pimpinan Komite IV, […]

  • Senator Aceh Minta Kementan Perhatikan Kelangkaan Pupuk

    Senator Aceh Minta Kementan Perhatikan Kelangkaan Pupuk

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Permasalahan kelangkaan pupuk subsidi di Aceh menjadi perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI yang juga mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh. Untuk itu dia mendesak Kementerian Pertanian untuk menjadi lebih komunikatif dalam menangani isu ini. “Saya lihat saat ini ada tantangan serius terkait kelangkaan pupuk subsidi di Aceh, karena adanya kelangkaan dapat mempengaruhi sektor pertanian […]

  • Puan Maharani Klaim, DPR Selesaikan 14 RUU Bersama Pemerintah

    Puan Maharani Klaim, DPR Selesaikan 14 RUU Bersama Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua DPR RI Puan Maharani mengklaim capaian kinerja pembentukan undang-undang pada tahun pertama masa keanggotaan DPR RI periode 2024-2029. Hingga saat ini, DPR RI bersama Pemerintah telah menyelesaikan pembahasan 14 rancangan undang-undang (RUU). “Hingga saat ini, DPR RI bersama dengan Pemerintan telah menyelesaikan pembahasan 14 (empat belas) Rancangan Undang-Undang (RUU). Dengan rincian Komisi I menyelesaikan […]

  • Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Pangan Cabai dan Bawang Merah

    Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Pangan Cabai dan Bawang Merah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

      Msinews.com 6 Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah di daerah masing-masing. Pasalnya, saat ini komoditas tersebut mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah akibat kurangnya ketersediaan pasokan. “Kalau masyarakat kita, masyarakat Bapak-Ibu [Pemda] sekalian yang di daerah […]

  • Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Koperasi Budi Arie Berharap penerapan Koperasi Merah Putih (KMP) program Presiden Prabowo Subianto dapat memajukan Desa dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia. Menurut Budi Arie, penerapan program Koperasi Merah Putih (KMP) selain untuk memajukan Desa dengan adanya program Koperasi tersebut, bisa mensejahterakan. “Kita berharap karena tujuan mulia dari pembentukan Koperasi Merah Putih […]

expand_less