Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Klarifikasi BNPP Soal Patok Perbatasan Indonesia-Timor Leste terkait kasus yang berkaitan dengan patok perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Pasalnya wilayah perbatasan kedua negara telah menarik perhatian publik akhir-akhir ini. Informasi terbaru dari Kompas.com mengungkap dugaan penggeseran patok perbatasan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Timor Leste yang telah menimbulkan kehebohan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Kompas Kupang yang ditulis oleh wartawan Kompas, Giranbere, patok perbatasan antara Distrik Oekusi, Timor Leste, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga telah digeser tanpa persetujuan dari pihak Indonesia.

Dalam berita tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Miomafo Timur, Inspektur Dua (Ipda) Aris Salama, pertama kali mengungkapkan informasi ini pada Sabtu (19/8/2023).

Berkaitan dengan pemberitaan Kompas.com dimaksud, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui Pelaksana Tugas Harian (Plh) Sekretaris,Robert Simbolon, memberikan klarifikasi pada hari Senin, 4 September 2023.

Robert menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan garis batas pada Tanggal 20 Agustus 2023 di perbatasan Sungai Noel Lekat, Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan.

“Dalam investigasi di lokasi penggeseran garis batas, kami menemukan bahwa pembangunan bronjong (pagar batas sungai) telah dilakukan oleh CV. AMLISHO, seorang kontraktor lokal dari Wilayah Oesilo – Oecusse, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Proyek ini melibatkan satu unit alat berat excavator yang dioperasikan oleh Operator alat berat bernama Sergio Kaet, berusia 36 tahun, asal Oesilo – Oecusse, RDTL,” ujarnya pada Minggu (4/9/2023).

Menurutnya, pihak pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut sama sekali tidak memahami garis batas antar negara di wilayah Sungai Noel Lekat.

Mereka hanya mengikuti arahan pihak kontraktor untuk melaksanakan penggalian sebagai pondasi untuk peletakan batu bronjong pagar batas sungai Noel Lekat. Namun, titik garis batas yang ditarik lurus oleh pihak kontraktor melanggar garis batas kedua negara.

Sebagai langkah sementara, pengerjaan galian pondasi bronjong dengan menggunakan alat berat excavator dihentikan, sambil menunggu koordinasi dan penjelasan lebih lanjut dari pihak pemerintah RDTL, yang diwakili oleh Wadanki UPF Sektor Oecusse.

Hasil koordinasi dengan pihak Wadanki UPF Sektor Oecusse, yang dipimpin oleh Hendrikus Bana, mengungkapkan bahwa penggeseran garis batas adalah murni kesalahan dari pihak pelaksana dan kontraktor.

Dinas Pekerjaan Umum RDTL yang selama ini tidak memiliki pemahaman yang memadai mengenai posisi garis batas negara. Wadanki UPF menyatakan kesiapannya untuk mengalihkan garis batas sesuai dengan lekukan sungai, sesuai dengan petunjuk garis batas yang berlaku.

Permasalahan ini juga menarik perhatian dari Tim Badan Intelijen dan Keamanan Strategis (BAIS), yang telah berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Perbatasan dan Daerah Tertinggal (BPPD) serta instansi terkait lainnya.

“Mereka menegaskan bahwa berita yang beredar di media Kompas tidak benar dan merupakan kesalahan berita, karena tidak melakukan konfirmasi dan pengecekan kebenaran secara langsung di lapangan atau ke lokasi proyek bronjong,” tandas Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP ini.

Menurut BAIS, penting bagi semua pihak, baik dari pihak Republik Indonesia maupun RDTL, untuk segera mengklarifikasi berita yang sudah beredar demi menghindari konflik antar negara yang mungkin timbul akibat berita yang salah.

Penyelesaian masalah ini telah diambil tindakan koordinatif dengan UPF, dan solusi terbaik akan segera dicari. Kedua negara akan melakukan klarifikasi dan penyesuaian sesuai dengan batas yang sebenarnya, sehingga tidak merugikan kedua negara terkait kesalahan yang terjadi di Sungai Noel Lekat, Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU – NTT.

“Untuk mencegah masalah serupa di masa mendatang, penting untuk mempertimbangkan pembangunan patok batas di seluruh wilayah perbatasan, termasuk Sungai Noel Lekat dan wilayah lainnya. Hal ini diharapkan dapat mencegah potensi perselisihan atau sengketa batas di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste,” tegasnya.

Penyelesaian masalah ini disaksikan oleh Wadanki Sektor Oesilo, Hendrikus Bana, serta rombongan dari pihak Republik Demokratik Timor Leste. Turut hadir pula tokoh adat Timor Leste, Kades Napan, Bapak Wendi Anunu, dan Ketua Adat Bapak Martinus Taeki, bersama dengan personel pos lintas batas dan intelijen yang terlibat dalam proses ini. (Bay)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi III DPR Dukung Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pidana Izin Tambang di Raja Ampat

    Komisi III DPR Dukung Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pidana Izin Tambang di Raja Ampat

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com— Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dalam menyelidiki dugaan tindak pidana dalam proses penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Abdullah menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap praktik pertambangan yang diduga melanggar hukum sangat […]

  • KPK Sebut Andhi Parmono Kerjasama Bisnis Keuntungan Fee

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Rektor Universitas Bandar Lampung (UBL) M Yusuf Barusman mengenai dugaan bisnis bersama dengan Andhi Pramono. Andhi yang sebelumnya merupakan mantan Kepala Bea dan Cukai Makassar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Ada dugaan kerjasama bisnis dan adanya keuntungan fee yang diterima tersangka […]

  • Jelang Ramadhan, PKB Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyakita

    Jelang Ramadhan, PKB Desak Pemerintah Turunkan Harga Minyakita

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Sebulan menjelang bulan Ramadhan, harga sejumlah bahan pokok termasuk MinyaKita masih tinggi. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Nasim Khan meminta pemerintah segera menurunkan harga Minyakkita di pasaran. Terhitung hampir delapan bulan harga minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. […]

  • 20 Tahun Mengabdi, Guru PAUD di Pati:  Hari Ini Kami Merasa Didengar

    20 Tahun Mengabdi, Guru PAUD di Pati:  Hari Ini Kami Merasa Didengar

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PATI,MSINEWS.COM– Tangis haru pecah di Aula Gedung PGRI Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Kamis (7/8/2026). Ratusan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak kuasa menahan emosi setelah mendengar kabar bahwa perjuangan mereka untuk mendapatkan pengakuan dan kepastian masa depan mulai mendapat ruang dalam pembahasan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Kabar tersebut disampaikan Wakil Ketua Fraksi […]

  • BMKG Ingatkan, Potensi Cuaca Ekstrem Masih Mengintai di Periode Peralihan Musim

    BMKG Ingatkan, Potensi Cuaca Ekstrem Masih Mengintai di Periode Peralihan Musim

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memonitor masih terjadinya hujan intensitas sangat lebat hingga ekstrem sejak tanggal 22 April 2024 di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain di Luwu Utara (Sulawesi Selatan), Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), dan Tanjung Perak Surabaya (Jawa Timur). Adapun, kondisi tersebut turut memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di beberapa […]

  • DPR Dorong Pemerintah, Rangkul Pedagang Makanan Kaki Lima, Ciptakan Produk Sehat

    DPR Dorong Pemerintah, Rangkul Pedagang Makanan Kaki Lima, Ciptakan Produk Sehat

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua DPR RI, Puan Maharani mendorong Pemerintah untuk merangkul para pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dan UKM (usaha kecil menengah) produk makanan. Hal tersebut semata untuk membantu menciptakan pola makan yang sehat pada anak. Ia menyebut, belakangan ini marak beradar berita tentang kasus diabetes, obesitas, dan gagal ginjal yang dialami anak-anak di Indonesia. “Berikan […]

expand_less